7 Taktik Sepak Bola Paling Ikonik di Dunia, Lupakan Parkir Bus

Selain taktik parkir bus, terdapat sejumlah cara bermain yang populer di dunia sepak bola hingga sering diterapkan di lapangan hijau.

Diterbitkan 08 November 2019, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Total Football muncul kali pertama dari pemikiran Rinus Michel dan mulai populer di masyarakat pada tahun 1960 sampai 1970-an.

3. Tiki Taka

Pola permainan yang menjadi ciri dari Barcelona. Permainan ini menggunakan penguasaan bola yang kuat dengan tingkat akurasi operan yang tinggi.

Strategi ini juga menuntut beberapa pemain melakukan pergerakan yang cepat untuk mencari ruang kosong.

 

4. False 9

False 9 merupakan stategi yang dipopulerkan Timnas Spanyol saat diasuh oleh Vicente Del Bosque. Saat itu ia memasang Cesc Fabregas pada barisan penyerang Spanyol di Piala Eropa 2012.

Strategi ini tidak menggunakan striker murni dalam penyerangan. Strategi tersebut sukses membawa Timnas Spanyol membantai Timnas Italia 4-0 yang menerapkan strategi bertahan di final Piala Eropa 2012.

5. Jogo Bonito

Jogo Bonito merupakan teknik dan taktik yang melekat dengan sepak bola Brasil. Mereka menerapkan gaya permaian yang indah dan menghibur.

Beberapa pemain akan melakukan gerakan lincah seperti menari-nari di lapangan untuk mengelabui lawan.

 

6. Tango

Gaya permainan tango hampir mirip dengan jogo bonito. Namun bedanya taktik permainan tersebut memanfaatkan kelincahan dan kecepatan kaki para pemainnya.

Gaya permainan ini populer saat Timnas Argentina meraih gelar juara Piala Dunia saat diperkuat Diego Maradona.

7. Catenaccio

Catenaccio merupakan gaya permainan yang memainkan bola di daerah pertahanan sendiri sambil menunggu waktu yang tepat untuk melakukan serangan balik. Ciri khas taktik ini adalah man to man marking dan keberadaan pemain yang berfungsi sebagai libero.

Gaya permainan semacam ini muncul berkat buah pemikiran dua orang asal Italia dan Argentina, yakni Nereo Rocco dan Franco Helenio Herrera. Catenaccio sendiri berasal dari bahasa Italia, yang artinya gerendel.

Disadur dari Bola.com (Hanif Sri Yulianto/Yus Mei Sawitri, published 8/11/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Hanif Sri Yulianto, Windi Wicaksono, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan