BCA Wealth Summit 2026 Digelar, Gandeng Retno Marsudi hingga Marty Natalegawa

BCA Wealth Summit 2026 kembali hadir secara hybrid untuk mengedukasi masyarakat dan nasabah dalam mengelola keuangan di tengah gejolak pasar.

Diterbitkan 09 September 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah ketidakpastian gejolak ekonomi global, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar ajang edukasi finansial tahunan bertajuk BCA Wealth Summit 2026. Mengusung tema “Guard Your Future, Lead What’s Next”, agenda ini dirancang secara hybrid untuk membantu nasabah dan masyarakat merencanakan keuangan di masa depan.

EVP Wealth Management BCA Indrawan B menyoroti makin kompleksnya dinamika pasar keuangan global maupun domestik, pergeseran lanskap investasi, hingga risiko kesehatan yang meningkat.

“Kondisi geopolitik masih bergejolak, masih kadang ke kiri ke kanan, kadang naik ke atas ke bawah gitu ya, sulit diprediksi dan kelihatannya ini akan menjadi satu new normal yang baru,” tutur Indrawan, dikutip Rabu (9/9/2026).

Direktur BCA Haryanto T Budiman melanjutkan, meski kondisi pasar bergejolak, dirinya mengapresiasi antusiasme generasi muda yang makin melek dan cermat berinvestasi.

“Dan ini suatu tren yang baik, karena investasi ini harus dipupuk sejak usia muda, supaya menjadi suatu kebiasaan yang baik,” kata Haryanto. 

Ia tak menampik bahwa tingkat penetrasi investasi di Indonesia masih tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara maju. Namun, ia memandangnya sebagai peluang besar untuk memasifkan edukasi finansial.

“Kalau dibandingkan dengan negara maju, memang kita penetrasinya masih lebih rendah. Justru ini adalah peluang yang sangat besar dengan kita melakukan Wealth Summit, apalagi sesi online,” katanya.

Guna menarik minat anak muda, materi acara disesuaikan agar mudah dipahami. “Jadi sengaja kita tailor topiknya, topik yang relevan untuk generasi muda, untuk Gen Z, jadi mereka bisa mengerti mengenai produk-produk investasi dengan cara yang sangat mudah dimengerti,” ia menambahkan.

Untuk diketahui, BCA Wealth Summit 2026 sesi luring (offline) bakal dilaksanakan pada 16–17 September 2026 khusus bagi nasabah undangan. Sementara itu, sesi daring (online) akan dibuka untuk masyarakat luas dan seluruh nasabah BCA mulai 18 September hingga 2 Oktober 2026.

Edukasi Pengelolaan Kekayaan dan Kapabilitas BCA

Dalam sesi offline BCA Wealth Summit 2026, sejumlah pembahasan utama bakal dikupas, mulai dari respons terhadap volatilitas pasar, tren perkembangan teknologi, hingga strategi pengalihan kekayaan (wealth transfer) antar-generasi. Tak hanya itu, kaitan antara kesehatan fisik dan finansial sebagai fondasi masa depan juga turut dibahas.

Sementara untuk sesi online, pengunjung dapat menikmati beragam konten podcast edukasi. Ada pula fitur financial readiness test untuk mengukur kondisi keuangan pribadi, serta aktivitas Wealth Conquest yang interaktif.

Melalui acara ini, BCA juga menegaskan posisinya sebagai penyedia solusi proteksi dan investasi terpadu. “Ini kita bangun juga supaya mereka juga aware bahwa BCA itu punya yang namanya produk-produk proteksi maupun produk-produk investasi,” ungkap Indrawan.

 

Soroti Investasi Alternatif dan Isu Geopolitik

Hal menarik lain dalam gelaran tahun ini adalah pembahasan mengenai investasi alternatif (alternative investment) yang kian diminati masyarakat, seperti emas, kripto, hingga karya seni.

“Jadi kan ke depan kita gak bisa pungkiri ya, suka gak suka, memang (investasi) alternatif itu akan selalu muncul, hingga bagaimana kita merespon, kita menjaga juga,” kata Indrawan.

Tercatat ada tiga topik khusus terkait investasi alternatif yang bakal dibahas mendalam. “Jadi dalam satu sesi alternative investment itu nanti ada tiga. Tiga topiknya akan kita bahas,” tambahnya.

BCA Wealth Summit 2026 juga dijadwalkan menghadirkan dua mantan Menteri Luar Negeri RI dari dua periode sebelumnya, yakni Marty Natalegawa dan Retno Marsudi. Kedua tokoh diplomasi ini akan membagikan wawasan mengenai peta geopolitik global serta aspek kepemimpinan di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6