5 Wajah Baru yang Pantas Perkuat Timnas Indonesia

Mereka tampil gemilang hingga pekan ke-6 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo.

Diterbitkan 15 Juni 2016, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ade Jantra

Ade Jantra

Nama mantan pemain Pusamania Borneo FC ini bisa dikatakan menjadi salah satu kunci kecemerlangan Persija Jakarta hingga pekan ketiga ini. Gaya bermainnya yang lugas, serta mampu ditempatkan di berbagai posisi menjadi nilai plus bagi Ade Jantra.

Bahkan, dia menjadi pencetak gol perdana di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo ini. Sekarang, Ade sudah mengoleksi dua gol dan jadi top skorer sementara Persija Jakarta.

Ade bisa memperluas opsi bagi Alfred Riedl. Dia kerap berganti-ganti posisi. Kadang memulai laga di posisi sayap, kemudian pada paruh kedua turun sebagai gelandang bertahan.

Yohanis Nabar

Yohanis Nabar

Pemain Sriwijaya FC ini memang tampil cukup apik selama enam pekan pertama Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Dua golnya ke gawang Madura United pada pekan ketiga lalu menjadi buktinya.

Pemain kelahiran 14 September 1991 ini, bisa dibilang memiliki bakat alami asli Papua. Bahkan, hingga pekan kelima lalu, menurut catatan Labbola, dia menjadi pemain dengan rataan konvesi tertinggi.

Melihat postur dari Nabar, kita sedikit teringat dengan nama Oktovianus Maniani. Dia mungkin saja bakal menjadi penerus Okto yang pada Piala AFF 2010 lalu mencuri perhatian melalui pergerakan cepatnya.

Ambrizal Umanailo

Ambrizal Umanailo

Masih berusia 19 tahun, Ambrizal Umanailo menjadi buah bibir di sepak bola Indonesia. Gerakan eksplosifnya, bahkan membuat The Jakmania menjulukinya sebagai Eden Hazard-nya Persija.

Hingga pekan kelima lalu, pemuda asal Tulehu ini menjadi pemain dengan jumlah dribble terbanyak. Tercatat sudah 18 kali dribble dia lakukan. Hasilnya cukup positif, satu gol dan satu assist sudah dia persembahkan untuk Macan Kemayoran.

Ambrizal juga bisa dibilang bisa menempati beberapa posisi sekaligus. Dia bisa menjadi pemain sayap, gelandang serang, maupu second striker. Hal ini bisa membuat Riedl memiliki banyak opsi. Bila nantinya timnas Indonesia mandek, dia bisa mengubah formasi di tengah jalannya laga.


Penulis: I. Eka Setiawan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan