Liputan6.com, Jakarta - Tidur sambil mendengarkan podcast telah menjadi kebiasaan sebagian orang agar tidak merasa sepi. Ada yang memilih cerita, obrolan santai, hingga pembahasan seputar kehidupan sehari-hari. Meski dianggap sepele, nyatanya terdapat dampak tersembunyi yang perlu diketahui terkait efektivitas momen beristirahat.
Dalam pandangan kesehatan, tidur memiliki peran yang penting dalam menjaga fungsi otak, termasuk meregenerasi sel-sel tubuh. Merujuk Tidur Berkualitas untuk Otak yang Sehat Memperingati Hari Tidur Sedunia dari Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, dijelaskan bahwa tidur membantu otak menjalankan proses pemulihan dan menjaga keseimbangan fungsi tubuh ketika beraktivitas.Â
Lantas, apakah suara podcast bisa mengganggu proses tersebut? Untuk mengetahui selengkapnya, simak informasinya dihadirkan Liputan6, Kamis (5/11).
Advertisement
1. Apakah Mendengarkan Podcast Saat Tidur Aman untuk Otak?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549980/original/089695800_1775634462-young-woman-listening-music-home.jpg)
Pada dasarnya, mendengarkan podcast menjelang tidur tidak langsung membahayakan otak. Suara dari podcast bisa membantu seseorang mengalihkan pikiran dari pekerjaan, masalah, atau hal yang membuatnya sulit terlelap. Namun, kondisi ini berbeda ketika audio terus diputar setelah seseorang tertidur lelap.
Diungkap dr. Asnelia Devicaesaria, SpN, Subsp. NGD(K) dari RS Pusat Otak Nasional menjelaskan bahwa tidur berperan dalam menjaga memori, konsentrasi, pengaturan emosi, dan kesehatan otak. Ia juga menerangkan bahwa suara yang mengganggu dapat memutus tidur. Artinya, persoalan utama bukan terletak pada podcast itu sendiri, melainkan apakah suara yang diputar membuat seseorang terbangun atau mengurangi waktu istirahatnya.
"Indikator penentu kualitas tidur yang baik juga meliputi minim gangguan tanpa terpotong oleh suara, cahaya, atau ketidaknyamanan fisik; fase tidur yang seimbang antara fase restorasi fisik (NREM) dan fase kognitif (REM); kontinuitas tidur yang terjaga tanpa sering terbangun di tengah malam; serta perasaan segar dan pulih saat bangun sehingga siap beraktivitas," ungkapnya di laman Kemenkes.
Advertisement
2. Otak Tetap Memproses Suara Saat Seseorang Tidur
Ketika seseorang tertidur, otak sebenarnya tidak berhenti bekerja sepenuhnya. Otak tetap menjalankan sejumlah proses yang berkaitan dengan ingatan, pemulihan, dan pengaturan fungsi tubuh. Karena itu, suara dari lingkungan masih bisa memengaruhi tidur, meskipun seseorang tidak menyadarinya.
Jika podcast memuat percakapan, perubahan intonasi, atau suara yang muncul secara tiba-tiba, seseorang bisa mengalami gangguan tidur. Kondisi ini dapat terjadi tanpa membuatnya terbangun sepenuhnya. Akibatnya, waktu tidur tetap berjalan, tetapi istirahat yang diperoleh bisa terganggu.
Hal tersebut perlu diperhatikan apabila seseorang menggunakan podcast sepanjang malam. Suara yang terus terdengar bisa menjadi rangsangan dari lingkungan selama tubuh berusaha beristirahat. Oleh karena itu, membiarkan audio menyala hingga pagi bukan kebiasaan yang perlu dilakukan setiap malam.
3. Podcast Bisa Membantu Mengalihkan Pikiran Sebelum Tidur
Bagi sebagian orang, suasana hening justru membuat pikiran terus memikirkan pekerjaan, masalah keluarga, atau kejadian yang dialami sepanjang hari. Mendengarkan percakapan melalui podcast bisa membantu mengalihkan perhatian dari pikiran tersebut sehingga seseorang lebih mudah memulai waktu istirahat.
Namun, jenis konten yang dipilih ikut menentukan pengaruhnya. Podcast yang membahas perdebatan, berita, cerita misteri, atau persoalan yang memancing rasa penasaran bisa membuat pendengar ingin terus mengikuti pembicaraan. Akibatnya, seseorang justru menunda tidur karena ingin mengetahui kelanjutan isi audio.
Sebaliknya, konten yang tidak menuntut pendengar mengikuti banyak informasi bisa menjadi pilihan sebelum tidur. Cerita pengantar tidur atau percakapan dengan alur yang tidak memancing rasa penasaran bisa digunakan untuk menemani waktu menjelang istirahat. Perhatikan apakah kebiasaan tersebut membantu atau justru membuat waktu tidur mundur.
