Setelah 2 Kali Batal, Rapat Utang Piutang Batavia Air Digelar

Rapat untuk membahas utang piutang Batavia Air mengalami 2 kali kegagalan. Setelah 2 kali batal, rapat yang dipimpin kurator tersebut akhirnya dilaksanakan hari ini.

Diterbitkan 22 Maret 2013, 12:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Rapat untuk membahas utang piutang Batavia Air mengalami 2 kali kegagalan. Setelah 2 kali batal, rapat yang dipimpin kurator tersebut akhirnya dilaksanakan hari ini.

Rencana pertemuan antara manajemen PT Metro Batavia (Batavia Air) dengan kurator dan pihak terkait lainnya dengan agenda pencocokan utang piutang akhirnya terlaksana pada Jumat (22/3/2013) ini, berlokasi di City Walk Sudirman.

Pertemuan sempat tertunda dari awalnya berlangsung pada Kamis (14/3/2013) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat yang kemudian dipindah di PRJ Kemayoran dan pada akhirnya batal karena tak dapat izin.

"Jadi hari ini kami membahas masalah verifikasi dan pencocokan piutangnya, yang bentuknya dalam tagihan kepada debitor," ujar Hakim pengawas PT Metro Batavia, Nawawi Pomolango pada acara Rapat Kreditur Batavia Air di Jakarta, Jumat (22/3/2013).

Nawawi menjelaskan, rapat kali ini kelanjutan dari rapat verifikasi yang sempat tertunda pada rapat pertama.

Dalam pertemuan, akan membahas pemahaman mengenai kejadian fakta pailitnya Batavia Air, pada akhir Januari 2013 lalu dan berkaitan dengan kondisi utang piutang maskapai ini.

Pada saat perjalanan rapat, lanjut Nawawi, ada sekitar 200 kreditur yang terdiri dari manajemen PT Angkasa Pura dan para pemilik perusahaan yang memiliki piutang kepada Batavia Air. Hadir pula perwakilan dari karyawan.

Seperti yang diketahui, agenda rapat kreditur ini utk melakukan verifikasi data terkait masalah piutang dan aset PT Metro Batavia.

Pada pertemuan ini, kurator akan terus melakukan pengecekan data aset dan utang, baik dari versi kreditur dan versi debitur. (Dis/Nur)





Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6