2 Laga dan 1 Masalah untuk AC Milan

AC Milan tampil buruk pada babak pertama dalam dua laga terakhir

Diterbitkan 17 September 2026, 14:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan kembali gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir. Setelah bermain imbang 2-2 melawan Lazio di Serie A, Rossoneri takluk 0-2 dari Benfica pada matchday pertama Liga Europa.

Dua hasil tersebut memperlihatkan persoalan yang sama dalam permainan Milan. Pasukan Ruben Amorim tampil buruk pada babak pertama dan kesulitan menemukan ritme pertandingan.

Saat menghadapi Lazio, Milan bahkan tertinggal dua gol sebelum turun minum. Pergantian pemain pada awal babak kedua membantu mereka bangkit dan menyamakan skor melalui brace Diego Moreira.

Namun, cerita berbeda terjadi ketika Milan menjamu Benfica di San Siro. Meski bermain di hadapan pendukung sendiri, Milan kembali gagal tampil meyakinkan sejak awal dan akhirnya menelan kekalahan.

Milan Kembali Lambat Panas

Milan tampil di bawah standar ketika menghadapi Lazio. Mereka tertinggal 0-2 pada babak pertama sebelum Amorim melakukan tiga pergantian pemain dengan memasukkan Christian Pulisic, Diego Moreira, dan Yunus Musah.

Perubahan tersebut membuat permainan Milan lebih hidup setelah jeda. Diego Moreira kemudian menjadi penyelamat lewat dua gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-2.

Masalah serupa kembali terlihat saat Milan menghadapi Benfica. Dodi Lukebakio membawa tim tamu unggul pada menit ke-16 setelah Rossoneri gagal mengantisipasi serangan lawan.

Amorim mencoba mengubah keadaan dengan memainkan Pulisic dan Mario Gila pada awal babak kedua. Namun, Milan tidak mampu mengulang kebangkitan seperti ketika menghadapi Lazio.

Amorim Soroti Masalah Milan

Benfica justru berhasil memperlebar keunggulan pada menit ke-53 melalui Jakub Kaminski. Gol tersebut membuat Milan semakin kesulitan mengejar ketertinggalan dan harus mengakhiri laga tanpa mencetak gol.

Amorim mengakui bahwa timnya kembali gagal tampil sejak menit awal. Ia belum bisa memastikan apakah persoalan tersebut berkaitan dengan mental pemain.

"Saya tidak tahu apakah ini masalah mental. Ini adalah pertandingan kedua berturut-turut di mana kami tidak benar-benar 'masuk' ke dalam permainan pada babak pertama," ucap Ruben Amorim.

"Kami tidak boleh kebobolan di saat-saat krusial ketika kami harus mempertahankan area kotak penalti. Kami saja sudah kesulitan mencetak gol. Jika kami kebobolan, kami jadi gugup dan segalanya menjadi lebih sulit," sambungnya.

Sumber: SempreMilan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Raphinha Rasa Lionel Messi

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A
  • Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Liga Italia
  • Liga Europa adalah ajang kompetisi bergengsi kedua di daratan Eropa setelah Liga Champions
    Liga Europa adalah ajang kompetisi bergengsi kedua di daratan Eropa setelah Liga Champions
    Liga Europa
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Benfica