Harga Emas Pegadaian 12 September 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,5 Juta

Harga emas di Pegadaian kompak menguat. Berikut daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, (12/9/2026).

Diterbitkan 12 September 2026, 12:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas Galeri24, Antam dan UBS di Pegadaian menguat pada Sabtu, (12/9/2026) setelah sempat tertekan kemarin. Tiga produk logam mulia tersebut kompak naik Rp 5.000.

Mengutip laman Pegadaian saat dipantau pukul 12.43 WIB, harga emas Galeri24 ditetapkan Rp 2.555.000 per gram. Harga emas Galeri24 naik sekitar Rp 5.000 dari perdagangan kemarin Rp 2.550.000 per gram.

Selain itu, harga emas Antam dibanderol Rp 2.644.000 per gram. Harga emas Antam juga naik Rp 5.000 dari perdagangan kemarin yang ditetapkan Rp 2.639.000 per gram. Kemudian harga emas UBS dipatok Rp 2.579.000 per gram. Harga emas UBS naik Rp 5.000 dari perdagangan sebelumnya Rp 2.579.000 per gram.

Adapun harga emas di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu.

Melihat dari ukuran emas yang ditawarkan di Pegadaian, emas Galeri24 ditawarkan mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Selanjutnya Antam tersedia mulai ukuran 0,5 gram hingga 100 gram. Kemudian UBS menawarkan ukuran mulai 0,5 gram hingga 500 gram.

Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian Hari Ini

Berikut rincian harga emas Pegadaian berdasarkan masing-masing merek:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.340.000
  • 1 gram: Rp 2.555.000
  • 2 gram: Rp 5.046.000
  • 5 gram: Rp 12.524.000
  • 10 gram: Rp 24.981.000
  • 25 gram: Rp 62.117.000
  • 50 gram: Rp 124.137.000
  • 100 gram: Rp 248.151.000
  • 250 gram: Rp 618.853.000
  • 500 gram: Rp 1.237.704.000
  • 1.000 gram: Rp 2.475.407.000

 

Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.373.000
  • 1 gram: Rp 2.644.000
  • 2 gram: Rp 5.226.000
  • 3 gram: Rp 7.813.000
  • 5 gram: Rp 12.987.000
  • 10 gram: Rp 25.919.000
  • 25 gram: Rp 64.658.000
  • 50 gram: Rp 129.256.000
  • 100 gram: Rp 258.432.000

 

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.394.000
  • 1 gram: Rp 2.579.000
  • 2 gram: Rp 5.118.000
  • 5 gram: Rp 12.647.000
  • 10 gram: Rp 25.160.000
  • 25 gram: Rp 62.777.000
  • 50 gram: Rp 125.296.000
  • 100 gram: Rp 250.493.000
  • 250 gram: Rp 626.048.000
  • 500 gram: Rp 1.250.627.000.

Harga Emas Dunia Melesat

Sebelumnya, harga emas menguat lebih dari 1% pada Jumat, 11 September 2026 (Sabtu pagi Jakarta). Harga emas dunia bangkit kembali dari penurunan baru-baru ini dan menemukan titik dasar jangka pendek, meskipun data inflasi Amerika Serikat (AS) yang kuat memperkuat harapan kenaikan suku bunga oleh the Federal Reserve (the Fed) pekan depan.

Mengutip CNBC, Sabtu (12/9/2026), harga emas spot naik 1,1% menjadi US$ 4.363,01 per ons. Namun, logam mulia ini mencatat penurunan sekitar 1,5% sepanjang pekan.

"Emas pulih dengan cepat setelah sempat turun sesaat, karena data CPI tampaknya memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pekan depan. Volatilitas cenderung mereda karena pasar sudah memperhitungkan kemungkinan kenaikan sebesar 70%," ujar seorang pedagang logam independen, Tai Wong.

"Pergerakan harga saat ini mengindikasikan bahwa emas sedang menemukan titik dasar jangka pendek setelah penurunan baru-baru ini,” ia menambahkan.

Harga emas berjangka AS ditutup hampir tidak berubah di level US$ 4.408,90 per ons.

Harga sempat turun hampir 2% pada Kamis setelah data Indeks Harga Produsen (PPI) AS menunjukkan kenaikan harga yang sesuai dengan ekspektasi pada Agustus.

 

 

Sentimen Harga Minyak

Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 0,4% bulan lalu setelah sebelumnya naik tipis 0,1% pada Juli, menurut data Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) yang dirilis pada Jumat.

Harga minyak turun, tetapi tetap berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan.

Harga minyak yang lebih tinggi memicu kekhawatiran inflasi, sehingga memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga. Meskipun emas biasanya dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil (bunga).

Para pedagang memperhitungkan peluang sebesar 87% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan The Fed pekan depan, naik dari 67% sebelum data inflasi dirilis, menurut data CME FedWatch Tool.

Permintaan emas di India cenderung lesu pekan ini karena fluktuasi harga membuat pembeli menahan diri, sementara permintaan investasi tetap kuat di China, negara konsumen emas terbesar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6