Persija vs Persib, STY Ungkap Alasan Masukkan Jordi Amat dan Ivan Mamut

STY mengungkapkan keputusannya melakukan pergantian pemain di babak kedua yang mengubah jalannya pertandingan.

OlehThomas
Diterbitkan 12 September 2026, 19:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta berhasil menang dramatis 2-1 atas Persib Bandung di pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Pada laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9/2026), Macan Kemayoran menang berkat gol menit akhir Ivan Mamut.

Main dihadapan 58.000 penonton di GBK, Persija mendominasi babak pertama. Pasukan Shin Tae-yong unggul di akhir babak pertama melalui sontekan Alexander Jeremejeff.

Keunggulan Persija sirna pada menit 81. Persib bisa menyamakan skor melalui Balsa Sekulic. Beruntung Persija punya Mamut. Sundulan pemain yang baru bergabung pekan ini tersebut memastikan kemenangan di menit 90+5.

Perubahan taktik yang dilakukan Shin Tae-yong di babak kedua jadi sorotan. STY mengganti kapten Rizky Ridho dengan memasukkan Jordi Amat dan Mamut menggantikan Rayhan Hannan di menit 78.

Pergantian ini hampir berujung fatal. Gol balasan Persib tercipta selang tiga menit usai Jordi Amat dimasukkan. Pertahanan Persija kocar-kacir ketika diserang Persib. Beruntung Persija diselamatkan oleh Mamut.

 

 

Pernyataan STY di Jumpa Pers

Usai pertandingan, STY menjelaskan alasan memasukkan Amat dan Mamut di menit 78 yang mengubah jalannya pertandingan.

STY terpaksa mengganti Ridho dengan Amat karena bermasalah dengan kebugarannya. Sedangkan untuk Mamut, STY langsung memberikan kesempatan debut karena yakin dengan kemampuannya di depan gawang.

"Terkait Rizky Ridho, sebenarnya setelah sekitar 10 menit babak kedua berjalan, ada laporan bahwa dia mengalami masalah pada otot kakinya, sehingga situasi memaksa saya untuk menggantikannya dengan Jordi. Mengenai Ivan Mamut, sejak awal saya menilai dia adalah pemain yang memiliki insting penyelesaian akhir yang sangat baik," tegas STY.

Persaingan Sengit

STY sendiri mengakui laga Persija vs Persib sangat berat. Menurut STY, Persib mampu memberikan perlawanan sengit terutama di babak kedua sehingga timnya cukup kerepotan.

"Ya, dalam sepak bola, kita memang tidak mungkin bisa terus-menerus mendominasi secara menguntungkan sepanjang 90 menit penuh. Di setiap fase dan momen pertandingan, momentum permainan akan selalu berpindah-pindah bagi kedua belah tim. Di awal babak pertama kami sempat sedikit tertekan, lalu di pertengahan hingga akhir babak pertama kami berhasil mencetak gol dan memegang kendali laga."

"Secara keseluruhan kami memang lebih banyak menguasai bola, namun Bandung adalah tim yang sangat berkualitas, sehingga mereka pun sempat beberapa kali mencari celah untuk melancarkan serangan balik," pungkas STY.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Prediksi Inter vs Udinese: Lupakan Kekalahan dari Real Madrid

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan