Cara Memilih Durian Matang dan Manis, Perhatikan 7 Tanda Ini

Cari tahu cara memilih durian matang dan manis agar tidak salah beli dan kecewa saat dibuka.

Diterbitkan 04 Agustus 2026, 21:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Membeli durian matang dan manis memang gampang-gampang susah. Dari luar, buah berduri ini sering terlihat hampir sama, padahal tingkat kematangan dan rasanya bisa berbeda.

Jangan sampai sudah mengeluarkan uang cukup banyak, tetapi saat durian dibelah, dagingnya masih keras, hambar, atau justru terlalu matang. Agar tidak salah pilih, Anda bisa mengenali beberapa tanda durian yang sudah matang dan berpotensi memiliki rasa manis sebelum membelinya. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Selasa (4/8/2026). 

1. Cium Aroma Durian dari Bagian Bawah

Salah satu cara paling mudah memilih durian matang adalah mencium aromanya. Durian yang sudah matang umumnya mengeluarkan aroma khas yang kuat dan harum.

Coba dekatkan hidung ke bagian bawah atau area tangkai durian. Jika aromanya terasa jelas, wangi, dan khas durian, kemungkinan buah sudah cukup matang.

Sebaliknya, durian yang aromanya masih sangat samar biasanya belum matang sempurna.

2. Perhatikan Bentuk dan Ukuran Buah

Jangan hanya memilih durian berdasarkan ukurannya yang besar. Bentuk buah juga bisa menjadi salah satu pertimbangan.

Durian yang matang biasanya memiliki bentuk yang terlihat berisi dengan bagian kulit tidak terlalu kempis. Namun, bentuk saja tidak bisa dijadikan patokan utama karena setiap jenis durian memiliki karakter yang berbeda.

Jika memungkinkan, bandingkan beberapa buah dengan ukuran yang hampir sama sebelum menentukan pilihan.

3. Cek Kondisi Tangkainya

Tangkai juga bisa memberikan petunjuk mengenai kondisi durian. Durian yang sudah matang dan dipetik dalam kondisi cukup tua biasanya memiliki tangkai yang terlihat lebih kering dan tidak terlalu hijau segar.

Anda juga bisa melihat ujung tangkainya. Hindari durian dengan tangkai yang terlihat sangat basah, berlendir, atau menunjukkan tanda pembusukan.

Namun, perlu diingat bahwa kondisi tangkai tidak selalu bisa memastikan tingkat kematangan karena durian dapat dipetik dalam kondisi berbeda.

4. Goyangkan Durian Secara Perlahan

Cara lain yang kerap digunakan untuk memilih durian adalah menggoyangkannya dengan hati-hati.

Pegang durian dengan posisi aman, kemudian goyangkan perlahan. Pada durian yang sudah matang, daging buah dapat sedikit terlepas dari bagian dalam kulit sehingga terkadang terasa seperti ada sesuatu yang bergerak.

Jika buah terasa sangat padat dan tidak menunjukkan pergerakan sama sekali, durian mungkin belum matang. Meski begitu, cara ini sebaiknya dilakukan sebagai pemeriksaan tambahan, bukan satu-satunya patokan.

5. Ketuk Kulitnya dan Dengarkan Bunyi

Mengetuk kulit durian secara perlahan juga menjadi cara tradisional yang sering digunakan untuk memperkirakan kematangan buah.

Durian yang matang biasanya menghasilkan bunyi yang lebih berat atau agak bergema. Sementara itu, buah yang masih mentah cenderung menghasilkan suara yang lebih nyaring.

Teknik ini memang membutuhkan pengalaman. Jika Anda belum terbiasa membedakan bunyinya, lebih baik menggabungkannya dengan pemeriksaan aroma, tangkai, dan kondisi kulit.

6. Perhatikan Duri dan Kulitnya

Duri durian juga dapat memberikan petunjuk, meskipun bukan penentu mutlak rasa manis. Pada beberapa jenis durian, duri yang sudah cukup matang dapat terasa lebih lentur ketika disentuh dengan hati-hati.

Perhatikan pula kulitnya. Hindari buah yang memiliki banyak bagian kulit rusak, retak tidak wajar, berlendir, atau mengeluarkan tanda-tanda busuk.

Jika terdapat retakan alami, pastikan bagian tersebut tidak menunjukkan tanda pembusukan sebelum membeli.

7. Jangan Tertipu Ukuran, Berat, atau Aroma Saja

Durian besar belum tentu paling manis. Begitu juga durian yang aromanya sangat kuat belum tentu memiliki daging buah dengan rasa terbaik.

Tingkat kemanisan durian dipengaruhi oleh varietas, tingkat kematangan, kondisi buah, hingga waktu panen. Karena itu, sebaiknya gunakan beberapa tanda sekaligus ketika memilih.

Jika membeli di penjual durian yang sudah berpengalaman, Anda juga bisa meminta rekomendasi berdasarkan karakter rasa yang diinginkan, misalnya manis legit, manis pahit, atau daging tebal.

Tips Memilih Durian agar Tidak Kecewa

Sebelum membeli, jangan terburu-buru mengambil buah pertama yang terlihat menarik. Bandingkan beberapa durian dengan ukuran dan bentuk yang serupa.

Pilih buah dengan aroma khas yang sudah muncul, kondisi kulit dan tangkai yang baik, serta tidak memiliki tanda busuk. Jika penjual bersedia membuka buah untuk dicicipi, manfaatkan kesempatan tersebut untuk memastikan rasa dan teksturnya.

Jika Anda membeli durian untuk langsung dimakan, pilih tingkat kematangan yang sesuai. Durian yang terlalu matang bisa memiliki tekstur sangat lembek dan aroma lebih tajam.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Cara Memilih Durian Matang dan Manis

Apakah Durian yang Harum Pasti Manis?

Belum tentu. Aroma yang kuat lebih banyak menunjukkan bahwa buah sudah mengalami proses pematangan, tetapi tidak secara otomatis menjamin rasanya manis.

Jenis durian dan kondisi buah tetap berpengaruh terhadap rasa. Karena itu, aroma sebaiknya digunakan bersama tanda lainnya.

Apakah Durian Bisa Matang Setelah Dipetik?

Durian dapat mengalami perubahan setelah dipanen, tetapi prosesnya tidak selalu sama seperti buah klimakterik lainnya. Tingkat kematangan saat dipanen sangat menentukan kualitas akhirnya.

Karena itu, lebih aman memilih durian yang sudah menunjukkan tanda kematangan yang cukup daripada berharap buah yang masih mentah akan menghasilkan rasa yang sama setelah disimpan.

Bagaimana Cara Menyimpan Durian yang Sudah Matang?

Jika durian sudah matang dan belum ingin langsung dimakan, daging buah dapat dipisahkan dari kulitnya lalu disimpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin.

Untuk penyimpanan lebih lama, daging durian juga dapat dimasukkan ke dalam wadah kedap udara dan dibekukan. Sebaiknya beri tanggal penyimpanan agar lebih mudah mengontrol kualitasnya.