IHSG Berpeluang Lesu, Simak Rekomendasi Saham Analis 15 Oktober 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah di kisaran 5.840-6.000. Berikut strategi rekomendasi saham hari ini.

Diterbitkan 15 Oktober 2026, 07:08 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang koreksi pada perdagangan saham Kamis, (15/10/2026). Investor perlu mewaspadai koreksi IHSG hari ini ke 5.744-5.794. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melejit 0,29% ke 5.943, dan pergerakannya masih didominasi oleh volume pembelian yang cenderung mengecil pada perdagangan saham Rabu, 14 Oktober 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave v dari wave a dari wave (x) pada label hitam, sehingga dapat diwaspadai ada koreksi ke rentang 5.744-5.794.

“Best case, koreksi IHSG hanya akan menguji 5.897-5.940 dan menguat kembali untuk menguji 5.989-6.014,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.887, 5.744 dan level resistance 6.216,6.296 pada perdagangan saham Kamis pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan resistance 5.840-6.000.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Indosat Tbk (ISAT).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) - Buy on Weakness

Saham ADMR terkoreksi 3,09% ke 1.410 dan disertai dengan munculnya tekanan jual.

“Saat ini, kami memperkirakan posisi ADMR sedang berada pada bagian dari wave v dari wave a dari wave (b),” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 1.365-1.405

Target Price: 1.525, 1.575

Stoploss: below 1.330

 

2.PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Buy on Weakness

Saham BRMS menguat ke 555 dengan volume yang cenderung mengecil. “Kami memperkirakan, posisi BRMS sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C) dari wave [B],” kata dia.

Buy on Weakness: 520-540

Target Price: 615, 655

Stoploss: below 505

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) - Buy on Weakness

Saham ENRG terkoreksi 1,06% ke 935 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Saat ini, kami perkirakan posisi ENRG berada pada awal wave (C) dari wave [B],” tutur dia.

Buy on Weakness: 920-935

Target Price: 1.010, 1.045

Stoploss: below 905

 

4.PT Indosat Tbk (ISAT) - Trading Buy

Saham ISAT menguat 3,41% ke 2.120 dan masih didominasi oleh volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi ISAT saat ini membentuk bagian dari wave iv dari wave (c),” kata dia.

Trading Buy: 2.060-2.090

Target Price: 2.140, 2.180

Stoploss: below 2.030

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.