Prabowo Panggil Kapolri-Panglima TNI, Soroti Penanganan Kebakaran Hutan

Prabowo menerima laporan mengenai kondisi terkini di lapangan, termasuk upaya penanganan dan pengendalian kebakaran hutan.

Diterbitkan 02 September 2026, 05:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo bertemu Panglima TNI/Kapolri bahas penanganan karhutla di Sumatera dan Kalimantan.
  • Prabowo meminta penindakan tegas terhadap korporasi pelaku karhutla, termasuk pencabutan izin.
  • Pemerintah memperkuat koordinasi dan mengantisipasi meluasnya titik kebakaran.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (1/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan.

“Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi nasional serta penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9/2026).

Teddy mengatakan Prabowo menerima laporan mengenai kondisi terkini di lapangan, termasuk upaya penanganan dan pengendalian kebakaran hutan. Pemerintah terus memperkuat koordinasi agar penanganan berjalan cepat dan terpadu.

“Presiden menerima laporan mengenai perkembangan kondisi di lapangan, termasuk langkah penanganan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

“Pemerintah terus memperkuat koordinasi untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan terpadu, sekaligus mengantisipasi meluasnya titik kebakaran,” sambung Teddy.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Kabaintelkam Komjen Pol. Yuda Gustawan, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kabaloghan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, serta Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto.

 

 

Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak

Prabowo menegaskan pemerintah akan menindak tegas korporasi yang terbukti terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan. Ia juga memerintahkan aparat penegak hukum menyelidiki dugaan keterlibatan perusahaan dalam karhutla.

“Apalagi kalau ada korporasi yang menyuruh, itu saya minta polisi, kejaksaan, selidiki. Intelijen, selidiki, ya. Kalau ada indikasi, segera laporan, kita segera cabut,” kata Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Aju Riau, Senin (24/8/2026).

Prabowo menyatakan izin korporasi akan dicabut apabila ditemukan indikasi perusahaan terlibat dalam pembakaran lahan. Ia menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran tersebut.

“Siapapun, korporasi apapun, ada sedikit indikasi mereka ikut menyuruh membakar-bakar, kita cabut izinnya. Seluruh izin korporasi itu kita cabut. Saya tidak main-main, ya, tolong kepolisian, saya kira di sini main peran yang sangat penting,” tuturnya.

Selain korporasi, Prabowo meminta aparat mencegah masyarakat maupun oknum yang sengaja membakar lahan dengan alasan apa pun.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan untuk mencegah praktik pembakaran lahan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6