Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia anjlok lebih dari 1% pada perdagangan Kamis, 10 September 2026 (Jumat pagi Jakarta). Koreksi harga emas terjadi setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) yang kuat dan kenaikan harga minyak meningkatkan spekulasi mengenai kenaikan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) pekan depan.
Mengutip CNBC, Jumat (11/9/2026), harga emas spot turun 0,9% menjadi US$ 4.359,19 per ons. Sementara itu, harga emas berjangka AS susut 1,3% menjadi US4 4.402,5.
Analis Keuangan Senior Capital.com, Klye Rodda menuturkan,data indeks harga produsen "mengindikasikan adanya sedikit peningkatan inflasi inti dalam ekonomi AS, dan sebagian di antaranya disebabkan oleh kenaikan biaya energi.
Advertisement
Harga produsen AS meningkat sesuai perkiraan pada Agustus di tengah pemulihan biaya produk energi.Para pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 68% untuk kenaikan suku bunga pekan depan, naik dari 62% sebelum data tersebut dirilis, menurut CME FedWatch Tool.
Sebagian besar ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan The Federal Reserve (the Fed) mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan 15-16 September serta sepanjang sisa tahun ini.
Dolar AS sedikit menguat, membuat emas, yang dihargai dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain. Di sisi lain, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) tenor 10 tahun turut menekan harga emas.
"Pasar obligasi harus mencerminkan tekanan inflasi yang lebih tinggi dan persisten akibat kenaikan harga minyak, yang menyebabkan penurunan harga emas,” Rodda menambahkan.
Kenaikan Imbal Hasil Obligasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3512417/original/039985100_1626406790-wall_street__2_16_juli_robb-miller-oEGDKf4ZtNg-unsplash.jpg)
Kenaikan imbal hasil obligasi biasanya menekan harga emas dengan meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).
Harga minyak melonjak 4% pada Kamis, dengan minyak mentah Brent menyentuh angka US$ 105 per barel, setelah lonjakan serangan terbesar terhadap kapal pengangkut sejak dimulainya konflik AS-Iran memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan.
Sementara itu, Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini, dalam upaya meredam lonjakan inflasi akibat energi yang dipicu oleh perang tersebut. Di antara logam lainnya, harga perak spot turun 4% menjadi US$ 64,56 per ons, platinum turun 4,6% menjadi US$ 1.808,43, dan paladium turun 3,9% menjadi US$ 1.300,00.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9134026/original/050942300_1783073986-lestikejora_0307-HLL6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3240979/original/034838700_1600333608-cek_fakta_dunkin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325839/original/017388300_1786941962-SaveClip.App_774018427_18654331219062582_8550405466413949350_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3483161/original/088606400_1623749024-arnaud-mesureur-7EqQ1s3wIAI-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341193/original/070615900_1788587329-photo_6116408067076329990_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341187/original/034872500_1788587080-photo_6116408067076329991_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339398/original/071195200_1788414214-1000851136.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7750180/original/000394600_1780558306-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335175/original/002603900_1787916904-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_12.31.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333784/original/020979700_1787807052-ChatGPT_Image_27_Agu_2026__11.59.05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532280/original/085965300_1628161371-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344565/original/055814500_1788950671-Screenshot__1038_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344374/original/050186400_1788943890-IMG_20260909_154853.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149804/original/091239300_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)