Fabian Ruiz dan Satu laga Tersisa untuk Menutup Musim dengan Sempurna

Setelah tahun penuh prestasi bersama Timnas Spanyol dan PSG, laga final nanti bisa menjadi puncak dari musim terbaik dalam karier Fabian Ruiz.

Diperbarui 11 Juli 2025, 16:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Paris Saint-Germain (PSG) tinggal selangkah lagi dari gelar paling prestisius di level klub dunia. Setelah menghajar Real Madrid dengan skor telak 4-0 di semifinal, PSG kini bersiap menghadapi Chelsea di final Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Senin, 14 Juli pukul 02.00 WIB.

Di balik kemenangan besar tersebut, nama Fabian Ruiz mencuat sebagai bintang lapangan. Gelandang asal Spanyol itu mencetak dua gol dan membawa PSG melaju ke partai puncak. Tidak hanya mencetak gol, Ruiz juga terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan.

Setelah tahun penuh prestasi bersama Timnas Spanyol dan PSG, laga final nanti bisa menjadi puncak dari musim terbaik dalam karier Fabian Ruiz. Satu laga tersisa untuk menutup musim dengan sempurna—dan Ruiz sangat siap untuk tantangan itu.

Fabian Ruiz: Setahun Penuh Prestasi

Tak banyak pemain yang bisa mengklaim bahwa mereka mengalami 365 hari sebaik Fabian Ruiz. Baru tahun lalu, ia jadi aktor utama dalam keberhasilan Spanyol menjuarai Euro 2024. Tak lama berselang, ia ikut mempersembahkan empat trofi untuk PSG, termasuk gelar Liga Champions musim ini.

Kini, gelar kelima mengintip di depan mata. Ruiz tampil gemilang di semifinal dengan dua gol yang bersarang ke gawang Real Madrid. Penampilannya di depan puluhan ribu penonton di MetLife Stadium membuatnya pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.

"Rasanya luar biasa. Saya rasa, ini pertandingan yang sangat spesial. Sangat menyenangkan bisa berada di lapangan ini melawan tim hebat seperti Real Madrid," ujar Ruiz. "Saya pikir, seluruh tim bermain sangat baik. Saya senang dengan pekerjaan yang telah kami lakukan, dan senang menjadi pemain terbaik—yang pertama bagi saya di turnamen ini. Jujur saja, menerima penghargaan seperti ini selalu menjadi sesuatu yang spesial. Sekarang saatnya merayakan bahwa kami kembali ke final."

Puncak Karier di Usia 29

Memasuki usia matang sebagai pesepak bola, Ruiz merasa sedang menikmati masa emasnya. Di bawah asuhan Luis Enrique, perannya semakin menonjol sebagai gelandang kreatif sekaligus pencetak gol yang efisien. Trofi dunia bisa menjadi hadiah manis untuk perjalanan musim ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Jujur saja, saya sedang menjalani momen yang sangat luar biasa dalam karier saya," kata Ruiz. "Saya pikir, ini salah satu yang terbaik, atau bahkan yang terbaik. Kami baru saja menjalani musim yang luar biasa, dan tinggal satu pertandingan lagi untuk menyempurnakannya. Jadi, saya sangat senang secara pribadi, tapi lebih senang lagi untuk tim." Kepercayaan diri Ruiz tak hanya datang dari penampilan individu, tapi juga dari performa kolektif tim. PSG kini tampil sebagai tim yang penuh determinasi, dan gaya permainan mereka di turnamen ini terbukti ampuh untuk menaklukkan lawan-lawan kelas dunia. "Kami bermain sepak bola yang sangat atraktif dan indah. Pada saat yang sama, tim menunjukkan keinginan untuk menjadi juara di semua turnamen. Sekarang hanya tersisa satu pertandingan lagi untuk kami," tambahnya.

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan