Liputan6.com, Jakarta - Arti warna duri pada kulit durian memang sering dijadikan patokan untuk menebak kematangan buah, tapi jawabannya tidak sesederhana itu. Duri yang berubah dari hijau segar menjadi kecokelatan di ujungnya biasanya menandakan durian sudah matang di pohon, namun warna ini juga sangat dipengaruhi oleh varietas durian itu sendiri, bukan cuma tingkat kematangan.
Bagi pencinta durian, terutama yang baru mulai belajar memilih buah sendiri, duri adalah bagian pertama yang disentuh dan diamati sebelum memutuskan membeli. Wajar kalau kemudian muncul anggapan bahwa semakin cokelat atau gelap warna duri, semakin matang pula durian di dalamnya. Anggapan ini berkembang turun-temurun di kalangan pedagang maupun pembeli, meski penjelasan ilmiahnya jarang dibahas secara utuh.
Pembahasan ini akan mengupas arti warna duri durian secara lebih mendalam, mulai dari kaitannya dengan proses pematangan buah, perbedaannya antarvarietas, hingga tanda-tanda lain yang sebaiknya ikut diperhatikan agar tidak salah pilih durian. Berikut ulasan lengkap yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (27/8/2026).
Advertisement
Kenapa Warna Duri Durian Sering Jadi Andalan Pembeli?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568374/original/063051000_1777357773-unnamed__23_.jpg)
Duri adalah bagian luar durian yang paling mudah diamati tanpa harus membelah atau merusak buah. Berbeda dengan aroma atau suara ketukan yang butuh pengalaman untuk menilainya, warna duri bisa dilihat langsung dengan mata, sehingga jadi indikator paling praktis bagi kebanyakan orang.
Kebiasaan ini semakin melekat karena secara umum, kulit durian memang mengalami perubahan warna selama proses pematangan, dari hijau tua saat masih muda menjadi kecokelatan ketika sudah matang di pohon. Perubahan warna kulit yang cukup terlihat inilah yang kemudian ikut memengaruhi warna duri di permukaannya, sehingga keduanya sering dianggap satu paket penanda kematangan.
Advertisement
Arti Warna Duri Durian Saat Proses Kematangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3356165/original/006480000_1611281524-pexels-tom-fisk-3888735.jpg)
Secara umum, ada pola perubahan warna duri yang bisa diamati seiring durian menuju matang di pohon:
- Duri hijau cerah menyeluruh — menandakan durian masih dalam tahap awal pertumbuhan atau belum matang, teksturnya juga masih keras dan kaku saat disentuh.
- Duri hijau dengan ujung mulai kekuningan atau kecokelatan — pola ini umum muncul saat durian memasuki fase matang, berbeda dari hijau cerah durian muda maupun cokelat gelap durian yang sudah terlalu matang.
- Duri berwarna cokelat gelap merata — pada sebagian kasus menandakan durian sudah terlalu matang atau bahkan mulai mengalami penurunan kualitas, meski warna gelap ini juga bisa dipengaruhi oleh faktor cahaya saat buah tumbuh.
Selain warna, kelenturan ujung duri juga ikut berubah seiring pematangan. Duri durian yang sudah matang cenderung lebih lentur dan mudah ditekuk dengan jari, sementara duri durian muda masih terasa kaku dan sulit ditekan. Kombinasi warna dan tekstur ini yang sebenarnya lebih akurat dibanding hanya mengandalkan warna semata.
Warna Duri Ternyata Juga Ciri Khas Tiap Varietas Durian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1538715/original/042346400_1489651147-Durian.jpg)
Yang sering luput dari perhatian, warna duri durian tidak selalu berubah karena kematangan, melainkan memang jadi ciri bawaan dari varietasnya. Beberapa varietas durian populer punya karakter duri yang khas sejak awal, misalnya:
- Musang King — durinya cenderung berwarna hijau kusam kecokelatan hingga kekuningan, dengan warna yang kerap berbeda antara bagian ujung dan pangkal duri, bahkan saat buah belum sepenuhnya matang.
- Black Thorn — sesuai namanya, varietas asal Malaysia ini punya ujung duri berwarna gelap kehitaman yang kontras dengan kulit durian yang cenderung abu-abu kehijauan, terlepas dari tingkat kematangannya.
- Green Skin atau D123 — memiliki kulit cenderung cokelat kekuningan dengan duri yang tersusun renggang, sehingga tampilannya berbeda dari varietas lain meski sama-sama matang di pohon.
- Monthong — durinya punya bentuk ujung yang lebih runcing menyerupai paruh dengan warna cokelat muda, berbeda dari duri Musang King maupun Black Thorn.
