Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan terpantau kembali berfluktuasi mengacu data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Selasa (1/9/2026).
Sebut saja harga beras, minyak goreng, dan gula terpantau mulai stabil. Contohnya, beras kualitas super I kemarin dijual Rp 18.400 per kilogram (kg), namun kini hanya Rp 17.200 per kg. Kemudian beras kualitas medium I dan kualitas bawah I kini diberi harga Rp 16.100 per kg dan Rp 14.900 per kg.
Sementara itu, harga minyak kemasan bermerek I kemarin sempat dijual dengan harga Rp 26.850 per kg, namun kini bertengger di angka Rp 23.600 per kg. Begitu pula dengan gula pasir varian premium yang sempat diberi harga Rp 22.400 per kg kini kembali ke angka Rp 20.650 per kg.
Advertisement
Berikut adalah daftar lengkap harga beras, minyak, dan gula:
Harga Beras
- Kualitas Super: Tipe I dijual seharga Rp 17.200 per kg, dan tipe II di harga Rp 16.750 per kg.
- Kualitas Medium: Tipe I dan tipe II dibanderol seharga Rp 16.100 dan Rp 15.950 per kg.
- Kualitas Bawah: Tipe I dipasarkan seharga Rp 14.900 per kg, sedangkan tipe II seharga Rp 14.750 per kg.
Harga Minyak dan Gula
- Minyak Goreng: Kemasan bermerek 1 dipatok di harga Rp 23.600 per kg, kemasan bermerek 2 seharga Rp 23.600 per kg, dan jenis curah di harga Rp 20.550 per kg.
- Gula Pasir: Varian premium dijual Rp 20.650 per kg, sedangkan gula pasir lokal dibanderol seharga Rp 18.900 per kg.
BPS Catat Inflasi Agustus 2026 Sebesar 0,21%
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4521723/original/093449500_1690878545-20230801-BPS-Inflasi-Juli-Angga-3.jpg)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi pada Agustus 2026 sebesar 0,21% secara bulanan atau month-to-month (mtm). Harga daging ayam ras menjadi salah satu komoditas utama pendorong inflasi bulanan tersebut.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyampaikan langsung capaian inflasi bulanan sebesar 0,21% tersebut.
"Pada Agustus 2026 terjadi inflasi sebesar 0,21% secara bulanan (month-to-month), atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,73 pada Juli 2026 menjadi 111,97 pada Agustus 2026," ungkap Ateng dalam konferensi pers Berita Resmi Statistik, Selasa (1/9/2026).
Sementara itu, secara tahunan atau year-on-year (yoy), Indonesia mengalami inflasi sebesar 3,19%, dan secara tahun kalender (year-to-date/ytd) tercatat inflasi sebesar 1,86%.
Ateng menjelaskan, kelompok pengeluaran pendorong inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,57% serta memberikan andil inflasi sebesar 0,17%.
"Adapun komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau terutama daging ayam ras dengan andil inflasi 0,08%," ucapnya.
"Kemudian cabai rawit, ikan segar, dan juga beras dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,02%, serta kacang panjang, buncis, jagung manis, mentimun, semangka, sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret putih mesin (SPM) dengan andil inflasi masing-masing 0,01%," sambung Ateng.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3552918/original/093561000_1630045352-cek_fakta_kpk_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552691/original/021118100_1775819655-Dedi_Mulyadi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333506/original/017979900_1787792443-ev9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336533/original/011425200_1788164909-cek_fakta_pppk_kemenag.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331559/original/057004400_1787549998-IMG_20260824_123907.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4823389/original/093315500_1714990090-Gerakan_pasar_murah_untuk_tekan_harga_bawang_merah_yang_masih_tinggi-ANGGA_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1832115/original/094389100_1516009105-Harga-Beras-Naik1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1223093/original/001717500_1462280591-20160503-Pasar--Inflasi-Masih-Terkendali-Hingga-Juni-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)