Sukses

Cerita Arifin Tasrif jadi Menteri, Diminta Pulang Jokowi Seminggu Lalu

Liputan6.com, Jakarta - Arifin Tasrif telah resmi menjabat sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pemerintahan periode kedua Presiden Joko‎ Widodo (Jokowi). Sebelumnya dia menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jepang.

Arifin mengaku diminta untuk pulang ke Jakarta dan baru dikabari akan menduduki jabatan di Kabinet Indonesia Maju pada pekan lalu. Namun, dia belum mengetahui tugas apa yang akan diembannya.

"Saya menerima tugas ini kurang lebih seminggu lalu, disuruh pulang ke Jakarta," kata ‎Arifin saat memberikan sambutan serah terima jabatan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (21/10/2019).

Arifinpun mengaku, baru tadi malam bertemu Presiden Jokowi untuk menerima amanat memimpin Kementerian ESDM. Kemudian Rabu pagi baru mener‎ima nomenklatur Surat Keputusan penugasan sebagai Menteri ESDM.

"Tadi malam baru tau, tadi pagi turun nomenklatur," tuturnya.

Sebelum menjabat Menteri ESDM, Arifin ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jepang di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo.

Arifin dilantik sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jepang pada 13 Maret 2017 lalu. Pengangkatannya berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 32 P Tahun 2016 dan Nomor 35 P Tahun 2017 tentang Pengangkatan Duta Besar RI, ditetapkan pada 10 Maret 2017.

2 dari 3 halaman

Serah Terima Jabatan Menteri ESDM, Ini Pesan Jonan ke Arifin Tasrif

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar serah terima jabatan Menteri ESDM dari Ignasius Jonan ke Arifin Tasrif, yang baru dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pantauan Liputan6.com, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (23/10/2019) acara tersebut dihadiri ‎Mantan Menteri ESDM Sudirman Said, Mantan Wakil Menteri ESDM Susilo Siswo Utomo, Anggota DPR Kardaya Warnika dan Ramson Siagian. Selain itu juga dihadiri beberapa direksi perusahaan sektor minyak dan gas bumi, mineral dan batubara, serta sektor kelistrik.

Dalam acara tersebut Jonan memberikan gambaran tugas ke Arifi‎n yang perlu diselesaikan, yaitu pelayanan ke masyarakat khususnya pada sektor kelistrikan dan mengenai lingkungan untuk meredam pemanasan global dengan menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) diantaranya program pencampuran 30 persen biodiesel dengan solar (B30).

"‎Pelayana untuk rakyat listrik elektirfikasi, climate changes penggunaan biodiesel sebagainya," kata Jonan, saat memberikan sambutan serah terima jabatan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (21/10/2019).‎‎

‎Jonan mengaku tidak asing dengan Arifin Tasrif, sebab ketika dia melakukan perjalanan dinas ke Jepang selalu berurusan dengan Arifn. Bahkan, sebelumnya pun sudah mengenal cukup lama.

‎"Pertama saya ucapkan selamat pada Pak Arifin Tasrif, Duta Besar atas jabatan barunya, saya mengenang beliau cukup lama 20 tahun, cuma saya tambah tua bapak tambah muda. Mungkin temannya ganti ganti," tutur Jonan.

Jonan mengaku senang jabatan Menteri ESDM diisi Arifin, sebab mantan Direktur Utama Pukuk Indonesia tersebut sebab sudah mengetahui sektor energi dan migas dengan pengalaman yang dimilikinya.

"Saya senang pak Arifin sudah tidak asing dengan sektor energi, yang asing minera batubara saja, sektor energi migas karena sebelumnya di pupuk yak pak," tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Menteri ESDM Jamin Rakyat Tak Mampu Tetap Dapat Subsidi Elpiji 3 Kg
Artikel Selanjutnya
12 Proyek Migas Beroperasi di 2020