Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia bersama Brasil tengah mempertimbangkan pembentukan Indonesia-Mercosur Preferential Trade Agreement (PTA). Langkah ini disiapkan sebagai pijakan awal untuk mempererat hubungan perdagangan antara Indonesia dengan blok ekonomi Mercosur.Â
Rencana tersebut disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam pertemuan bilateral bersama Menteri Pembangunan, Industri, Perdagangan, dan Jasa Republik Federasi Brasil, Márcio Fernando Elias Rosa, di Jaipur, India. Budi berharap kerja sama ini dapat terus berkembang menuju kemitraan ekonomi yang lebih komprehensif.
"Kami juga berharap Brasil dapat membantu membangun kesepakatan di antara negara-negara anggota Mercosur dan mendorong kemajuan proses negosiasi Indonesia-Mercosur PTA," ujar Budi dikutip dari Antara, Minggu (9/8/2026).
Advertisement
Opsi penandatanganan PTA ini diajukan Indonesia sebagai jalan keluar atas belum berjalannya negosiasi Indonesia-Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) secara efektif.
Budi menyadari bahwa dinamika serta perbedaan pandangan di antara anggota Mercosur yang terdiri dari Brasil, Argentina, Paraguay, Uruguay, dan Bolivia turut memengaruhi kelanjutan proses CEPA.
Pintu Gerbang Ekonomi Dua Kawasan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521751/original/013226700_1772699286-1000252434.jpg)
Mendag Budi menilai, sinergi perdagangan antara Indonesia dan Brasil memiliki nilai strategis untuk membuka gerbang pasar di kawasan masing-masing. Brasil dapat menjadi hub utama bagi masuknya produk-produk Indonesia ke Amerika Latin. Sebaliknya, Indonesia siap menjadi pintu masuk bagi produk Brasil ke pasar Asia.
"Kerja sama perdagangan Indonesia dan Brasil tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua negara, tetapi juga dapat membuka akses yang lebih luas ke kawasan masing-masing," terangnya.
Merespons usulan tersebut, Menteri Márcio menyambut positif dan menyatakan keterbukaannya untuk melanjutkan pembahasan kerja sama Indonesia-Mercosur. Pemerintah Brasil berkomitmen untuk mempelajari lebih dalam usulan yang diajukan Indonesia.
Advertisement
Kinerja Perdagangan Indonesia–Brasil
Â
Hubungan dagang kedua negara menunjukkan catatan positif. Pada semester pertama (Januari–Juni) 2026, total nilai perdagangan Indonesia dan Brasil menembus US$ 3,53 miliar, dengan kontribusi ekspor Indonesia sebesar US$ 1,17 miliar. Adapun sepanjang tahun 2025, total perdagangan kedua negara mencapai US$ 7,00 miliar, di mana ekspor Indonesia menyumbang US$ 2,21 miliar.
Komoditas utama yang diekspor Indonesia ke Brasil meliputi minyak dan lemak hewani/nabati, kendaraan beserta suku cadangnya, mesin dan peralatan listrik, karet, serta bahan bakar mineral.
Di sisi lain, impor Indonesia dari Brasil didominasi oleh ampas serta sisa industri makanan, gula dan kembang gula, kapas, tembakau, hingga bijih, kerak, dan abu logam.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425363/original/070177600_1764223415-1000162797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411652/original/066561300_1479706477-Brasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5670766/original/054397600_1778451142-000_B2FB4UR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3276900/original/059788700_1603513177-20201024-Penampakan-Pinheiros_-Sungai-Paling-Tercemar-di-Brasil-ap-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4708873/original/094005700_1704683548-agus-dietrich-eUjufrdx_bM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436409/original/021547500_1765171233-000_87DL4XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533776/original/081088900_1773774484-_AP_9875-Edit-Edit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682019/original/069510400_1702289989-20231211-Javier_Milei-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572507/original/069196900_1777819512-000_A7BX884.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714991/original/052234200_1782798401-Brazil_s_Casemiro.jpg)