Daud Yordan Vs Yoshitaka Kato: Jangan Lengah Cino

Daud 'Cino' Yordan akan berusaha mempertahankan sabuk juara kelas ringan versi WBO Aspac yang disandangnya.

Diterbitkan 05 Februari 2016, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Seperti biasa, Cino tak ingin sesumbar terhadap lawannya. Meski dikenal punya pukulan mematikan, Cino enggan menargetkan kemenangan KO. Padahal, mantan juara dunia kelas bulu versi WBA, Chris John menganggap Cino mampu melakukannya.

"Saya tidak bisa mendahului kehendak Tuhan. Itu kan hanya prediksi, saya hanya bisa berusaha di ring nanti," ujar Cino menanggapi prediksi tersebut. 

Melihat rekor bertarungnya, Cino sebenarnya sudah sering meraih kemenangan KO. Dari 34 kali menang, Cino mampu mengkanvaskan lawannya sebanyak 24 kali. Kemenangan KO terakhir diraih Cino saat bertemu petinju Filipina, Ronald Pontillas pada perebutan gelar interim WBO Asia Pasific (Aspac) kelas ringan, 2014. Dalam duel ini Cino menang KO ronde kelima.

Namun Cino tetap harus waspada. Sebab, petinju Jepang dikenal punya stamina kuat dan tahan pukul. Apalagi, pengalaman bertanding Cino dengan petinju dari Negeri Matahari Terbit terbilang minim. "Seperti kebanyakan petinju Jepang, Yoshitaka Kato punya tipikal bandel, tahan pukul, dan punya semangat yang bagus. Saya harus fokus pada strategi yang disiapkan," kata Cino.

Jurus Chris John

Selama ini Cino juga dikenal sebagai petinju yang aktif menekan lawannya. Bahkan tak jarang, Cino membuka pertahanannya untuk memancing lawan mendekat. Namun sejak di bawah asuhan Craig Christian, Cino memberi sinyal bakal mengubah gaya. Dia diplot mengikuti gaya bertanding Chris John yang bertipikal boxer dan sangat disiplin menjaga jarak dengan lawannya.

"Selama bersama Craig (Christian), saya difokuskan berlatih teknik memukul. Saya juga disuruh melakukan banyak pergerakan. Lebih banyak dari biasanya untuk menghindari serangan lawan," ujar Cino yang memiliki rekor bertanding 34(24KO)-3(1KO)-0.

Daud Cino Yordan beratih di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),  Senayan, Jakarta.

Meski selama ini kerap ditangani oleh kakak kandungnya, Damianus Yordan, Cino sebenarnya sudah tidak asing dengan Craig Christian. Sebab sebelumnya, Cino juga pernah berlatih di sasana Harry's Gym milik Craig Christian di Perth, Australia. Namun saat itu, Craig tak terlibat langsung  karena yang menangani Cino tetap Damianus. Sedangkan Craig, fokus kepada Chris John.

Di tangan Craig, Chris John menjelma menjadi petinju yang nyaris tak terkalahkan. Sejak 2005, The Dragon mampu mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu versi WBA hingga 10 kali. Gelar itu baru lepas saat dia kalah kepada petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka, 6 Desember 2013.  Setelah pertandingan ini, Chris John pun memutuskan pensiun dari ring tinju.

Cino mengakui bahwa dia butuh beradaptasi dengan pola latihan Craig. Namun jelang pertarungan melawan Yoshitaka, Cino dan Craig tampaknya sudah sejalan. Craig sendiri berharap, Cino tampil lebih sabar saat menghadapi Yoshitaka Kato.

Tale of Tape

Tale of Tape
Daud Yordan                Nama               Yoshitaka Kato
Cino                            Julukan                      -
Indonesia                     Asal                    Jepang
 28 Tahun                     Usia                   31 Tahun      
Orthodox                Gaya Bertanding     Orthodox  
170 cm/61kg              Tinggi/Berat      171kg/61,1 kg
173 cm                       Jangkauan                171 cm
34(24KO)-3(1KO)-0 Rekor Bertanding (29(9KO)-6(1KO-1)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan