Daud Yordan Vs Yoshitaka Kato: Jangan Lengah Cino

Daud 'Cino' Yordan akan berusaha mempertahankan sabuk juara kelas ringan versi WBO Aspac yang disandangnya.

Diterbitkan 05 Februari 2016, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dua kali gagal merebut gelar juara dunia, petinju asal Indonesia Daud 'Cino' Yordan tidak putus asa. Sebaliknya, Cino tetap berusaha menapaki jalan untuk meraih mimpinya menjadi juara dunia.

Jalan terjal pertama dihadapi Cino 2011 lalu saat menantang seniornya, Chris John yang menyandang gelar juara dunia kelas bulu versi WBA. Pada kesempatan ini, Cino gagal setelah dinyatakan kalah angka mutlak atas The Dragon.

 

Baca Juga

  • Eks Bos Ferrari Ungkap Kondisi Terkini Schumacher
  • Valdes Tak Lagi Dendam pada Van Gaal
  • 8 Fakta dan Data Menarik Manchester City Vs Leicester City

Dua tahun kemudian, Cino kembali mendapat kesempatan yang sama. Namun upayanya menjadi juara dunia kembali kandas setelah kalah TKO dari petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka dalam perebutan gelar kelas bulu versi IBO.

Cino mulai bangkit. Namun jalan yang dilalui tidak mudah. Setelah dua kegagalan itu, Cino harus melewati berbagai duel untuk mendapat kesempatan menantang juara dunia, termasuk pertarungan yang akan digelar di Balai Sarbini, Jakarta, malam ini.

Daud 'Cino' Yordan berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Pada pertarungan nanti, Cino akan bertarung melawan petinju Jepang, Yoshitaka Kato untuk mempertahankan gelar juara kelas ringan (61,2 kg) WBO Aspac yang disandangnya. Duel Cino Vs Yoshitaka dijadwalkan berlangsung selama 12 ronde.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Seperti biasa, Cino tak ingin sesumbar terhadap lawannya. Meski dikenal punya pukulan mematikan, Cino enggan menargetkan kemenangan KO. Padahal, mantan juara dunia kelas bulu versi WBA, Chris John menganggap Cino mampu melakukannya. "Saya tidak bisa mendahului kehendak Tuhan. Itu kan hanya prediksi, saya hanya bisa berusaha di ring nanti," ujar Cino menanggapi prediksi tersebut.  Melihat rekor bertarungnya, Cino sebenarnya sudah sering meraih kemenangan KO. Dari 34 kali menang, Cino mampu mengkanvaskan lawannya sebanyak 24 kali. Kemenangan KO terakhir diraih Cino saat bertemu petinju Filipina, Ronald Pontillas pada perebutan gelar interim WBO Asia Pasific (Aspac) kelas ringan, 2014. Dalam duel ini Cino menang KO ronde kelima. Namun Cino tetap harus waspada. Sebab, petinju Jepang dikenal punya stamina kuat dan tahan pukul. Apalagi, pengalaman bertanding Cino dengan petinju dari Negeri Matahari Terbit terbilang minim. "Seperti kebanyakan petinju Jepang, Yoshitaka Kato punya tipikal bandel, tahan pukul, dan punya semangat yang bagus. Saya harus fokus pada strategi yang disiapkan," kata Cino.

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan