Sukses

Racuni Teman Sekamar, Mahasiswa Cantik Ini Ditahan Polisi

Liputan6.com, Jakarta - Teman sekamar biasanya menjadi teman yang kamu andalkan. Mereka biasanya memberi tahu banyak hal dan membantumu. Sayangnya, mahasiswi dari West Hartford, Amerika ini tidak mendapat pengalaman semacam itu dengan teman sekamarnya di asrama.

Karena perbuatan jahatnya kepada teman sekamarnya, Brianna Brochu (18) kini menghadapi sejumlah tuntutan perbuatan kriminal. Brianna kerap melakukan perbuatan yang sudah kelewat batas kepada Chennel Rowe, teman sekamar yang tidak ia suka.

Brianna Brochu dan Chennel Rowe. Source: dawgshed.com

Tindakan kelewat batas yang dilakukan Brianne mulai dari mengoleskan darah mestruasi, meludahi, menyembunyikan sampai dengan mengontaminasi barang-barang dan makanan yang digunakan Rowe.

Brianne juga kerap mengunggah tindakan jahatnya di media sosial. Rowe mulai mengetahui hal ini, setelah temannya memberitahu komentar Brianne yang diunggahnya di medsos. Pada saat itu juga Rowe akhirnya langsung segera pindah kamar.

Postingan Brochu di instagram yang membawanya kepihak Kepolisian. Source: buzzfeed.com

"Aku selalu merasa seperti tidak diinginkan di kamarku sendiri. Brianne selalu meunggah video saat aku makan dan mengungkapkan jika dia tahu dimana barang-barangnya," kata Rowe dalam video yang diunggah di Facebook-nya, seperti melansir AJ+, Sabtu (4/11/2017).

 

1 dari 2 halaman

Sakit karena diracuni makananya

Rowe juga sempat mengalami sakit tenggorokan parah selama sebulan lebih. Ia percaya, teman sekamarnya mengkontaminasi makananya dengan body lotion. Dalam video tersebut juga bahkan Rowe sempat menunjukkan noda darah pada barang pribadinya. Hal tersebut tentunya dapat berbahaya bagi kesehatan Rowe.

Bukti perbuatan Brochu. Source: The Tab

Aksi keji Brianne, membuatnya dirinya dikeluarkan langsung dari Universitas Hartford. "Mahasiswa yang tertuduh berperilaku tercela dan tidak mencermikan nila-nilai pada instutusi kami," kata rektor Universitas Hartford Greg Woodward, mengutip The Washington Post.

Menurutnya, segala bentuk rasisme, bully, dan perilaku kasar tidak dapat ditoleransi di dalam kampusnya. Meski berjalan lambat, kasus ini akhirnya ditangani oleh universitas langsung kepada pihak kepolisian.

Brianne yang saat ini sudah ditahan sempat mengungkapan bahwa motif tersebut ia lakukan karena perilaku buruk Rowe. Dirinya juga sempat menyanggah bahwa unggahan komentar di media sosialnya tidaklah benar. Salah satu tuntutan yang dikenakan kepadanya ialah kasus kejahatan rasial.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Usai Pembunuhan di Cawang, Pelaku Tak Bisa Tidur
Artikel Selanjutnya
Tukang Ojek Perkosa Gadis Autis pada Siang Bolong