Perjalanan KRL Jakarta-Bogor Tersendat Dampak Gangguan Listrik di Stasiun Depok

Sejumlah rangkaian KRL Commuter Line rute Jakarta-Bogor dan sebaliknya masih tertahan hingga 9.31 WIB. Hanya ada 1 jalur yang digunakan secara bergantian

Diterbitkan 18 November 2025, 09:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan kereta rel listrik (KRL) commuter line Jakarta-Bogor dan sebaliknya terganggu pada Selasa, 18 November 2025, pagi. Penyebabnya karena gangguan listrik aliran atas (LAA) di Stasiun Depok.

Gangguan tersebut dikeluhkan pengguna terjadi sejak 8.30 WIB, Selasa (18/11/2025) pagi. Beberapa warganet membagikan gambar sebuah kabel LAA Stasiun Depok yang terlepas dari sambungannya.

Akun media sosial resmi, KAI Commuter, @commuterline membagikan kondisi tersendatnya perjalanan KRL.

"Terdapat gangguan operasional di jalur 4 Stasiun Depok dan saat ini dalam penanganan petugas. Untuk perjalanan Commuter Line tujuan Stasiun Bogor dan tujuan Jakarta Kota dilayani secara bergantian di jalur 1 & 2. Selalu ikuti arahan petugas dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya," tulis akun X KAI Commuter, Selasa (18/11/2025).

Perkembangan terbaru, KAI Commuter menyatakan hanya ada 1 jalur yang digunakan secara bergantian yakni di Jalur 2. Dengan begitu, perjalanan kembali tersendat karena menimbulkan antrean masuk KRL.

Beberapa warganet membagikan video maupun foto saat petugas melakukan penanganan lepasnya kabel LAA Stasiun Depok. Tercatat, hingha 9.05 WIB, proses penyambungan kabel masih dilakukan.

Hingga 9.31 WIB, beberapa rangkaian KRL Commuter Line masih tertahan. Ada yang menunggu di Stasiun Bogor hingga Bojong Gede. Ada pula perjalanan tertahan di Stasiun Tebet maupun Pasar Minggu.

 

Naik KRL Pakai QRIS Tap

Sebelumnya diwartakan, warga Jabodetabek yang menggunakan transportasi umum kini bisa menikmati cara baru untuk membayar tiket atau naik KRL, MRT, TransJakarta, hingga LRT.

Bila biasanya mengandalkan kartu uang elektronik atau kode QR, kini pengguna transportasi umum bisa memakai layanan QRIS Tap berbekal smartphone.

Apa Itu QRIS Tap?

QRIS Tap merupakan pengembangan dari layanan QRIS memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC), di mana pengguna hanya perlu menempelkan ponsel ke mesin pemindai untuk melakukan pembayaran.

Layanan QRIS Tap ini sendiri diluncurkan Bank Indonesia pada 14 Maret 2025, setelah melalui uji coba sejak 2024.

 

Cara Pakai QRIS Tap di Smartphone

Hal pertama dan paling penting adalah untuk memastikan smartphone yang dipakai memiliki fitur NFC, dan memiliki aplikasi pembayaran (dompet digital) yang sudah mendukung QRIS Tap ini.

Saat ini, QRIS Tap baru bisa dipakai pengguna transportasi umum yang memiliki HP Android. Sementara untuk pemilik iPhone, tampaknya harus sedikit bersabar hingga fitur ini bisa digunakan.

Lanjut ke cara pakai QRIS Tap, kamu bisa mengikuti langkahnya di bawah ini:

  • Buka aplikasi mobile banking atau dompet digital yang sudah mendukung QRIS Tap, seperti Dana, GoPay, hingga BCA.
  • Pilih menu QRIS, lalu aktifkan QRIS Tap. Di aplikasi Dana, kamu bisa tap "Pay" dan sapu layar ke kiri untuk munculkan pilihan QRIS Tap.
  • Masukkan verifikasi PIN atau biometrik bila dibutuhkan.
  • Setelah klik QRIS Tap, tempelkan HP ke mesin pemindai di gate atau pintu.
  • Tunggu sesaat hingga muncul konfirmasi transaksi. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6