Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mendorong generasi muda yang tumbuh bersama teknologi digital untuk menjadi penggerak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia.
Airlangga menilai, digitalisasi menjadi kebutuhan utama untuk mengembangkan UMKM karena pemerintah harus menjangkau puluhan juta pelaku usaha yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dapat memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan produktivitas UMKM.
"Untuk mengelola yang tadi disampaikan oleh Pak Maman, 54 juta, memang tidak ada cara lain kecuali menggunakan Artificial Intelligence," kata Airlangga dalam UMKM Finance Summit 2026, di Hotel Bidakara, Selasa (11/8/2026).
Advertisement
Airlangga kemudian menyebut generasi Naruto sebagai kelompok yang perlu didorong untuk memanfaatkan teknologi dalam pengembangan UMKM. Menurut dia, generasi tersebut telah memasuki kelompok kelas menengah dan memiliki kedekatan dengan teknologi digital.
"Generasi Naruto ini sekarang sudah menguasai kelas menengah. Makanya generasi ini harus kita dorong dengan digitalisasi,” ujar Airlangga.
Airlangga mengatakan sekitar 40% bisnis di Indonesia telah mengadopsi AI. Kondisi tersebut menunjukkan teknologi memiliki ruang besar untuk mendukung pengembangan UMKM, terutama dalam menghadapi perubahan pola bisnis dan pasar.
Target Pembiayaan UMKM Rp 2.000 Triliun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262967/original/037733000_1781854981-publikasi_1781853751_6a34ee37ba05e.jpeg)
Selain AI, Airlangga mendorong program magang bersama untuk membantu UMKM memperoleh talenta muda. Menurutnya, peserta magang dapat membantu UMKM mengembangkan kemampuan digital dan meningkatkan kapasitas usaha.
Airlangga juga menargetkan pembiayaan UMKM meningkat menjadi Rp 2.000 triliun dari posisi saat ini sekitar Rp 1.500 triliun. Pemerintah akan mengarahkan peningkatan pembiayaan tersebut kepada UMKM yang memiliki potensi untuk naik kelas.
"Kalau ini bisa naik menjadi Rp 2.000 triliun, dukungan Pak Dianre, agar UMKM ini bisa naik kelas, yang naik kelas dikasih pembiayaan yang tinggi,” kata Airlangga.
Advertisement
Kondisi UMKM RI
Sebelumnya, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman menilai peningkatan akses pembiayaan belum cukup untuk mendorong pertumbuhan UMKM secara signifikan. Menurutnya, pemerintah juga perlu memastikan produk UMKM memiliki akses pasar yang memadai.
Maman mengatakan, nilai pembiayaan UMKM terus meningkat dari tahun ke tahun dan kini berada di kisaran Rp 1.500 triliun. Namun, peningkatan tersebut belum sepenuhnya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi di sejumlah daerah.
"Kalau dilihat dari angka akses pembiayaan, kita berani katakan bahwa itu naik. Tapi ada pertanyaan sederhana, kenapa dengan naiknya nilai atau nominal akses pembiayaan yang sekarang kurang lebih di angka Rp 1.500 triliun, tetapi kok rasa-rasanya belum mampu mendongkrak secara signifikan ekonomi di beberapa daerah," kata Maman dalam UMKM Finance Summit 2026, di Hotel Bidakara, Selasa (11/8/2026).
Menurut dia, persoalan tersebut muncul karena penguatan UMKM selama ini lebih banyak berfokus pada sisi hulu, seperti pembiayaan, pelatihan, dan peningkatan kapasitas produksi. Padahal, produk yang telah dihasilkan UMKM tetap membutuhkan pasar agar usaha dapat berkembang.
"UMKM-nya sudah kita kasih modal, kita berikan pelatihan, kita buka peningkatan kapasitas produksi, bagaimana caranya mereka bisa produksi barang sebagus-bagusnya. Tetapi yang jadi masalah, pada saat dia sudah produksi barang, dia mau jual ke pasar, barangnya enggak laku," ujarnya.
Maman menilai salah satu tantangan terbesar berada pada kondisi pasar domestik yang menghadapi persaingan dengan produk impor. Karena itu, peningkatan pembiayaan harus diikuti dengan kebijakan yang menjaga keseimbangan antara produk impor dan kemampuan produksi dalam negeri.
"Pasar domestik kita dipenuhi dengan produk-produk barang impor. Yang mau enggak mau, di-top up pembiayaan seperti apa pun, didorong akses pendidikan seperti apa pun, tetapi pada saat pasarnya enggak bisa kita sterilkan, mereka akan mati dengan sendirinya," tegas Maman.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3341307/original/037033900_1609899603-cek_fakta_kosmetik_cega_covid-19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320548/original/068244200_1786355298-cek_fakta_-_bansos_hut_ri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295811/original/080484600_1783948743-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-13_Juli_20262.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1299755/original/005358200_1469608319-airlangga-hartarto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294238/original/000692300_1783825862-publikasi_1783779628_6a52512c477b8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297739/original/095866000_1784104864-IMG-20260715-WA0010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054736/original/007210600_1734419905-8bd6d0a2-0e08-4744-b916-300008009aa3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5144032/original/046191700_1740563078-26_februari_2025-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6474214/original/050462200_1779335109-IMG_4483.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304137/original/085607700_1784707839-b7a5879e-e8eb-4fe6-b798-c18b5532be25.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6210955/original/079363800_1779089133-cek_fakta_BLT_umkm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318614/original/090251800_1786112621-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_9.17.06_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)