Danantara Pertimbangkan Terbitkan Obligasi Global, Tahun Depan?

Danantara masih menimbang momentum penerbitan global bond atau obligasi global. Salah satunya US Treasury menjadi pertimbangan.

Diterbitkan 28 November 2025, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) berencana untuk menerbitkan obligasi global atau global bond. Namun, penghitungan rating akan dilakukan lebih dahulu pada 2026. Managing Director Treasury Danantara, Ali Setiawan melihat global bond bisa jadi peluang untuk sumber pendanaan buat Danantara. Selain dari dividen BUMN sebagai sumber reguler dan fasilitas perbankan (bank fascility).

"Karena kita enggak bisa rely on one source of funding, jadi kita akan membuka source of funding yang lain, baik itu tadi bank facility yang tadi saya sampaikan, baik juga itu potensi global issuance dan memang kita melihat itu," ungkap Ali di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Meski begitu, dia masih akan menimbang momentum penerbitan obligasi global tersebut. Misalnya, ketika nilai US Treasury lebih rendah. Meski begitu, pada tahap awal, Danantara akan lebih dahulu melakukan pre-rating pada 2026.

"Waktu nanti momennya tepat misalnya US Treasury sudah turun rendah, jadi secara spread harga lebih murah ya mungkin kita bisa tapping. Nah yang kita akan lakukan yang pasti di tahun 2026 kita akan do pre-rating work dulu, pre-rating work untuk global issuance dulu," tuturnya.

Pre-rating akan dilakukan oleh Fitch, S&P, hingga Moody's. Langkah ini untuk memastikan kemampuan Danantara untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya.

"Sehingga kita sudah bisa mengukur kalau kita tap masuk ke pasar kira-kira bisa yield berapa yang kita capai. Nanti kita secara cost of fund juga maunya jangan terlalu tinggi. Kalau yield-nya masih tinggi ngapain kita istilahnya itu menjadi beban buat kita ke depannya," jelas dia.

"Kita akan tap into global issuance, kapannya belum tau kapannya, tapi yang pasti kita doing yang istilahnya PR-nya dulu nih ratingnya dulu, rating agency work pasti kita akan lakukan di tahun depan," Ali menambahkan.

Danantara Bakal Terbitkan Patriot Bond Jilid II

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melirik peluang penerbitan Patriot Bond jilid II. Pertimbangan utamanya adalah peminatan dsri para investor.

Managing Director Treasury Danantara, Ali Setiawan menerangkan, aspek minat investor menjadi penting sebagai pertimbangan. Lantaran, Patriot Bond merupakan instrumen obligasi yang diterbitkan melalui skema private placement.

"It's a private placement yang dimana kalau misalnya ada kedua ya kalau misalnya ada minat yang besar kita juga pasti akan (menyatakan) 'oke kita buka lagi', gitu ya dari peminat untuk berinvestasi di P bond tersebut," ungkap Ali di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Tunggu Minat Investor

Patriot Bond jilid I diminati puluhan konglomerat RI dengan himpunan dana mencapai Rp 51,75 triliun, lebih tinggi dari target Rp 50 triliun. Dana ini digunakan untuk sejumlah proyek strategis yang digarap Danantara, termasuk pengolahan sampah jadi energi listrik atau waste to energy.

Kembali soal rencana penerbitan Patriot Bond jilid II, Ali mengatakan hal itu bisa dilakukan jika minat investor positif.

"Ini karena interest reverse inquiry untuk misalnya berkontribusi di Patriot (Bond) yang kedua ini. Jadi bukan kita yang maksa tapi ini memang ada reverse inquiry dari mereka untuk ikut berpartisipasi," beber Ali.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6