Liputan6.com, Jakarta - Kasus bullying yang menimpa MWP (6), bocah asal Kelurahan Kramat, Jakarta Pusat (Jakpus) cukup menyita perhatian publik. Korban sempat mengalami koma setelah tersengat listrik di Taman Kramat Pulo, Kecamatan Senen, usai diduga dibully dua remaja.
Akibat kejadian tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun mengambil tindakan tegas. Kartu Jakarta Pintar (KJP) milik kedua pelaku remaja tersebut resmi dicabut Pemprov DKI Jakarta.
"KJP 2 pelaku dicabut," ujar Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, kepada wartawan, Minggu 14 Juni 2026.
Advertisement
Dia mengatakan, masa berlaku KJP kedua pelaku berakhir bulan ini. Untuk tahun ajaran berikutnya, lanjut Chico, KJP kedua pelaku sudah tidak bisa lagi dimanfaatkan.
"(KJP) Berakhir di bulan ini, tahun ajaran berikutnya tidak dapat, pasti itu," ucap dia.
Menurut Chico, Pemprov DKI Jakarta sedang mendalami aspek kelalaian fasilitas di taman tersebut melalui dinas terkait.
Â
Pemprov DKI Dukung Hak Korban
Chico menjelaskan, terkait restitusi atau ganti rugi, Pemprov DKI akan kooperatif dalam pemeriksaan dan mendukung hak korban sesuai ketentuan yang berlaku. Termasuk, kata dia, rekomendasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Menurut Chico, Pemprov DKI Jakarta melalui dinas terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan perangkat daerah lain, telah berkoordinasi untuk memberikan bantuan medis, psikososial, dan pendampingan kepada korban serta keluarga.
"Kami memastikan korban mendapatkan perawatan terbaik dan pemulihan trauma. Tim kami juga siap memberikan pendampingan hukum jika diperlukan. Detail bantuan akan terus dikawal agar keluarga tidak merasa sendiri dalam menghadapi situasi ini," papar dia.
"Pemprov berkomitmen menjadikan kejadian ini sebagai pengingat untuk meningkatkan pengawasan dan standar keselamatan di seluruh ruang publik anak, termasuk penataan dan pemeliharaan rutin taman-taman di Jakarta," jelas Chico.
Â
Advertisement
Kronologi Bocah Kesetrum Tiang Listrik Usai Dibully 2 Remaja
Sebelumnya, seorang bocah berinisial MWP (6) terkapar di dekat tiang listrik setelah diduga menjadi korban perundungan di Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat.
Peristiwa terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, korban yang mengenakan pakaian merah terlihat dipegang dan diangkat oleh dua remaja.
Korban kemudian dibawa ke dekat sebuah tiang yang diduga beraliran listrik. Tubuh korban tampak ditempelkan ke tiang tersebut.
Dalam video itu, korban terlihat berusaha melepaskan diri namun gagal. Tak lama kemudian, korban terjatuh dan kehilangan kesadaran. Dua anak yang diduga terlibat dalam kejadian itu kemudian meninggalkan lokasi. Beberapa warga tampak berada di sekitar taman saat peristiwa terjadi.
Tak berselang lama, seorang pria mendatangi korban dan menjauhkannya dari tiang tersebut. Korban kemudian mendapat pertolongan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Nenek korban, Linda Reselin, mengatakan cucunya bermain di taman pada Minggu 7 Juni 2026.
"Cucu saya main di taman sekitar pukul 18.30 hingga pukul 19.30 WIB. Saya dapat kabar bahwa cucu saya kejang-kejang," ujarnya kepada wartawan, dikutip Kamis 11 Juni 2026.
Mendapat kabar tersebut, keluarga langsung membawa korban ke RSCM guna mendapatkan penanganan medis. Linda mengaku baru mengetahui dugaan penyebab cucunya tersetrum setelah melihat rekaman CCTV pada keesokan harinya.
"Saya besoknya ke taman untuk melihat rekaman CCTV yang ada di dalam taman. Ternyata terlihat cucu saya diduga dipersekusi oleh dua orang berinisial LNG dan RVN," katanya.
Menurut Linda, dalam rekaman itu cucunya terlihat diseret lalu ditempelkan ke sebuah tiang yang diduga beraliran listrik.
"Cucu saya diseret dan ditempelkan ke tiang listrik yang akhirnya membuatnya tersetrum," tuturnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311330/original/051013700_1785399316-Screenshot_2026-07-30_144448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455556/original/058687200_1766711056-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-26T080132.246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256125/original/004638000_1781148117-foto_resized_650x366.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8644062/original/058301400_1782651790-1bb788cb-bf0c-4af0-bb45-5cbc350411f3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8643992/original/016495900_1782651635-814cd2ed-2cd3-4383-b9a5-82ecd9f6ba7f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471358/original/047077700_1782374485-email-attachment_2026_06_25_ajang-nurdin_polisi-bongkar-peran-ayah-dan-ibu-tiri-dalam-kasus-penganiayaan-bocah-9-tahun-di-batam_1000879781.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8419686/original/073797800_1782305402-email-attachment_2026_06_24_ajang-nurdin_diduga-dianiaya-ibu-tiri-hingga-mata-lebam-bocah-9-tahun-di-batam-masih-dirawat-intensif_1000877796.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3921768/original/033212700_1643792366-boxed-water-is-better-5Lw1U5BIumE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4927887/original/065818800_1724646594-Screenshot_2024-08-26_113002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258025/original/049348900_1781284380-WhatsApp-Image-2026-06-07-at-21.18.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256066/original/078664300_1781146615-Desain_tanpa_judul__5_.jpg)