5 Catatan dari Kemenangan Telak Chelsea atas PSG di Final Piala Dunia Antarklub 2025: Taktik Cerdas Maresca

Pasukan Enzo Maresca menggasak PSG dengan skor telak 3-0 di final Piala Dunia Antarklub 2025, Senin (14/7) dini hari WIB di Stadion MetLife, dan mengangkat trofi dunia untuk kali kedua dalam sejarah klub

Diperbarui 14 Juli 2025, 05:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Palmer mencetak dua gol dalam tempo 30 menit, lalu mengirimkan assist untuk gol ketiga Chelsea. Dengan kontribusi tiga gol dalam satu final, ia memperkuat reputasinya sebagai pemain yang selalu bersinar di laga puncak.

Kini, Palmer telah terlibat langsung dalam delapan gol dalam enam final senior. Dari Community Shield hingga Euro 2024, dan kini Piala Dunia Antarklub, Palmer selalu hadir di momen-momen besar.

4. Ousmane Dembele Melempem di Laga Final

Di sisi lain, Ousmane Dembele tampil jauh dari ekspektasi. Dengan torehan 35 gol di semua kompetisi musim lalu, ia semestinya menjadi ancaman utama Chelsea. Namun, di laga ini, sang winger tak berkutik.

Dembele tak mencatatkan satu pun tembakan di babak pertama, hanya menciptakan satu peluang, dan tak memenangkan satu duel pun. Meski sedikit membaik di babak kedua, performanya tetap mengecewakan.

Penampilan ini pun memunculkan spekulasi bahwa tempatnya di panggung elite, termasuk dalam perburuan Ballon d’Or, kini terancam oleh nama-nama seperti Lamine Yamal.

5. PSG Pulang dengan Rasa Malu

Setelah menaklukkan klub-klub top seperti Bayern dan Madrid, PSG tampak percaya diri menuju final. Namun, kekalahan telak ini menjadi penutup yang mengecewakan bagi musim yang sebelumnya nyaris sempurna.

Gagal mencetak gol dan kebobolan tiga kali melawan tim yang finis keempat di Premier League jelas bukan hasil yang bisa dibanggakan. Apalagi, insiden pasca-laga di mana Luis Enrique tertangkap kamera menampar Joao Pedro, hanya memperburuk citra klub.

Chelsea berangkat dari New Jersey dengan trofi dunia dan status sebagai klub terbaik di dunia saat ini. Sementara PSG, meski sukses di Eropa, harus menelan pil pahit sebagai runner-up yang tak berdaya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan