Keberanian Bermimpi Leicester City dan Kerendahan Hati Ranieri

Leicester City kini memimpin lima poin di puncak klasemen Liga Inggris.

Diterbitkan 07 Februari 2016, 07:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan



Mantan arsitek Chelsea ini juga punya kebiasaan unik jika timnya menang. Ranieri biasa mentraktir anak-anak asuhnya pizza usai memetik tiga poin. Cara ini pula yang membuat Leicester tetap membumi meski menduduki puncak klasemen.  

"Kami bermain tanpa tekanan karena kami tidak harus memenangi liga. Kami harus menikmatinya," tutur pelatih yang dijuluki The Tinkerman.

Ranieri dianggap sosok di balik performa gemilang The Foxes musim ini. Ranieri bukan lagi dikenal sebagai tukang utak-atik taktik, dia menggabungkan spirit khas sepak bola Inggris dan catenaccio ala Italia.

"Semangat yang fantastis. Saya sudah mengatakan ini sejak awal. Ada ruang ganti yang fantastis. Ketika mereka berada di lapangan mereka saling membantu dan berjuang untuk satu sama lain. Ini adalah periode terbaik yang saya ingat dalam karier saya," ujarnya.



Leicester City dan Ranieri mulai berani bermimpi mengangkat trofi paling bergengsi di Negeri Ratu Elizabeth. Mereka memiliki semuanya untuk bisa melakukannya. Leicester akan berusaha membuktikan, menjadi juara bagi tim seperti mereka bukan hanya ada di dongeng.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan