Gunung Talang Masih Menyemburkan Debu

Debu dan asap belerang masih menyembur dari Gunung Talang. Ribuan warga yang tinggal di sekitar gunung mengungsi ke Kota Solok, sekitar 25 kilometer dari tempat asal mereka.

Diterbitkan 12 April 2005, 23:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Solok: Semburan debu belerang bercampur pasir terus keluar dari kawah Gunung Talang di Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Hingga Selasa (12/4) petang, sedikitnya sudah terjadi 20 kali letusan. Warga dalam radius lima kilometer diminta mengungsi [baca: Gunung Talang Meletus].

Menurut salah satu pengamat Gunung Talang, Salifa Majusi, gunung meletus tiap 30 menit sejak pukul 11.00 WIB. Padahal sebelumnya hanya terjadi tiap satu setengah jam. Ia memperkirakan, dua hari mendatang bakal ada letusan besar keluar dari gunung setinggi 2.576 meter di atas permukaan laut itu.

Gunung Talang yang terletak di Solok adalah salah satu dari empat gunung berapi yang aktif di Sumbar. Tiga gunung lainnya adalah Gunung Tandikat di Kabupaten Padang Pariaman, Gunung Merapi di Agam, dan Gunung Talamau di Pasaman.

Hingga kini, tiga kecamatan di Solok masing-masing Lembang Jaya, Danau Kembar, dan Gunung Talang masih tertutup debu dan asap belerang. Kecamatan paling parah adalah Danau Kembar dan Lembang Jaya. Di tempat ini hampir semua tanaman pertanian meranggas akibat terkena asap panas belerang dan debu vulkanik.

Akibat kejadian ini ribuan warga mengungsi. Mereka ditampung di Gedung Olahraga Batupang, Kota Solok, sekitar 25 kilometer dari tempat asal mereka. Menurut seorang warga, letusan Gunung Talang diawali gempa dan bunyi gemuruh. Kemudian disusul letupan api di puncak gunung dan abu yang membumbung tinggi.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6