Tamchy SFIT Bentuk Perusahaan Pengelola, Intip Tugas dan Fungsinya

Tamchy SFIT masuki tahap operasional setelah membentuk perusahaan pengelola dan menunjuk jajaran pimpinan utama.

Diterbitkan 17 Mei 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kawasan Investasi Keuangan Khusus Tamchy (Tamchy Special Financial Investment Territory/SFIT) resmi memasuki tahap operasional setelah membentuk perusahaan pengelola dan menunjuk jajaran pimpinan utama dalam pertemuan perdana Dewan Manajemen.

Dalam rapat tersebut, Menteri Kehakiman Kyrgyzstan Aiaz Baetov ditunjuk sebagai Ketua Dewan. Sementara itu, Ali Ijaz Ahmad dan Menteri Ekonomi dan Perdagangan Bakyt Sydykov dipercaya sebagai Wakil Ketua.

Langkah ini menandai transisi penting dari tahap penyusunan regulasi menuju kesiapan operasional penuh. Tim manajemen yang baru ditunjuk diberi mandat untuk membangun perusahaan pengelola yang sepenuhnya berfungsi sebelum kawasan tersebut mulai menerima penghuni atau investor.

Selain itu, dewan juga menyetujui rencana pengembangan pusat keuangan, prosedur operasional internal, serta paket regulasi awal. Perusahaan pengelola akan bertugas menyelesaikan kerangka regulasi, merancang ekosistem layanan bagi investor, hingga membentuk International Centre for Dispute Resolution, yakni lembaga penyelesaian sengketa berbasis prinsip common law Inggris.

Talantbek Imanov ditunjuk sebagai Kepala Perusahaan Pengelola. Lembaga ini akan menjadi badan operasional utama SFIT yang bertanggung jawab atas registrasi penghuni, perizinan, serta pembangunan infrastruktur di kawasan seluas sekitar 6.000 hektare.

Tamchy SFIT juga mulai membuka rekrutmen untuk sejumlah posisi strategis, termasuk pencarian ketua dan hakim untuk International Centre for Dispute Resolution dengan kualifikasi internasional.

Pada musim panas 2026, pusat bisnis pertama SFIT yang akan menjadi kantor perusahaan pengelola dijadwalkan dibuka di tepi Danau Issyk-Kul. Pembukaan ini sekaligus menandai dimulainya keterlibatan resmi dengan pelaku usaha dan penerimaan investor pertama.

 

Dioperasikan Sesuai Standar Investor

Ketua Dewan Manajemen Tamchy SFIT, Aiaz Baetov, mengatakan, Tamchy SFIT dibangun sebagai yurisdiksi yang kondusif bagi modal internasional yang masuk ke Asia Tengah. 

“Ini dengan fondasi prinsip common law Inggris, didukung sistem peradilan independen, serta dioperasikan sesuai standar yang diharapkan investor dari pusat keuangan kelas dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (17/5/2026).

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Manajemen Tamchy SFIT, Ali Ijaz Ahmad, menambahkan, Issyk-Kul berada di persimpangan pasar-pasar terbesar di kawasan Asia Tengah, China, dan Timur Tengah. 

“Namun pusat keuangan internasional terdekat masih berjarak ribuan kilometer. Perusahaan cenderung memilih yurisdiksi dengan aturan yang transparan, tim profesional, dan mekanisme arbitrase independen. Itulah infrastruktur yang sedang kami bangun dari nol untuk mendukung integrasi ekonomi kawasan yang terus berkembang,” pungkasnya. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6