Ketajaman Marko Simic Tetap Jadi Senjata Persija

Marko Simic konsisten menunjukkan produktivitas golnya bersama Persija Jakarta dan tetap jadi andalan untuk Liga 1 2020.

Diterbitkan 13 Februari 2020, 11:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Bukan tanpa alasan manajemen Persija Jakarta berani menyodorkan kontrak jangka panjang selama tiga tahun ke Marko Simic. Ya, striker asal Kroasia itu adalah jaminan mutu produktivitas Macan Kemayoran dua musim terakhir.

Marko Simic jadi figur kunci lewat ketajamannya saat Persija memenangi gelar Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018.

Pada ajang Piala Presiden 2018, simic mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 Persija atas Bali United. Ia juga memenangkan gelar pemain terbaik dan menjadi pencetak gol terbanyak dengan 11 gol di turnamen itu.

Pada 28 Februari 2018, Simic mencetak hattrick dalam kemenangan Persija 4-1 atas Tampines Rovers di Piala AFC 2018. Pada tanggal 10 April 2018, masih dalam kompetisi Piala AFC, ia mencetak quattrick saat Persija mengklaim kemenangan 4-0 atas Johor Darul Ta'zim. Sang bomber juga menjadi pemain pertama yang mencetak dua kali hattrick dan satu quattrick di Piala AFC 2018.

View this post on Instagram

⬅️👆⁣ ⁣ Marko Simic's Superlatives In 2019 @liga1match:⁣ ⁣ ☑️ Top Goal Scorer (28)⁣ ☑️ Most Shot Attempts (99)⁣ ☑️ Most Shots On Target (56)⁣ ⁣ 💣🇭🇷⁣ ⁣ How many goals will he score in 2020? 🤔⁣ 🎨 @kuntoxrianto ⁣ #Liga1Stats #MarkoSimic #Persija #SuperSimic #Liga1Records⁣ ⁣

A post shared by Liga 1 Statistics (@statisticsliga1) on

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Belum ada striker asing Persija yang mampu melakukan, termasuk Emmanuel de Porras serta Roger Batoum, bomber-bomber kece Macan Kemayoran yang dipuja The Jakmania di awal pertegahan 2000-an. Selama dua musim merumput di Liga 1, Simic tercatat mencetak 45 gol dari 65 pertandingan. Musim lalu ia jadi top scorer kompetisi dengan torehan 28 gol. Patut dicatat, usai juara Liga 1 2018, Persija limbung ditinggal banyak pemain bintang. Namun, kondisi itu tak memengaruhi performa Marko Simic. Ia sosok target man yang bisa membuka peluang sendiri, tak mengandalkan pemain lain. Predator kelahiran 23 Januari 1988 tersebut bahkan sudah melewati rekor gol legenda klub, Bambang Pamungkas, saat menjadi top scorer Liga Indonesia 1999-2000 dengan lesakan 24 gol. Sensasi Marko Simic tak berhenti sampai di situ, ia satu-satunya penyerang impor yang telah mencetak gol di delapan pulau berbeda di nusantara, yakni masing-masing di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, Bali, Madura, dan Yapen (Serui).

Halaman
Show All
Ario Yosia, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan