Liputan6.com, Jakarta - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA tengah menghadapi tekanan kinerja dan keuangan. Kondisi tersebut mendorong Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Danantara Indonesia menyiapkan langkah turnaround untuk memperbaiki fondasi perusahaan.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengungkapkan sejumlah persoalan yang dihadapi INKA. Di antaranya posisi ekuitas perusahaan yang negatif, unsustain loan mencapai Rp 4,7 triliun, serta kerugian yang tercatat sebesar Rp 670 miliar.
Kondisi tersebut membuat pembenahan INKA perlu dilakukan secara serius dan menyeluruh. Perusahaan tidak hanya perlu memperbaiki sisi keuangan, tetapi juga membenahi berbagai aspek yang selama ini memengaruhi kinerja.
Advertisement
Dony menilai proses pemulihan INKA membutuhkan komitmen dari seluruh jajaran perusahaan. Tata kelola yang kuat menjadi salah satu fondasi utama agar upaya perbaikan dapat berjalan sesuai arah yang ditetapkan.
“Kita ingin melakukan turnaround. Dan turnaround itu hanya bisa dilakukan kalau kita punya komitmen yang sama ingin membuat perusahaan ini menjadi lebih baik, dengan governance yang benar.”
Menurut Dony, persoalan keuangan yang dihadapi INKA tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan jangka pendek. Diperlukan perubahan mendasar agar perusahaan dapat kembali memiliki kinerja yang sehat dan berkelanjutan.
Transformasi tersebut nantinya dituangkan dalam sebuah grand plan yang terintegrasi. Rencana itu akan menjadi acuan bagi INKA dalam melakukan pembenahan di berbagai lini perusahaan.
Agenda Transformasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349118/original/075313800_1789473268-DIK09246.JPG.jpeg)
Agenda transformasi INKA akan mencakup sejumlah aspek fundamental perusahaan. Mulai dari model bisnis, tata kelola, budaya kerja, kualitas produksi, operasional, teknik, keuangan, hingga proses bisnis akan dievaluasi dan dibenahi.
Langkah tersebut penting mengingat posisi INKA sebagai perusahaan manufaktur kereta api nasional. Perbaikan kinerja tidak hanya diperlukan untuk menyelesaikan persoalan internal, tetapi juga untuk memastikan perusahaan mampu bersaing di tengah perkembangan industri perkeretaapian.
Dony menekankan bahwa seluruh pembenahan harus berjalan secara terintegrasi. Dengan demikian, perbaikan keuangan tidak berdiri sendiri, melainkan didukung peningkatan efisiensi operasional, kualitas produksi, serta tata kelola perusahaan.
Kondisi utang yang mencapai Rp 4,7 triliun menjadi salah satu persoalan yang harus mendapatkan perhatian dalam proses turnaround tersebut. Begitu pula dengan ekuitas negatif dan kerugian Rp 670 miliar yang menunjukkan perlunya perbaikan fundamental terhadap kesehatan keuangan perusahaan.
Melalui grand plan transformasi, INKA diharapkan memiliki arah yang lebih jelas untuk keluar dari tekanan kinerja dan membangun kembali fondasi bisnisnya.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda penguatan perusahaan BUMN agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menghasilkan kinerja yang lebih sehat dalam jangka panjang.
Advertisement
Keluar dari Tekanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349121/original/076135900_1789473326-DIK09268.JPG.jpeg)
Pembenahan INKA juga memiliki dimensi strategis bagi industri nasional. Sebagai perusahaan manufaktur kereta api milik negara, INKA dinilai memiliki peran penting dalam pengembangan industri perkeretaapian sekaligus mendukung proses industrialisasi di dalam negeri.
Karena itu, proses turnaround tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan persoalan utang dan kerugian. Pemerintah ingin INKA kembali menjadi perusahaan manufaktur yang efisien, produktif, dan mampu memiliki daya saing di pasar global.
Dony menegaskan bahwa transformasi tersebut sejalan dengan keinginan Presiden untuk melihat industri kereta api Indonesia berkembang lebih maju.
“Karena saya maunya kayak tadi kan Presiden maunya industri kereta api kita ini betul-betul maju.”
Dengan kondisi keuangan yang saat ini masih menghadapi tekanan, INKA memiliki pekerjaan besar untuk memulihkan kinerja perusahaan. Penyelesaian persoalan utang, penguatan ekuitas, peningkatan efisiensi, dan pembenahan tata kelola menjadi bagian penting dari proses tersebut.
Transformasi juga diharapkan dapat memperbaiki kualitas produksi dan operasional sehingga INKA tidak hanya bergantung pada pemulihan keuangan, tetapi memiliki model bisnis yang lebih kuat.
Pada akhirnya, keberhasilan turnaround akan sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan grand plan dan komitmen seluruh jajaran perusahaan.
Jika pembenahan dapat berjalan menyeluruh, INKA diharapkan mampu keluar dari tekanan kinerja saat ini dan kembali menjadi pemain penting dalam industri perkeretaapian nasional maupun global.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5106272/original/077387000_1737601756-Bp2mi1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348864/original/095264800_1789460894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T152532.773.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349117/original/036678500_1789473250-DIK09287.JPG.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341196/original/008956100_1788588574-IMG-20260905-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3202357/original/016090900_1596805092-LRT2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340278/original/049024100_1788499344-Jepang_Indonesia.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336223/original/032337100_1788148159-IMG_6774.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3635821/original/073450800_1637147620-20211117-garuda-tutup-97-rute-penerbangan-Selama-Proses-restrukturisasi-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303757/original/046941100_1784692099-1000383983.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327219/original/035331600_1787063003-1000413133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327209/original/008742500_1787059920-MoU_bumn-koperasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311601/original/051710400_1785409436-IMG_20260730_153642_5.jpg)