Sukses

Ragam Hoaks Pekan Ini: Vaksinasi kepada Jokowi hingga Tragedi Sriwijaya Air

Liputan6.com, Jakarta - Pekan ini, ada banyak hoaks yang beredar di ruang digital. Terlebih, ada dua kejadian besar di Indonesia, yakni jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dan suntik vaksin covid-19 yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau yang sering disapa Jokowi.

Berikut Cek Fakta Liputan6.com merangkum beberapa hoaks yang beredar di ruang digital sepanjang pekan ini.

1. Klaim Jarum Suntik di Kemasan Vaksin Sinovac untuk Joko Widodo Berbeda

Pada Kamis (14/1/20210), pemilik akun Facebook MarwotoAdi mengunggah sebuah klaim yang menyebut kemasan vaksin Sinovac yang disuntikan Presiden Joko Widodo berbeda dari foto awal beredarnya vaksin buatan China ini.

Dia mengklaim kalau jarum suntik yang dipergunakan untuk menyuntik Joko Widodo pada Rabu (13/1/2021) berbeda dari foto awal Sinovac yang beredar di media sosial.

Begini narasinya:

"Pantesan Netizen sudah curigaan banget🤔🤔🤔.

Perhatikan gambar dibawah ini.

Kalo sinovac yg asli, vaksin & jarum itu SUDAH JADI KESATUAN.

Sementara Pakde vaksin dimasukkan dulu ke dalam jarum suntik.

Perhatikan juga jarum suntik.=====

Sinovac. Vaksin+jarum".

Dalam klaim, pemilik akun ini mengambil perbandingan dengan jarum suntik saat Jokowi melakukan vaksinasi dengan foto jarum suntik vaksin Sinovac yang beredar pertama kali.

Lalu, benarkah klaim kemasan vaksin Sinovac yang disuntikan Presiden Joko Widodo berbeda? Simak penelusuran tentang klaim hoaks tersebut melalui tautan ini.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 6 halaman

2. Klaim Rangkaian Video Hoaks Saat-saat Terakhir Penumpang Sriwijaya Air

Cek Fakta Liputan6.com mendapati rangkaian video yang diklaim saat-saat terakhir penumpang Pesawat Sriwijaya Air.

Rangkaian video yang diklaim saat-saat terakhir penumpang Pesawat Sriwijaya Air, diunggah akun Facebook Bin Kareem, pada 11 Januari 2021.

Rangkaian video tersebut memperlihatkan suansana kabin pesawat yang bergoyang dan diiringi degan teriakan sejumlah orang, kemudian seorang yang sedang menangis, pesawat yang jatuh ke perairan dan barang yang berserakan di perairan.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Saat² terakhir penumpang kapal terbang sri wijaya...Inna lilla hiwainna ilaihi raji'un.....Video dari wasap sama ada benar dari sri wijaya wallahualam namun detik2 cemas dlm penerbangan spt ini amat menggerunkan semoga semua dalam penerbangan ini di lindungi olehNya. Aamiin"

Baca selengkapnya di sini.

 

3 dari 6 halaman

3. Klaim Joko Widodo Disuntik Vaksin Buatan Eropa

Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) tidak divaksin menggunakan vaksin covid-19 buatan China, Sinovac.

Klaim ini diunggah oleh pemilik akun Facebook atas nama Albert Situmorang pada Rabu (13/1/2021). Akun ini menyebut Joko Widodo disuntik vaksin buatan Eropa, Pfizer.

Begini narasinya:

"Gue bocorin vaksin yang di gunakan presiden itu bukan buatan China..tapi buatan Eropa,tapi botol dan bungkusnya kardusnya tulisan sinovac 😂😂😂".

Baca selengkapnya di sini.

 

 

4 dari 6 halaman

4. Klaim Video Ini Ucapan Terakhir Pramugari Sriwijaya Air

Cek Fakta Liputan6.com mendapati cuplikan video yang diklaim sebagai ucapan terakhir Pramugari Sriwijaya Air.

Video yang diklaim sebagai ucapan terakhir Pramugari Sriwijaya Air diunggah akun Facebook Kabar terkini Terupdate, pada 14 Januari 2021.

Video menampilkan seorang perempuan mengenakan masker yang sedang berbicara sambil menangis, video tersebut diberi tulisan "Ucapan Ketrakhir Pramugari Sriwijaya".

Video yang diklaim sebagai ucapan terakhir Pramugari Sriwijaya Air tersebut muncul selama 7 detik diawal dari durasi video 4.30 menit. Sedangkan sisa video lainya menampilkan percakapan keluarga dengan korban dalam aplikasi, proses pencarian, suasana haru keluarga dan tangkapan layar berita media online tentang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh, pada 9 Januari 2021 di perairan Kepulauan Seribu.

Baca selengkapnya di sini.

 

5 dari 6 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

 

6 dari 6 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: