Sukses

Skandal Intel Cantik yang Menukar Seks dengan Informasi Rahasia

Liputan6.com, London - Pesonanya menaklukkan kaum pria, 'mengunci' mereka dengan senyum merekah dan tatapan dalam dari mata yang hijau zamrud.

Perempuan itu dilahirkan di Amerika Serikat sebagai Amy Elizabeth Thorpe, namun kelak, ia dikenal sebagai Betty Pack -- agen mata-mata MI6.

Meski tak terlalu terkenal, Betty Pack adalah salah satu mata-mata paling berhasil sepanjang sejarah, membantu Inggris menang perang melawan Nazi. Ia kerap disejajarkan dengan Mata Hari.

 

Intel seksi Mata Hari (Wikipedia)

Atau, versi lain dari tokoh fiksi James Bond. Bedanya, jika Bond kerap menembakkan  pistol Beretta saat melawan musuh-musuhnya, Betty Pack menggunakan tempat tidurnya.

"Trik membuat laki-laki merasa menjadi segalanya adalah cara lawas, namun ia sungguh menguasainya," kata mantan rekannya di MI6, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (22/4/2016).

Sejak lama hidupnya diwarnai skandal. Betty Pack dibesarkan dalam lingkungan baik-baik di Washington DC. Keluarganya dari kalangan mampu. Kombinasi otak cerdas dan penampilannya yang menarik membuatnya menonjol.


Pada tahun 1930, ia tiba-tiba hamil. Usianya baru 19 kala itu. Betty Pack tak tahu siapa sesungguhnya ayah dari janin yang dikandungnya.

Ia kemudian berusaha lari dari skandal dengan menikahi Arthur Pack, seorang diplomat Inggris yang usianya dua kali lipat dari umurnya.

Betty Pack kemudian menjadi warga negara Inggris. Sebagai istri diplomat, ia menemukan cara  untuk memuaskan dorongan untuk berpetualang, baik secara seksual maupun politik.

Salah satu kekasih gelapnya adalah seorang aristokrat Inggris yang menjadi jurnalis -- yang mengenalkan Betty pada bosnya, Lord Beaverbrook.

Sang bos media lantas mengenalkannya pada teman-temannya dari kalangan intelijen. Betty, menurut mereka punya kriteria untuk menjadi mata-mata yang berguna: kecantikan, otak cerdas, dan moralitasnya yang 'bobrok'.

Betty Pack, agen paling seksi MI6 Inggris (howardblum.com)


Pada 1938, Betty dikirim ke Warsawa, Polandia -- saat kota itu menjadi target Hitler.

Awalnya ia meniduri seorang staf lokal kantor kedutaan asing, yang secara sembrono membocorkan ribuan rahasia setelah bercinta dengan Betty.

MI6 memintanya untuk terus menggoda pria tersebut. Sebagai balasannya, ia mendapatkan uang 'entertainment' sebesar 20 pound sterling per bulan.

"Pertemuan kami sangat bermanfaat, aku membiarkannya bercinta denganku sesering yang ia inginkan, itu akan menjamin kelancaran arus informasi yang kubutuhkan," kata Betty, mengenang masa lalunya seperti dikutip dari Daily Mail.

Kemudian, MI6 memintanya menjaring 'tangkapan' yang lebih besar.

2 dari 2 halaman

Pecahkan Kode Rahasia Nazi

Pecahkan Kode Rahasia Nazi

Betty Pack kemudian mengincar Count Michael Lubiensk, pria tampan yang sudah menikah, yang menjabat sebagai kepala staf Menlu Polandia, Jozef Beck.

Tak butuh waktu lama untuk menarik perhatian target. Kecantikan Betty menarik hatinya setelah duduk berhadapan alam sebuah pesta makan malam.

Pagi harinya, Betty mendapatkan karangan bunga mawar pink dan segudang informasi yang didapatnya semalam bersama Lubiensk -- yang membocorkan negosiasi rahasia bosnya bersama Hitler.

Betty Pack kerap memanfaatkan pesonanya yang menggoda (Unknown)


Betty cepat-cepat mengetik segala informasi yang berkumpul di kepalanya. Hasil kerjanya dikirim kembali ke London, ditempatkan dalam tas diplomatik, dua kali dalam seminggu.

Sejarawan sering berdebat soal kontribusi seorang mata-mata dalam Perang Dunia II, termasuk Betty Pack. Namun, William Stephenson, kepala agen mata-mata era Winston Churchill mengakui perempuan tersebut telah menyediakan informasi penting terkait mesin kode rahasia Enigma milik Jerman.

Sepak terjang William Stephenson diyakini sebagai inspirasi  James Bond -- tokoh rekaan Ian Fleming.

Para ahli di Bletchley Park memecahkan kode Enigma dan berhasil memecahkan pola pergerakan armada U-boat Jerman di Atlantik.

Betty berperan menemui matematikawan Polandia, yang bekerja secara rahasia di pangkalan bawah tanah Black Chamber -- yang telah memecahkan Enigma sejak lama, bahkan sebelum perang pecah.

Ia juga meneruskan sejumlah besar informasi rahasia soal cara kerja mesin kode rahasia itu.

Setelah itu MI6 mengirim Betty ke Praha, di mana ia dan seorang koleganya menerobos masuk ke markas pro-Nazi setempat dan mencuri dokumen yang menunjukkan rencana Jerman mengambil alih Eropa tengah.

Betty menyelundupkan dokumen-dokumen tersebut di dalam pakaian dalamnya.

Saat perang pecah, Betty meninggalkan Warsawa, juga kekasihnya Lubienski yang perasaannya hancur. "Aku tak merasa patah hati. Aku bukan orang yang sentimentil," kata perempuan itu.

Khawatir pernikahannya hancur, sehingga ia tak bisa berlindung di balik status 'istri diplomat', MI6 lantas memindahkan Betty dan suaminya ke Chile.

Di sana ia mendapatkan identitas baru. Namun, Betty terkucilkan di sana. Gara-garanya, istri diplomat lain memergokinya tak memakai pakaian dalam. Ia dianggap tak bermoral.

Tujuan berikutnya yang dipilih MI6 untuk Betty adalah Washington DC, di mana ia pergi pada akhir 1940, tanpa suaminya.

Di sana ia menyamar sebagai 'Cynthia', seorang jurnalis. Dengan memanfaatkan pesonanya, ia menjadi simpanan sejumlah diplomat asing.

Makin dekat para pria itu dengan musuh Inggris, makin baik bagi Betty. Namun, orang AS yang anti-Inggris dianggap tak aman dan dijauhi.

Di sana Betty berhasil mendapatkan buku-buku kode rahasia Angkatan Laut musuh, dari seorang kepala intelijen Italia, Alberto Lais.

Pasangan tersebut tak pernah berhubungan seksual. Lais cukup puas dengan menggerayangi tubuh Betty.

Di bawah perintah Churchill, Betty berpose sebagai seorang jurnalis dan merayu atase pers yang bekerja di kedutaan Vichy di Washington, Charles Brousse.

Betty akhirnya jatuh cinta dengan menikah Charles, yang sama-sama tergila-gila dengan dia.

Atas nama cinta, lelaki itu juga menyerahkan informasi rahasia soal rencana serangan terhadap kapal perang Inggris.

Pasangan itu juga pernah kepergok mengobrak-abrik kertas di kantor kedutaan. Untuk mengalihkan perhatian, Betty melucuti pakaiannya dan berbaring telanjang di sofa, tak mengenakan apapun, kecuali untaian mutiara di lehernya.

Betty kemudian kembali ke London dan meminta untuk dikirim ke wilayah Eropa yang diduduki Nazi, ia bersedia jadi seorang pembunuh. Namun, MI6 menolak permintaannya.

Pernikahan Betty dengan Charles berlanjut. Mereka tinggal di sebuah puri Abad Pertengahan di Prancis sampai kematian sang mata-mata penggoda pada tahun 1963.

Jennifer Lawrence disebut akan memerankan sosok intel seksi Betty Pack (Reuters)


Betty Pack menjadi subjek dalam sebuah buku biografi baru The Last Goodnight, yang ditulis oleh Howard Blum -- yang mendasari karyanga pada sejumlah informasi rahasia yang didapatnya.

Kisah tersebut juga menarik perhatian Hollywood. Aktris Jennifer Lawrence digadang-gadang akan memerankan Betty Pack.