Presentasi Indonesia di Paris Club Masih Berlangsung

Pemerintah Indonesia optimistis bakal mendapatkan <i>rescheduling</i> utang dalam pertemuan Paris Club. Pembahasan tentang masalah ini masih berlangsung.

Diterbitkan 12 April 2002, 05:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Paris: Pertemuan pemerintah dengan 19 negara kreditur besar yang tergabung dalam Paris Club, hingga kini masih berlangsung di Paris, Prancis. Pertemuan di Kantor Kementerian Ekonomi Keuangan dan Industri Prancis ini dijadwalkan akan selesai hingga Jumat dini hari waktu setempat atau Jumat pukul 06.00 WIB. Demikian informasi yang diperoleh SCTV di arena Paris Club III di Paris, Prancis, Kamis (11/4) malam waktu setempat.

Dalam pertemuan ini, tim ekonomi pemerintah mempresentasikan berbagai hal supaya Indonesia mendapatkan penjadwalan kembali utang. Pasalnya, utang sebesar US$ 5,5 miliar akan jatuh tempo pada bulan ini hingga Desember tahun depan, selama 20 tahun.

Sebagian delegasi Indonesia optimistis, pemerintah bakal mendapatkan rescheduling utang untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Sempat tersiar kabar, ke-19 negara kreditur besar tersebut hanya menyetujui penjadwalan utang sebesar US$ 3,5 miliar. Namun, kabar ini ditampik Penasihat Ekonomi Kepresidenan Frans Seda. "Indonesia mampu berbuat lebih baik," tegas Frans [baca: Frans Seda: Indonesia Optimistis Mendapat Rescheduling Utang].(DEN/Bayu Sutiono dan Satya Pandia)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6