Liputan6.com, Jakarta Bagi seorang pemain sepak bola bisa dipercaya mewakili negaranya bermain di level internasional adalah puncak kariernya. Ini tentu menjadi kebanggaan dan kehormatan
Namun, uniknya ada beberapa pemain besar dan ternama bertukar tim nasional lebih dari sekali. Akibatnya, sebagian besar pemain yang bermain untuk lebih banyak timnas kesulitan memilih negara asal mereka atau negara keturunan. Mereka merasa khawatir jika memilih salah satu, yang lain mungkin tersinggung.
Sebenarnya dalam sepak bola profesional, bermain bagi dua tim nasional dimungkinkan. FIFA selaku otoritas sepak bola dunia pun mengizinkan hal ini.
Dalam peraturan terbarunya, FIFA memiliki empat syarat yang membuat seorang pemain diizinkan pindah tim nasional.
Syarat pertama, seorang pemain lahir di negara yang dituju. Kedua, si pemain harus memiliki ayah atau ibu biologis, yang lahir di wilayah negara/timnas yang dituju. Ketiga, kakek atau nenek sang pemain lahir di wilayah negara/timnas yang dituju.
Terakhir, si pemain minimal telah tinggal terus-menerus selama lima tahun, setelah dia berusia 18 tahun, di negara/timnas yang dituju.
Berikut 5 pemain sepak bola yang telah bermain untuk dua atau lebih negara yang berbeda:
Thiago Motta
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/659165/original/000_Par7808092.jpg)
Mantan gelandang Barcelona Thiago Motta telah bermain untuk beberapa klub top Eropa selama bertahun-tahun terakhir, seperti; Barcelona, ​​Atletico Madrid, Genoa, Inter Milan, dan PSG, sejak 2012.
Gelandang besar dengan visi yang baik dan kemampuan melewati, Motta telah mencapai 18 trofi di level klub, termasuk gelar liga di Spanyol, Italia dan Perancis, serta memenangkan Liga Champions dua kali.
Motta merupakan pemain asal Brasil yang membela tim nasional Italia. Dia mendapatkan paspor Italia sebab mempunyai darah keturunan dari kakek dan neneknya.
Debut pertama Motta bersama skuat Gli Azzurri ketika Italia berhadapan dengan Jerman di bulan Februari 2011.
Michel Platini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1292660/original/033649100_1468935473-1984_Michel_Platini.jpg)
Mantan Presiden UEFA Michel Platini sudah memenangkan Ligue 1, Serie A, Piala Eropa dan Piala Eropa serta tiga Ballon d'Or dalam kariernya.
Dia pernah membela Perancis dua kali Piala Dunia hingga semifinal. Karenanya Platini menjadi pemain terbesar Perancis sepanjang masa.
Ia memenangkan 72 caps untuk Perancis, mencetak 41 gol dan merasakan kesuksesan besar, terutama di Euro '84.
Setelah pensiun dari sepak bola bersama Juventus. Platini bermain untuk tim nasional lain dan muncul dalam pertandingan persahabatan membela Kuwait melawan Uni Soviet saat itu.
Alhasil, Platini pun tercatat pernah membela dua tim nasional meski di timnas Kuwait, dia hanya tampil di satu laga.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289290/original/023754000_1783397828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T111624.224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1054711/original/062920000_1447446909-497016262.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9255377/original/086914700_1783150367-diaz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290273/original/087493600_1783443068-000_B9JE88E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290280/original/032335300_1783446810-063_2285091355.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9244197/original/033744500_1783137218-col3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289073/original/046291600_1783391105-bel6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260848/original/087679100_1781665562-063_2281975452.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238313/original/043635800_1783129470-mes4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476394/original/056758700_1768741971-trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289269/original/089484000_1783396770-000_B9C94LX.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289662/original/002196700_1783411861-Portugal_s_Bruno_Fernandes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4944539/original/080531100_1726342435-000_36GA8F9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5040416/original/084847800_1733634006-000_36ND8AU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4986156/original/020836400_1730340342-motta.jpg)