Gunung Ili Lewotolok NTT Erupsi Disertai Dentuman

Kolom abu keluar dari kawal setinggi 700 meter.

Diterbitkan 11 September 2026, 10:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Ili Lewotolok yang berada di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi, Jumat (11/9/2026) pukul 09.06 WITA. Kolom abu vulkanik teramati menjulang setinggi ± 700 meter di atas puncak gunung atau ± 2.123 meter di atas permukaan laut.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menjelaskan, kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat. Erupsi ini disertai dentuman/gemuruh sedang dan terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm serta durasi ± 1 menit 25 detik.

Hingga saat ini, Gunung Ili Lewotolok masih berada pada status Level II (waspada). PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk keselamatan warga dan wisatawan:

Dilarang masuk radius 2 km

Masyarakat maupun pengunjung/pendaki/wisatawan dilarang memasuki dan beraktivitas dalam wilayah radius 2 km, serta 3 km pada sektor selatan dan tenggara dari pusat aktivitas gunung. 2. Waspada lava dan awan panas — mewaspadai potensi bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan, tenggara, barat, serta timur laut.

Lindungi diri dari abu vulkanik

Warga diimbau menggunakan masker pelindung mulut dan hidung, serta perlengkapan pelindung mata dan kulit untuk mencegah gangguan pernapasan (ISPA). Tutup tempat penampungan air bersih agar terhindar dari paparan abu vulkanik.

Â