Resep Tahu Bulat ala Abang-Abang, Kopong dan Renyah Meski Sudah Dingin

0(0)

Pelajari resep tahu bulat ala abang-abang yang garing di luar dan kopong di dalam, lengkap dengan bahan, cara membuat, serta tips anti kempes dan tetap renyah.

Diterbitkan 01 September 2026, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Tahu bulat menjadi salah satu jajanan kaki lima yang mudah dikenali. Resep tahu bulat ala abang-abang banyak dicari karena camilan berbentuk bulat ini terkenal dengan teksturnya yang garing di luar, kopong di dalam, serta cita rasa gurih yang ringan. Jajanan ini semakin populer karena sering dijajakan menggunakan mobil keliling dengan suara khas penjual yang menawarkan tahu bulat goreng dadakan.

Tidak sedikit orang yang penasaran bagaimana cara membuat tahu bulat dengan tekstur seperti yang dijual abang-abang. Sebenarnya, camilan ini bisa dibuat sendiri di rumah menggunakan bahan yang cukup sederhana. Kunci utamanya bukan hanya pada komposisi bahan, tetapi juga cara mengurangi kadar air pada tahu, membentuk adonan, hingga mengatur suhu minyak saat menggoreng.

Melalui resep tahu bulat ala abang-abang berikut, tahu putih dapat diolah menjadi camilan yang mengembang, memiliki bagian tengah kopong, dan tetap terasa renyah setelah beberapa saat diangkat dari penggorengan. Simak ulasannya dari Liputan6.com, Selasa (1/9/2026).

Bahan-Bahan untuk Membuat Tahu Bulat

Sebelum mulai membuat adonan, siapkan seluruh bahan agar proses memasak lebih mudah. Bahan utama yang digunakan adalah tahu putih segar. Pilih tahu yang teksturnya lembut dan tidak terlalu keras agar mudah dihancurkan serta dibentuk menjadi adonan. Berikut bahan yang dapat digunakan:

  • 500 gram tahu putih

  • 1-2 butir kuning telur

  • 1 sendok teh baking powder

  • 2 sendok teh kaldu bubuk

  • 1/2 sendok teh garam

  • 1/2 sendok teh merica bubuk

  • 1 sendok teh gula pasir

  • 2-3 siung bawang putih, haluskan

  • Micin secukupnya sesuai selera

  • Minyak goreng secukupnya

Takaran bumbu dapat disesuaikan dengan selera. Jika ingin rasa yang lebih gurih, kaldu bubuk dapat ditambahkan secukupnya. Sementara itu, bawang putih memberikan aroma dan rasa khas pada tahu bulat.

1. Pilih Tahu Putih yang Tepat

Pemilihan tahu menjadi salah satu bagian penting dalam membuat tahu bulat. Gunakan tahu putih yang masih segar dengan tekstur lembut. Hindari tahu kuning atau tahu yang sudah memiliki rasa karena dapat memengaruhi warna dan cita rasa hasil akhirnya.

Tahu yang terlalu keras juga kurang ideal karena akan lebih sulit dihancurkan hingga benar-benar halus. Sebaliknya, tahu yang lembut akan lebih mudah diolah menjadi adonan yang padat dan mudah dibentuk. Sebelum digunakan, tahu sebaiknya dicuci terlebih dahulu. Setelah itu, tahu dapat dihancurkan menggunakan tangan, garpu, atau alat penghalus hingga tidak ada bagian yang menggumpal.

2. Peras Tahu hingga Benar-Benar Kering

Salah satu rahasia tahu bulat yang bisa mengembang dan memiliki bagian tengah kopong terletak pada kadar air tahu. Setelah dihancurkan, tahu harus diperas sampai airnya berkurang sebanyak mungkin. Gunakan kain bersih, kain saring, atau saringan halus untuk membantu memeras tahu. Tekan adonan secara perlahan hingga air keluar dan tahu menjadi lebih kering.

Tahap ini tidak boleh dilewatkan karena tahu yang terlalu basah dapat menghasilkan adonan lembek. Adonan juga akan lebih sulit dibentuk dan berisiko membuat tahu bulat tidak mengembang secara maksimal ketika digoreng. Semakin kering tahu, semakin mudah adonan menyatu dengan bahan lainnya. Tekstur tahu yang lebih padat juga membuat bulatan tidak mudah pecah saat masuk ke dalam minyak.

3. Campurkan Tahu dengan Bumbu

Masukkan tahu yang sudah diperas ke dalam wadah. Tambahkan kuning telur, baking powder, bawang putih halus, kaldu bubuk, garam, merica, gula, dan sedikit micin jika digunakan. Aduk atau uleni seluruh bahan menggunakan tangan hingga tercampur rata. Pastikan baking powder dan bumbu tidak hanya terkumpul di satu bagian agar rasa tahu bulat tetap merata.

Perhatikan konsistensi adonan. Adonan yang baik terasa cukup padat dan bisa dipulung tanpa mudah hancur. Jika adonan terlalu kering hingga sulit menyatu, tambahkan sedikit kuning telur. Namun, jangan menambahkan terlalu banyak cairan karena dapat membuat adonan kembali lembek.

4. Bentuk Adonan Menjadi Bulatan

Setelah adonan tercampur sempurna, ambil sedikit adonan lalu bulatkan menggunakan telapak tangan. Bentuk hingga permukaannya halus dan tidak memiliki retakan. Usahakan ukuran setiap tahu bulat relatif sama agar seluruhnya matang secara bersamaan.

Jangan membuat bulatan terlalu besar karena bagian dalamnya akan membutuhkan waktu lebih lama untuk matang. Jika permukaan adonan masih retak ketika dibulatkan, uleni kembali hingga lebih menyatu. Bulatan yang halus akan membantu menjaga bentuk tahu ketika mulai mengembang di dalam minyak.

5. Dinginkan Adonan sebelum Digoreng

Tahu yang sudah dibentuk sebaiknya tidak langsung digoreng. Letakkan seluruh bulatan dalam wadah tertutup, kemudian simpan di dalam kulkas selama sekitar tiga hingga empat jam. Pendinginan membantu adonan menjadi lebih padat dan stabil.

Dengan begitu, tahu tidak mudah berubah bentuk atau hancur ketika dimasukkan ke dalam minyak. Tahap ini juga bisa dilakukan lebih lama jika ingin menyiapkan tahu sebelum waktu menggoreng. Pastikan tahu disimpan dalam wadah tertutup agar tidak menyerap aroma makanan lain dari dalam kulkas.

6. Cara Menggoreng Tahu Bulat agar Mengembang

Teknik menggoreng menjadi tahap yang sangat menentukan keberhasilan tahu bulat. Berbeda dengan beberapa jenis gorengan lainnya, tahu bulat sebaiknya dimasukkan ke dalam minyak ketika minyak masih dingin atau baru mulai hangat.

Masukkan tahu secukupnya ke dalam minyak, kemudian nyalakan kompor menggunakan api sedang cenderung kecil. Hindari menggunakan api besar sejak awal karena bagian luar tahu dapat cepat matang sementara bagian dalam belum sempat mengembang.

Selama proses menggoreng, aduk tahu secara perlahan dan terus-menerus. Gerakan ini membantu panas menyebar secara merata dan membuat seluruh permukaan tahu matang dengan baik.

Ketika mulai mengembang, tahu dapat digoreng hingga permukaannya berubah menjadi kuning kecokelatan. Proses ini umumnya membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit, tergantung jumlah tahu, ukuran bulatan, dan kestabilan panas minyak.

7. Jangan Langsung Angkat saat Tahu Baru Mengembang

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah mengangkat tahu terlalu cepat ketika ukurannya baru mulai membesar. Padahal, bagian dalamnya mungkin belum matang sempurna.

Setelah tahu mulai mengembang, lanjutkan proses penggorengan sambil tetap mengaduknya. Pastikan warna kulit sudah merata dan permukaannya terasa lebih kering.

Tahu yang matang sempurna akan memiliki kulit luar yang renyah, sementara bagian tengahnya terasa ringan dan kopong. Jika langsung diangkat ketika masih pucat, teksturnya bisa lebih mudah kempes setelah beberapa menit.

8. Tiriskan Tahu dengan Benar

Setelah tahu berwarna kuning kecokelatan dan matang, angkat menggunakan saringan. Tiriskan minyak hingga tidak ada minyak berlebih yang menempel pada permukaannya.

Jangan langsung memasukkan tahu yang masih panas ke dalam wadah tertutup. Uap panas yang terperangkap dapat membuat permukaan tahu menjadi lembap sehingga kerenyahannya berkurang.

Letakkan tahu di atas saringan atau wadah yang memiliki sirkulasi udara cukup. Setelah uap panas berkurang, tahu bisa disajikan atau dimasukkan ke wadah terbuka.

9. Sajikan Tahu Bulat dengan Aneka Bumbu

Tahu bulat paling nikmat disantap ketika masih hangat. Tekstur luarnya yang renyah berpadu dengan bagian dalam yang ringan dan kopong membuat camilan ini cocok untuk teman bersantai.

Agar semakin mirip dengan jajanan kaki lima, tahu bulat dapat disajikan dengan berbagai pilihan bumbu tabur. Mulai dari rasa balado, barbeque, keju, pedas, jagung bakar, hingga bumbu gurih sesuai selera.

Jika ingin rasa yang lebih sederhana, tahu bulat juga sudah cukup nikmat hanya dengan tambahan sedikit garam atau cabai bubuk.

Pertanyaan Seputar Resep Tahu Bulat ala Abang-abang

Apa rahasia agar tahu bulat bisa kopong seperti buatan abang-abang?

Rahasia utama tahu bulat kopong adalah memeras tahu hingga benar-benar kering, menggunakan baking powder yang aktif (terutama jenis double acting), dan mendinginkan adonan di kulkas minimal 3 jam sebelum digoreng.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendinginkan adonan tahu bulat di kulkas?

Adonan tahu bulat sebaiknya didiamkan di kulkas dalam wadah tertutup selama minimal 3 hingga 4 jam. Proses pendinginan ini membantu memadatkan adonan dan menjaga bentuknya agar tidak hancur saat digoreng.

Bagaimana cara menggoreng tahu bulat agar tidak kempes dan meledak?

Untuk menggoreng tahu bulat agar tidak kempes dan meledak, masukkan adonan ke dalam minyak yang masih dingin atau hangat. Setelah tahu masuk, baru nyalakan api sedang cenderung kecil. Penting juga untuk terus mengaduk tahu bulat selama penggorengan.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu