Liputan6.com, Jakarta - Harga emas diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Secara teknikal, tren logam mulia masih cenderung bearish setelah gagal menembus resistance penting. Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS juga menjadi sentimen yang membayangi pergerakan emas.
Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menjelaskan, pergerakan emas pada time frame Daily masih menunjukkan struktur tren turun yang cukup kuat. Kegagalan harga menembus resistance 4.089 menjadi sinyal tekanan jual masih mendominasi pasar.
"Area tersebut kini membentuk swing high baru yang memperbesar peluang berlanjutnya tren bearish dalam jangka pendek hingga menengah," kata dia.
Advertisement
Selama harga emas belum mampu bergerak dan bertahan di atas resistance US$ 4.089, peluang penguatan dinilai masih terbatas. Sebaliknya, harga berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support kuat di level US$ 3.978.
Selain itu, Moving Average (MA) 21 masih berada di atas pergerakan harga dan berfungsi sebagai dynamic resistance. Kondisi ini membuat setiap upaya kenaikan berpotensi tertahan dan kembali menghadapi tekanan jual.
Dengan kondisi tersebut, tren utama emas masih berada dalam fase bearish dan belum memberikan konfirmasi kuat terjadinya pembalikan arah menuju tren bullish.
Â
Peluang Technical Rebound Tetap Terbuka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
Meski tren harga emas masih bearish, peluang terjadinya pemantulan harga dalam jangka pendek tetap terbuka. Hal itu terlihat dari indikator Stochastic yang terus bergerak turun mendekati area oversold atau jenuh jual.
Menurut Geraldo, kondisi tersebut menunjukkan momentum bearish masih cukup dominan. Namun, masuknya indikator ke area oversold dapat membuka peluang terjadinya technical rebound.
Pemantulan tersebut tetap perlu dicermati dengan hati-hati. Selama tidak disertai breakout di atas resistance utama dan perubahan struktur tren, kenaikan harga masih dinilai sebagai koreksi sementara, bukan tanda berbaliknya tren menjadi bullish.
Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas juga datang dari penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS atau US Treasury Yield.
Kombinasi keduanya dapat mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil. Dalam kondisi tersebut, sebagian investor berpotensi beralih ke instrumen berbasis dolar AS yang menawarkan tingkat pengembalian lebih menarik.
Â
Advertisement
Data Ekonomi AS Jadi Perhatian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309013/original/069225700_1785214716-107347162-1702486289346-gettyimages-1852400117-_cf23021_tuz1gxpa.webp)
Pelaku pasar kini menanti sejumlah data ekonomi penting Amerika Serikat, mulai dari inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, hingga pernyataan pejabat Federal Reserve (The Fed). Perkembangan tersebut berpotensi menjadi katalis bagi pergerakan dolar AS dan harga emas.
Dupoin Futures menilai, apabila ekonomi AS tetap kuat dan inflasi bertahan di atas target bank sentral, ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama dapat semakin menguat. Kondisi itu berpotensi menopang dolar AS dan memberikan tekanan lanjutan terhadap emas.
Sebaliknya, perlambatan ekonomi atau sinyal pelonggaran kebijakan moneter The Fed lebih cepat dari perkiraan dapat menekan dolar AS sekaligus membuka ruang bagi kenaikan harga emas.
Faktor geopolitik juga tetap menjadi perhatian. Peningkatan ketegangan global dapat mendorong permintaan emas sebagai aset safe haven dan meredam tekanan jual.
Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat prospek emas masih cenderung bearish. Selama resistance US$ 4.089 belum ditembus, pelemahan menuju support US$ 3.978 masih menjadi skenario utama. Pelaku pasar juga perlu mencermati dolar AS, imbal hasil obligasi, data ekonomi AS, dan perkembangan geopolitik untuk melihat arah harga emas berikutnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7805374/original/007527000_1780621590-Tugas__25_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308503/original/024029000_1785145244-prasetyo_hadi__pensiunan_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288151/original/067339000_1752895807-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)