Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 April 2026: Antam Alami Lonjakan Terbesar

Berikut daftar lengkap harga emas buatan UBS, Antam dan Galeri24 di Pegadaian pada Minggu, (26/4/2026).

Diterbitkan 26 April 2026, 08:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas buatan UBS, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan Galeri24  kompak menguat di Pegadaian pada Minggu, pukul 06.41 WIB. Kenaikan harga emas di Pegadaian itu  di kisaran Rp 7.000-Rp 20.000.

Mengutip Antara, harga emas buatan UBS naik Rp 7.000 menjadi Rp 2.879.000 per gram dari perdagangan kemarin di Rp 2.872.000 per gram. Harga emas Antam lebih mahal Rp 20.000 menjadi Rp 2.938.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.918.000 per gram. Kemudian harga emas Galeri24 naik Rp 10.000 menjadi Rp 2.820.000 dari sebelumnya Rp 2.810.000 per gram.

Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram, sementara harga emas Antam di Sahabat Pegadaian hanya ditampilkan dari 0,5 hingga 100 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian dari masing-masing produk dikutup dari Antara:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.480.000
  • 1 gram: Rp 2.820.000.
  • ‎2 gram: Rp 5.573.000 ‎
  • 5 gram: Rp 13.831.000
  • ‎10 gram: Rp 27.588.000 ‎
  • 25 gram: Rp 68.599.000
  • ‎50 gram: Rp 137.088.000
  • ‎100 gram: Rp 274.040.000
  • ‎250 gram: Rp 683.417.000
  • ‎500 gram: Rp 1.366.833.000
  • ‎1.000 gram: Rp 2.733.665.000

 

Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.522.000
  • ‎1 gram: Rp 2.938.000 ‎
  • 2 gram: Rp 5.814.000
  • 3 gram: Rp 8.695.000
  • ‎5 gram: Rp 14.456.000
  • 10 gram: Rp 28.855.000
  • ‎25 gram: Rp 72.007.000 ‎
  • 50 gram: Rp 143.931.000
  • ‎100 gram: Rp 287.781.000

 

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.556.000
  • ‎1 gram: Rp 2.879.000 ‎
  • 2 gram: Rp 5.714.000
  • ‎5 gram: Rp 14.119.000
  • 10 gram: Rp 28.089.000
  • ‎25 gram: Rp 70.083.000 ‎
  • 50 gram: Rp 139.877.000
  • ‎100 gram: Rp 279.644.000
  • 250 gram: Rp 698.904.000
  • ‎500 gram: Rp 1.396.167.000

Harga Emas Dunia

Sebelumnya, harga emas menguat pada Jumat, 24 April 2026. Namun, harga emas dunia tetap berada di jalur koreksi mingguan pertama dalam lima minggu. Hal ini karena kekhawatiran inflasi yang masih ada dan ketidakpastian situasi perang Amerika Serikat (AS)-Iran membuat pasar tetap waspada.

Mengutip CNBC, Sabtu (25/4/2026), harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi USD 4.724,19 per ounce, setelah naik lebih dari 1% pada awal sesi, dan turun lebih dari 2% pada pekan ini.

Harga kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni naik 0,4% menjadi USD 4.741,30.

Logam mulia ini merosot sepanjang Maret karena perang AS-Iran memperkuat dolar AS dan memicu kekhawatiran akan inflasi yang lebih tinggi yang membebani permintaan emas.

Sementara itu, harga perak spot naik 0,6% menjadi USD 75,86 per ounce, platinum bertambah 0,7% menjadi USD 2.019,53 dan paladium naik 2,1% menjadi USD 1.499,41.

Baru-baru ini, konflik tersebut telah mengalami kebuntuan, dengan Selat Hormuz yang penting masih ditutup meskipun serangan militer oleh negara-negara yang terlibat telah berkurang. Hal itu membuat para investor harus mengisi kekosongan informasi atau bereaksi terhadap pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang mengimbangi harapan akan kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan ancaman untuk melanjutkan serangan.

 

Sentimen Harga Emas Lainnya

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dijadwalkan berada di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Jumat untuk membahas proposal untuk memulai kembali pembicaraan perdamaian dengan Amerika Serikat, tetapi tidak dijadwalkan untuk bertemu dengan negosiator AS, kata sumber pemerintah Pakistan. Secara terpisah, Israel dan Lebanon memperpanjang gencatan senjata mereka selama tiga minggu.

“Ini benar-benar pasar yang didorong oleh berita utama karena semua ketidakpastian, berita utama saat ini tampaknya mendukung semacam kesepakatan perdamaian dengan Iran, pasar saat ini melihat situasi positif secara keseluruhan. Energi juga sedikit menurun,” ujar Analis RJO Futures, Daniel Pavilonis.

Harga minyak turun pada Jumat, tetapi patokan tersebut melonjak minggu ini setelah putaran kedua pembicaraan antara AS dan Iran gagal terwujud, dan karena Iran memamerkan kendalinya atas Selat Hormuz.

 

Penyebab Harga Emas Turun Selama Sepekan

Harga minyak yang lebih tinggi dapat memicu inflasi, meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga.

"Emas mengalami penurunan (minggu ini) karena harga minyak naik, begitu pula ekspektasi kenaikan suku bunga, dolar, imbal hasil, semuanya berkorelasi,” kata analis UBS Giovanni Staunovo.

Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun acuan naik minggu ini, meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas, sementara dolar berada di jalur untuk kenaikan mingguan pertamanya dalam tiga minggu, membuat emas batangan lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6