Aturan KUR Perumahan Ditargetkan Rampung Akhir Juli 2025

Menteri PKP Maruarar Sirait memastikan aturan soal KUR untuk sektor perumahan akan selesai akhir Juli 2025. Skema ini diharapkan menjadi terobosan penting dalam pembiayaan rumah rakyat.

Diterbitkan 15 Juli 2025, 13:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan bahwa regulasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor perumahan akan selesai pada akhir Juli 2025. Kebijakan ini merupakan salah satu terobosan yang tengah disiapkan pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor infrastruktur nasional.

“Kami berusaha agar akhir Juli ini regulasinya sudah bisa dirilis,” ujar Menteri Ara, sapaan akrabnya, usai melakukan pembahasan bersama Kementerian BUMN di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (15/7/2025).

Ara menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar pelaksanaan program KUR perumahan dapat memberikan dampak ekonomi berganda.

Beberapa pihak yang dilibatkan antara lain pengembang properti, distributor bahan bangunan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, hingga pihak swasta seperti Danantara.

“Kalau kata Menteri Keuangan, program ini harus ‘melenting’—artinya dari usaha mikro bisa naik jadi kecil, lalu ke menengah. Harus ada manfaat berjenjang,” tegasnya.

 

Jadwal Pertemuan Finalisasi Skema KUR

Untuk mematangkan desain skema KUR perumahan, Menteri Ara menjadwalkan pertemuan dengan dua pihak penting pekan ini.

  • Hari Kamis: Pertemuan dengan manajemen Danantara
  • Hari Jumat: Pembahasan dengan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan menyeluruh, mulai dari aspek regulasi, prosedur teknis, hingga kesiapan sumber daya manusia yang akan menjalankan program ini.

 

Program KUR Perumahan Jadi Tonggak Sejarah Baru

Sebelumnya, Ara menekankan bahwa kehadiran KUR untuk sektor perumahan merupakan langkah historis.

“Sejak Indonesia merdeka, belum pernah ada KUR yang ditujukan khusus untuk sektor perumahan,” ungkapnya pada Selasa (8/7/2025).

Ia pun mengapresiasi komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dianggap telah menghadirkan solusi pembiayaan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat.

“Ini adalah sesuatu yang sangat spesial. KUR perumahan perlu disiapkan dengan matang agar benar-benar tepat sasaran,” lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyebut bahwa peluncuran KUR perumahan ditargetkan bisa dilakukan pada Juli 2025, setelah seluruh perangkat regulasi dan koordinasi lintas lembaga dirampungkan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6