Suso Kenang Momen Derby della Madonnina dan Keputusannya Menolak Inter Milan

Suso mengenang momen spesialnya di derby Milan dan menjelaskan alasan menolak Inter. Ia menekankan loyalitas kepada AC Milan dan pentingnya adrenalin di laga besar.

Diterbitkan 21 November 2025, 16:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Suso tetap menjadi salah satu nama yang diingat penggemar AC Milan berkat aksinya di derby. Pemain sayap ini mengungkapkan bagaimana pengalaman itu membentuk karier dan kecintaannya pada Rossoneri.

Dalam wawancara terbaru dengan La Gazzetta dello Sport, Suso mengenang momen ketika ia mencetak dua gol dalam derby musim 2016. Gol-gol itu memastikan pertandingan berakhir imbang 2-2, namun tetap membuat namanya melekat di hati suporter Milan.

Meski kini bermain di Cadiz, Suso tetap mengikuti perkembangan Milan. Ia menilai pertandingan derby tetap menjadi momen spesial dan kunci bagi posisi tim dalam perebutan Scudetto.

Suso juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjadi target Inter Milan. Namun ia menolak kesempatan itu demi loyalitas kepada AC Milan dan pengalaman yang telah ia dapatkan di klub tersebut.

Kenangan Derby yang Tak Terlupakan

Suso mengenang derby Milan vs Inter yang digelar sembilan tahun lalu sebagai momen paling berkesan dalam kariernya. Pertandingan itu menjadi debutnya sebagai starter di derby dan meninggalkan kesan tak terlupakan.

“Ya, Milan adalah tim di mana saya paling bahagia. Itu adalah derby pertama saya sebagai starter dan atmosfernya luar biasa. Lalu saya membuat janji… Jika saya mencetak dua gol, saya akan pulang berjalan kaki,” kata Suso.

Namun, janji itu akhirnya tidak terlaksana karena hasil pertandingan berakhir imbang. Inter berhasil menyamakan skor melalui Antonio Candreva dan Ivan Perisic sehingga rencana pulang berjalan kaki batal.

“Tidak, Inter menyamakan skor di injury time. Saya hanya akan melakukannya jika kami menang,” tambah Suso.

Menolak Tawaran Inter Milan

Suso mengakui bahwa Inter sempat ingin merekrutnya dengan membayar klausul pelepasan. Tawaran itu datang melalui telepon dari Luciano Spalletti, namun Suso menolak demi loyalitas kepada Milan.

Ia menegaskan keputusan itu lahir dari pengalaman dan kecintaannya terhadap klub. Pilihan tersebut dianggapnya sebagai tindakan yang benar mengingat perjalanan yang telah ia jalani di Milan.

“Saya ingat jelas. Saya bisa bebas dengan membayar klausul, dan Inter ingin melakukannya. Spalletti menelepon dan saya berbicara dengannya melalui ponsel,” ujar Suso.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Fakta bahwa Inter menginginkan saya adalah kebanggaan tersendiri, tetapi saya pemain Milan. Saya mengatakan tidak: itu tidak akan benar, mengingat apa yang telah saya alami di Milan,” tambahnya.

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Liga Italia
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Inter Milan adalah klub sepak bola dari kota Milan yang bermain di Serie-A Liga Italia
    Inter Milan adalah klub sepak bola dari kota Milan yang bermain di Serie-A Liga Italia
    Inter Milan
  • Derby Milan merupakan pertandingan sepak bola di Italia yang mempertemukan AC Milan dan Inter Milan
    Derby Milan merupakan pertandingan sepak bola di Italia yang mempertemukan AC Milan dan Inter Milan
    Derby Milan
  • Derby della Madonnina merupakan pertandingan sepak bola di Italia yang mempertemukan AC Milan dan Inter Milan
    Derby della Madonnina merupakan pertandingan sepak bola di Italia yang mempertemukan AC Milan dan Inter Milan
    Derby della Madonnina
  • Suso