Karena perbedaan ini, warna duri yang sama bisa berarti "matang" pada satu varietas, tapi belum tentu berarti sama pada varietas lain. Mengenali varietas durian yang sedang dipilih jadi langkah penting sebelum menyimpulkan kematangannya hanya dari warna duri.
Advertisement
Tanda Lain di Luar Warna Duri untuk Memastikan Durian Matang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3356166/original/023714100_1611281526-pexels-maddog-4487992.jpg)
Supaya tidak salah menilai hanya dari warna duri, ada beberapa tanda tambahan yang bisa dicek sekaligus:
- Kelenturan duri — durian matang biasanya punya ujung duri yang lebih lentur dan mudah ditekuk dibanding durian yang masih muda dan durinya kaku.
- Kondisi tangkai buah — tangkai durian matang umumnya terlihat segar namun mudah terlepas, dengan bagian dalam tangkai berwarna hijau saat digores, bukan kering atau kehitaman.
- Suara saat diketuk — ketukan pada durian matang menghasilkan suara berdengung yang menandakan ada rongga akibat penyusutan daging buah, berbeda dari suara padat pada durian yang belum matang.
- Aroma dari pangkal buah — durian matang mengeluarkan aroma khas yang cukup kuat tercium dari bagian pangkal atau sela-sela durinya, sementara durian muda cenderung hampir tidak berbau.
Menggabungkan beberapa tanda ini jauh lebih akurat dibanding hanya melihat warna duri, apalagi mengingat setiap varietas durian punya standar warna kulit dan duri yang berbeda-beda.
Tips Memilih Durian dengan Memperhatikan Duri dan Ciri Lainnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3073532/original/090592000_1583901264-jim-teo-fHsX0eS5X9Y-unsplash.jpg)
Sebelum membeli, ada baiknya bertanya dulu ke penjual varietas durian yang ditawarkan, sebab informasi ini akan sangat membantu menafsirkan warna duri yang terlihat. Warna duri kecokelatan pada Black Thorn, misalnya, tidak bisa langsung disamakan maknanya dengan warna serupa pada Musang King, karena keduanya memang punya karakter bawaan yang berbeda.
Setelah mengetahui varietasnya, barulah kombinasikan pengamatan warna duri dengan kelenturannya, kondisi tangkai, suara ketukan, dan aroma yang tercium.
Cara ini jauh lebih andal dibanding hanya mengandalkan satu indikator, sehingga risiko mendapatkan durian yang belum matang atau justru sudah terlalu matang bisa ditekan.
Advertisement
Tanya Jawab Seputar Warna Duri Durian
Apakah warna duri durian menentukan kematangan buah?
Warna duri bisa jadi salah satu penanda, tapi bukan patokan tunggal. Duri yang mulai kecokelatan di ujungnya sering menandakan durian matang di pohon, namun warna dasarnya juga dipengaruhi varietas.
Kenapa duri Musang King warnanya berbeda dengan Black Thorn?
Karena warna duri juga jadi ciri bawaan tiap varietas. Musang King cenderung hijau kekuningan, sedangkan Black Thorn punya ujung duri gelap kehitaman yang jadi asal namanya.
Apa tanda durian matang selain warna duri?
Kelenturan ujung duri, kondisi tangkai, suara berdengung saat diketuk, dan aroma khas dari pangkal buah bisa jadi tanda tambahan yang lebih akurat.
Apakah duri durian yang berwarna hitam pekat berarti busuk?
Tidak selalu berarti busuk. Warna hitam merata pada duri bisa juga menandakan durian pernah mengalami kerusakan dingin saat penyimpanan, bukan otomatis tanda pembusukan.
Bagaimana cara memastikan durian yang dibeli benar-benar matang?
Kombinasikan pengamatan warna duri dengan kelenturannya, kondisi tangkai, suara ketukan, dan aroma, sambil mempertimbangkan varietas durian yang sedang dipilih.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333114/original/023127400_1787732360-cek_fakta_sekolah_kedinasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333293/original/079260900_1787741088-Add_a_heading.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333105/original/058967100_1787731972-Screenshot_2026-08-26_132052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472991/original/099816700_1768382216-043197200_1667443511-jim-teo-fHsX0eS5X9Y-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333496/original/038189600_1787791823-350abc62-add7-4d98-a0da-14e675d84ca1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2748094/original/029139800_1552292202-Brooke_Cagle.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3647361/original/077014300_1638175324-photo-1508935620299-047e0e35fbe3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332731/original/041243800_1787717298-HL.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333216/original/039381300_1787737048-HL_Ternak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333191/original/062779300_1787736314-hgcxyuio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333212/original/049806300_1787736639-279614a1-02e5-46ad-ac3a-a0c64b42e2ff.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333268/original/099220500_1787740118-giorgio-trovato-876NP3npUMc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333048/original/018118900_1787729580-HL_gang.jpg)