Sukses

Di China, Wanita Rela Rogoh Rp 434 Miliar demi Pacar Virtual

Liputan6.com, Jakarta - Wanita asal China dilaporkan menghabiskan uang dalam jumlah fantastis untuk bisa berinteraksi dengan pacar virtual. Hal ini diungkap oleh biro riset asal China Jiguang dalam survei terbarunya.

Biro riset asal negeri tirai bambu itu mengungkap, total uang yang dihabiskan para wanita untuk hal ini mencapai US$ 32 juta. Kebanyakan wanita di China bisa menikmati sensasi memiliki pacar virtual lewat simulator gim online bernama "Love and Producer".

Dalam simulator tersebut tiap pengguna bisa memilih 'pria' idamannya masing-masing. Setelahnya, mereka juga bisa berinteraksi dan menggoda layaknya hubungan pada umumnya.

Dilaporkan NextShark, Jumat (9/2/2018) saat ini pengguna simulator tersebut sudah mencapai 2 juta setiap harinya. Meski baru diluncurkan Desember lalu, simulator ini sudah menjadi salah satu aplikasi favorit penduduk China.

Mereka yang menjadi pengguna juga bisa membeli berbagai hadiah dan barang tertentu untuk diberikan kepada kekasih virtual-nya. Sebagian besar pengguna simulator ini merupakan wanita di usia 20 tahun awal.

Sebelumnya, layanan pacar virtual ini juga tengah digandrungi oleh para lelaki. Berbeda dengan wanita yang memilih menggunakan simulator, lelaki China justru mencari pendamping dengan memanfaatkan situs jual beli TaoBao.

Wanita muda di China yang ingin mendapatkan uang dengan cepat sering menawarkan layanan pacar virtual melalui Taobao. Para penyedia layanan pacar virtual akan bersedia untuk mendengarkan keluhan klien mereka tentang hari mereka yang berat di tempat kerja.

1 dari 2 halaman

Gim pacar virtual China

Gim online ini diproduksi oleh Pape Games developer. Sebelum meluncurkan Love and Producer, Pape Games developer gim yang berbasis di Shanghai, Tiongkok telah berhasil meraup kuntungan dengan gim Miracle Nikki.

Gim tersebut, merupakan gim fashion yang diluncurkan pada 2015, di mana para pemainnya mengeluarkan banyak uang untuk membeli baju-baju bagus untuk karakter mereka dalam gim tersebut.

"Simulasi dan koleksi karakter merupakan tema permainan yang feminim dan populer, apalagi jika ditambahkan kisah cinta di dalamnya," kata Turian Tan, Analisis Gim dari firma IDC di Beijing, melansir Quartz.

Menurutnya, pemain wanita sangat aktif bermain gim berbasis ponsel yang sangat mudah dioperasikan, santai, dan memiliki konten feminim. Dari situ, wanita pemain gim di Tiongkok juga mengalami peningkatan. Tak hanya pada gim feminim saja, beberapa gim heroik juga banyak diminati oleh para wanita.

Artikel Selanjutnya
5 Youtuber Mobile Legends dengan Pendapatan Fantastis
Artikel Selanjutnya
Nama Bos Xiaomi Dicatut Penipu yang Tawarkan Rp 141 Triliun