Advertisement
4. Cara Mengatur Podcast agar Tidak Mengganggu Tidur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4210563/original/058390500_1667283991-Listening_Music_Before_Sleeping.jpg)
Ada beberapa cara yang bisa diterapkan apabila ingin tetap mendengarkan podcast sebelum tidur. Langkah pertama adalah mengatur volume agar suara tidak mendominasi suasana kamar. Hindari pula menggunakan earphone dengan volume tinggi karena telinga tetap menerima paparan suara selama perangkat menyala.
Langkah berikutnya adalah menggunakan fitur pengatur waktu atau sleep timer. Fitur ini memungkinkan podcast berhenti setelah durasi yang ditentukan sehingga audio tidak terus diputar sepanjang malam. Pilih waktu pemutaran yang cukup untuk menemani proses awal sebelum tertidur.
Selain itu, letakkan ponsel di tempat yang tidak mengharuskan seseorang terus memegang atau melihat layar. Hindari membuka episode berikutnya ketika satu episode selesai. Cara ini membantu mengurangi kebiasaan menunda tidur karena ingin terus mendengarkan konten.
5. Kenali Tanda Podcast Mulai Mengganggu Waktu Istirahat
Kebiasaan mendengarkan podcast perlu dievaluasi apabila seseorang sering terbangun pada malam hari, merasa belum beristirahat ketika bangun, atau mengantuk saat menjalankan aktivitas pada siang hari. Kondisi tersebut bisa menunjukkan bahwa pola tidur belum memenuhi kebutuhan tubuh.
Dalam artikel Kurang Tidur Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental di laman Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Elsa Savitrie, SKM, M.Kes dari RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang menjelaskan bahwa kurang tidur bisa memengaruhi konsentrasi, kemampuan mengingat, dan pengambilan keputusan. Karena itu, kebutuhan tidur perlu tetap diperhatikan meskipun seseorang merasa terbantu dengan audio.
Apabila podcast justru membuat seseorang sulit tidur atau sering terbangun, cobalah menghentikan pemutaran audio selama beberapa malam. Perhatikan perubahan yang terjadi pada waktu tidur dan kondisi tubuh ketika bangun. Jika gangguan tidur terus berlangsung, konsultasikan keluhan tersebut kepada tenaga kesehatan agar penyebabnya bisa diketahui.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tidur Sambil Mendengarkan Podcast
1. Apakah tidur sambil mendengarkan podcast berbahaya bagi otak?
Tidak secara langsung. Namun, suara yang terus diputar bisa mengganggu tidur apabila membuat seseorang terbangun atau sulit beristirahat.
2. Apakah otak tetap mendengar suara ketika tidur?
Ya. Otak masih bisa merespons rangsangan suara dari lingkungan meskipun seseorang sudah tertidur.
3. Apakah podcast bisa membantu seseorang cepat tidur?
Bisa. Podcast dapat membantu mengalihkan pikiran dari kekhawatiran sehingga seseorang lebih mudah memulai tidur.
4. Apakah boleh mendengarkan podcast sepanjang malam?
Sebaiknya tidak dijadikan kebiasaan. Gunakan fitur pengatur waktu agar audio berhenti setelah seseorang tertidur.
5. Apa jenis podcast yang cocok didengarkan sebelum tidur?
Cerita pengantar tidur, percakapan santai, atau konten yang tidak menuntut perhatian pendengar bisa menjadi pilihan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390616/original/018537700_1793860521-WhatsApp_Image_2026-11-05_at_1.34.50_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5389018/original/062498400_1761184750-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__95_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573660/original/028626000_1777948829-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-05T093819.531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390112/original/030554700_1793783300-cek_fakta_-_petugas_haji_terbaru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1482536/original/004901500_1485313162-earphone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682286/original/091712500_1702299170-jd-mason-xCPdjitY5sQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357269/original/016740900_1790239344-resume-genius-f2JMVDnarks-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5282400/original/038766300_1752474409-ben-blennerhassett-L7JGC_bgWyU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3091205/original/027544500_1585737818-annie-spratt-86KXmkRWAMA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5242713/original/083033500_1749039369-child-with-social-media-addiction.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4735779/original/010114200_1707186914-elizabeth-lies-PIQCA1ReSgU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4722623/original/053703200_1705887794-vasilis-caravitis-WGOpvIKwq3Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5304869/original/024908700_1754288191-quin-stevenson-3oyeaivM_fE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362259/original/019729000_1790765823-WhatsApp_Image_2026-09-30_at_4.24.38_PM.jpeg)