Liputan6.com, Kabul - Sebuah rumah mewah menjulang cukup tinggi dan pekarangan luas dipersiapkan negara untuk Presiden Afghanistan Hamid Karzai setelah ia pensiun tahun ini. Namun sang Presiden menolak pemberian rumah. Katanya terlalu mewah.
"Bangunan yang indah dan megah ini telah dibangun sesuai amanat konstitusi untuk presiden yang sudah pensiun," kata Karzai, seperti dilansir Afghanistan Times dan dimuat dari Washington Post, Sabtu (13/9/2014).
"Tapi ini terlalu mewah dan jauh di atas perumahan standar para warga, jadi saya ingin jadikan rumah ini untuk menerima tamu penting kenegaraan saja," imbuh dia.
Menurut juru bicara kepresidenan Aimal Faizi, rumah mewah tersebut bukan selera Presiden Karzai. Sang Kepala Negara memilih tinggal bersama istri dan ketiga anaknya di rumah biasa.
"Dia akan menetap di rumah yang sama dengan warga lain pada umumnya. Itu bukan rumah baru, dan orang-orang segera tahu di mana lokasinya," jelas Aimal.
Hamid Karzai telah menjabat sebagai Presiden Afghanistan selama 2 kali masa jabatan, yakni 2004-2009 dan 2009-2014. Presiden penggantinya belum diketahui.
Meski Pilpres sudah digelar pada 5 April 2014, hingga kini, sang pemenang belum ditetapkan. Sebab kedua capres, yakni Ashraf Ghani Ahmadzai dari Partai Independent dan Abdullah Abdullah dari Koalisi Nasional tengah bersengketa. Keduanya saling menuding berbuat curang saat Pilpres.
Oleh karena itu, Hamid Karzai masih menjabat Presiden Afghanistan hingga sekarang, sampai sengketa itu selesai. (Mvi)
Presiden Afghanistan Tolak Rumah Pensiun Mewah
Hamid Karzai telah menjabat sebagai Presiden Afghanistan selama dua kali masa jabatan.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/736574/original/060982300_1410584171-HHH.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20265 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
- Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 202610 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
- Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
- Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
- Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20264 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
- FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20264 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
- Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20265 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
- Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
- Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 20265 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
- Dipeluk usai Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Beberkan Pesan Lionel Messi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
- Malaysia Siap Ikut Bersaing Jadi Tuan Rumah Piala Dunia6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
- Thomas Tuchel Dituduh Ingin Dipecat usai Inggris Kandas di Piala Dunia 20266 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8219345/original/056761200_1781079103-koperasi_desa-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306600/original/019959200_1784885023-PLN_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309020/original/020803400_1785215556-Penelusuran_cek_fakta__klaim_pendaftaran_e-toll_gratis_dari_Jasa_Marga_adalah_hoaks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308884/original/022176700_1785207726-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-28T100127.665.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4611273/original/050233000_1697359523-gempa_di_afghanistan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4760375/original/028771000_1709476441-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3633858/original/036225900_1637033356-AP21319332899721.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8256457/original/026189200_1781158996-gencatan-senjata-bubar-pakistan-bombardir-afghanistan-611f41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2997041/original/021666900_1576462661-20191217-Menengok-Anak-Anak-Afghanistan-di-Tempat-Pembuangan-Sampah-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668871/original/059923100_1778407929-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4626245/original/076837300_1698398058-20231027-Pengungsi_Palestina-AFP_5.jpg)