Indonesia U-23 Sudah "Kendor" Ketika Bertemu Brunei

Angka statistik mencatat bila pelatih Aji Santoso masih memiliki pekerjaan rumah menghadapi SEA Games 2015.

Diterbitkan 02 April 2015, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pressing ketat yang dilakukan dan padatnya pemain bertahan Brunei di kotak penalti memaksa bola lebih sering dialirkan ke sisi sayap. Sayangnya hal ini tidak membuahkan hasil bagi lini serang Indonesia. Total pemain Indonesia melakukan 31 kali crossing namun hanya 11 yang sukses atau rasionya sekitar 35%.

Bila masalah itu tidak segera dibenahi Aji, sektor penyerangan akan menghadapi kendala besar saat ketika menghadapi yang memiliki level permainan di atas Indonesia

3

Muchlis penentu

Tidak berlebihan bila Muchlis Hadi Ning tetap dipertahankan pelatih untuk mempersiapkan skuat menuju SEA Games 2015. Pergerakan tanpa bola dan kecepatannya memudahkan timnas membongkar pertahanan dan memasuki area kotak penalti lawan.

Dengan masuknya Muchlis Hadi, lini depan di babak pertama yang hanya diisi oleh Antoni Putro mendapat angin segar. Konsentrasi  bek tengah yang sebelumnya hanya terfokus pada Antoni terpecah. Terbukti dua gol yang tercipta hadir setelah Muchlis masuk ke lapangan ketika menghadapi Brunei.

Muchlis bahkan memberi umpan yang berujung gol pertama oleh Nufiandani dan menciptakan gol kedua memanfaatkan umpan silang Antoni Putro.

4


http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/842488/original/013163600_1427975711-AFC_U23_Qualification_Brunei_U22_vs_Indonesia_U22-01.jpg

(Yovinus Krisantus/Labbola)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo PrahanandaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan