10 Tanaman Buah yang Bisa Ditanam di Wadah Besar Selain Pot Biasa, Cocok untuk Lahan Terbatas

Intip tanaman buah yang bisa ditanam di wadah besar selain pot biasa untuk lahan terbatas.

Diterbitkan 01 September 2026, 11:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki halaman atau lahan terbatas bukan berarti Anda harus mengurungkan keinginan menanam pohon buah. Sejumlah tanaman buah dapat dibudidayakan dalam wadah berukuran besar seperti drum, tong, planter box, grow bag, hingga peti kayu selama kebutuhan akar, air, nutrisi, dan drainasenya terpenuhi.

Pemilihan jenis tanaman menjadi hal penting karena pertumbuhan akar yang terbatas dapat memengaruhi ukuran tanaman, pembungaan, dan produksi buah. Wadah yang lebih besar memberikan ruang akar lebih luas sekaligus membantu media tanam mempertahankan kelembapan lebih lama dibandingkan wadah kecil.

Berikut ini tanaman buah yang bisa ditanam di wadah besar selain pot biasa, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (1/9).

1. Jeruk

Jeruk termasuk tanaman buah yang relatif cocok ditanam dalam wadah besar, terutama jenis yang memiliki pertumbuhan kompak atau berasal dari varietas yang dapat dikerdilkan. Tanaman ini juga termasuk kelompok buah yang dapat memperoleh manfaat dari budidaya dalam wadah karena pertumbuhan dan ukuran tajuk lebih mudah dikendalikan melalui pemangkasan.

Ruang akar memang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman buah. Wadah yang lebih besar menyediakan volume media lebih banyak sehingga sistem perakaran memiliki ruang untuk berkembang, sementara ketersediaan air dan unsur hara dapat dipertahankan lebih stabil. Penelitian pada tanaman jeruk juga menunjukkan bahwa ukuran wadah dan media tanam dapat memengaruhi pertumbuhan akar, tajuk, serta hasil buah.

Selain pot biasa, jeruk dapat ditanam dalam drum plastik yang dimodifikasi, planter box besar, atau grow bag berukuran besar. Pastikan wadah mempunyai lubang drainase yang cukup karena akar membutuhkan keseimbangan antara air dan udara di dalam media.

2. Jambu Biji

Jambu biji dapat menjadi pilihan menarik untuk ditanam dalam wadah besar karena tanaman ini masih dapat tumbuh dan menghasilkan buah ketika ruang perakarannya dibatasi. Pemilihan bibit yang pertumbuhannya tidak terlalu agresif akan membuat tanaman lebih mudah dipertahankan dalam ukuran yang sesuai dengan wadah.

Alasan ilmiahnya berkaitan dengan kemampuan tanaman buah untuk beradaptasi terhadap sistem perakaran yang terbatas. Penelitian mengenai budidaya jambu biji dalam wadah menunjukkan bahwa ukuran wadah berpengaruh terhadap biomassa akar dan tajuk, serta berkaitan dengan karakter pertumbuhan dan hasil tanaman. Wadah berukuran lebih besar memberikan ruang perakaran yang lebih memadai dibandingkan wadah kecil.

Anda dapat menggunakan drum bekas yang aman untuk tanaman, planter box beton, atau grow bag besar sebagai pengganti pot. Karena jambu biji tetap dapat berkembang menjadi tanaman cukup besar, pemangkasan tajuk diperlukan agar keseimbangan antara bagian atas tanaman dan sistem akar tetap terjaga.

3. Delima

Delima merupakan tanaman buah lain yang dapat dipertimbangkan untuk ditanam dalam wadah besar. Tanaman ini memiliki bentuk pertumbuhan yang dapat dikendalikan melalui pemangkasan sehingga lebih mudah disesuaikan dengan ruang terbatas dibandingkan pohon buah yang dibiarkan tumbuh tanpa pengendalian.

Secara fisiologis, pembatasan ruang akar memang akan membatasi pertumbuhan vegetatif tanaman. Karena itu, wadah besar lebih sesuai daripada wadah kecil agar tanaman tetap memiliki ruang untuk membentuk sistem akar yang mendukung pertumbuhan batang, daun, bunga, dan buah. Tanaman delima dalam wadah menunjukkan bahwa ukuran wadah memengaruhi pertumbuhan biomassa tanaman dan karakter sistem perakarannya.

Untuk budidaya rumahan, drum plastik, tong besar, atau planter box dapat digunakan selama memiliki drainase yang baik. Pilih wadah yang kokoh karena media tanam dalam volume besar akan menjadi berat, terutama setelah terkena air.

4. Ara

Ara atau fig termasuk tanaman buah yang secara khusus dikenal cukup sesuai untuk budidaya dalam wadah. Beberapa panduan budidaya bahkan mencantumkan ara sebagai tanaman buah yang dapat ditanam dalam wadah berukuran sekitar 10 galon atau lebih, dengan varietas tertentu lebih mudah dikelola dibandingkan tanaman yang sangat vigor.

Tanaman ara masih dapat tumbuh dan berbuah ketika sistem akarnya dibatasi, meskipun ukuran tanaman dan jumlah buah biasanya tidak sebanyak tanaman yang ditanam langsung di tanah. Pembatasan akar dapat mengurangi pertumbuhan vegetatif, tetapi dengan volume media yang cukup, tanaman tetap dapat mempertahankan pertumbuhan dan produksi buah.

Selain pot, ara dapat ditanam dalam grow bag berukuran besar, tong kayu, atau planter box. Wadah tersebut juga memudahkan Anda mengontrol ukuran tanaman melalui pemangkasan sehingga tajuk tidak berkembang terlalu besar untuk area yang tersedia.

5. Mangga Kerdil

Mangga umumnya dikenal sebagai pohon berukuran besar, tetapi varietas yang memiliki karakter pertumbuhan lebih kompak dapat dipertimbangkan untuk budidaya dalam wadah besar. Pemilihan bibit menjadi sangat penting karena mangga dengan pertumbuhan vigor tinggi akan lebih sulit dipertahankan dalam wadah untuk jangka panjang.

Pembatasan volume akar dapat menekan pertumbuhan tanaman, sehingga penggunaan wadah besar memberikan ruang yang lebih memadai bagi akar dibandingkan pot kecil. Beberapa varietas mangga kerdil memang telah digunakan untuk budidaya dalam wadah, sehingga karakter genetik tanaman membantu menjaga ukurannya tetap lebih terkendali.

Untuk mangga, drum besar atau planter box permanen lebih masuk akal daripada wadah kecil. Wadah sebaiknya ditempatkan di lokasi yang mendapat cahaya matahari cukup dan memiliki struktur yang kuat karena tanaman akan semakin berat seiring bertambahnya ukuran batang, tajuk, media, dan buah.

6. Pisang

Pisang juga dapat ditanam dalam wadah besar, terutama jenis yang memiliki ukuran tanaman lebih pendek atau kultivar yang memang sesuai untuk ruang terbatas. Berbeda dari pohon buah berkayu, pisang merupakan tanaman herba besar dengan batang semu sehingga bentuk pertumbuhannya cukup berbeda dari mangga atau jambu.

Sistem perakaran pisang terdiri atas akar serabut yang berkembang dari bonggol sehingga membutuhkan volume media yang memadai untuk menopang pertumbuhan tanaman. Pembatasan ruang akar dapat mengurangi pertumbuhan tanaman, sedangkan wadah besar menyediakan lebih banyak ruang untuk perkembangan akar dan membantu mempertahankan ketersediaan air.

Drum plastik besar, planter box, atau grow bag berkapasitas tinggi dapat menjadi pilihan selain pot. Karena pisang membutuhkan banyak air tetapi tetap memerlukan aerasi akar, wadah harus mempunyai drainase yang baik dan media tidak boleh dibiarkan tergenang.

7. Anggur

Anggur dapat ditanam dalam wadah besar karena pertumbuhannya berupa tanaman merambat yang dapat diarahkan menggunakan rambatan. Dengan cara tersebut, ukuran dan arah tajuk dapat dikendalikan sehingga tanaman tidak harus memenuhi area tanah yang luas.

Anggur termasuk buah yang memang tercantum sebagai tanaman yang dapat dibudidayakan dalam wadah. Panduan budidaya tanaman buah dalam wadah mencantumkan kebutuhan wadah yang cukup besar untuk anggur, karena sistem perakaran dan pertumbuhan tanaman membutuhkan volume media yang memadai.

Wadah seperti drum, planter box memanjang, atau grow bag besar dapat digunakan. Bagian atas wadah perlu dilengkapi rambatan yang kuat karena tanaman akan menghasilkan sulur dan tajuk yang semakin berat seiring pertumbuhannya.

8. Apel Kerdil atau Apel Kolumnar

Apel termasuk tanaman yang dapat ditanam dalam wadah apabila menggunakan varietas kerdil atau tanaman yang memiliki batang bawah pengerdil. Apel kolumnar bahkan memiliki bentuk pertumbuhan yang relatif sempit sehingga lebih mudah ditempatkan pada area terbatas.

Alasannya terletak pada pengendalian vigor tanaman melalui genetika dan batang bawah. Batang bawah tertentu dapat membatasi ukuran pohon sehingga kebutuhan ruang akar dan tajuk menjadi lebih sesuai untuk budidaya dalam wadah; apel kolumnar juga memiliki percabangan yang lebih terbatas.

Untuk jenis ini, planter box, tong kayu, atau wadah besar berbentuk persegi dapat digunakan sebagai alternatif pot. Namun, kebutuhan iklim juga harus diperhatikan karena beberapa jenis apel memerlukan periode dingin tertentu untuk tumbuh dan berbuah dengan baik, sehingga tidak semua kultivar cocok untuk daerah tropis.

9. Markisa

Markisa dapat menjadi pilihan untuk wadah besar karena karakter pertumbuhannya berupa tanaman merambat, bukan pohon dengan batang berkayu besar. Tanaman dapat diarahkan ke pergola, teralis, atau rangka rambatan sehingga ruang vertikal dapat dimanfaatkan.

Dari sisi pertumbuhan, penggunaan wadah besar membantu menyediakan volume media yang cukup untuk sistem akar sekaligus menyediakan cadangan air dan nutrisi yang lebih stabil. Prinsip ini penting karena pembatasan akar yang terlalu kuat dapat menurunkan pertumbuhan tanaman dan produksi bunga maupun buah.

Gunakan planter box besar, drum yang telah diberi lubang drainase, atau grow bag berkapasitas besar. Karena markisa membutuhkan rambatan, pastikan konstruksinya cukup kuat dan tidak hanya mengandalkan wadah sebagai penopang.

10. Alpukat Kerdil

Alpukat dapat ditanam dalam wadah jika menggunakan tanaman dengan karakter kerdil atau relatif kompak. Jenis biasa yang dibiarkan tumbuh bebas kurang ideal untuk wadah jangka panjang karena ukuran pohon dan sistem perakarannya dapat berkembang sangat besar.

Tanaman alpukat kerdil telah digunakan dalam sistem budidaya wadah karena ukuran tanaman yang lebih mudah dikendalikan. Namun, seperti tanaman buah lainnya, ruang akar yang terbatas tetap dapat membatasi pertumbuhan sehingga penggunaan wadah besar menjadi penting untuk menyediakan volume media yang memadai.

Untuk budidaya di rumah, drum besar atau planter box permanen lebih sesuai daripada pot kecil. Pilih media yang memiliki drainase baik dan jangan menggunakan wadah tanpa lubang pembuangan air karena akar tanaman membutuhkan oksigen selain air.

Pilih Wadah Besar Sesuai Karakter Tanaman

Wadah besar bukan sekadar pengganti pot, tetapi berfungsi menyediakan ruang perakaran yang lebih memadai. Secara umum, semakin besar kebutuhan pertumbuhan tanaman, semakin besar pula volume media yang diperlukan agar pembatasan akar tidak terlalu cepat menghambat pertumbuhan dan pembuahan.

Beberapa pilihan yang dapat digunakan antara lain drum plastik, tong kayu, planter box, grow bag berukuran besar, peti kayu yang dilapisi dengan aman, hingga wadah beton permanen. Apa pun bentuknya, wadah harus cukup kokoh, memiliki lubang drainase, dan mampu menahan berat media tanam serta tanaman ketika sudah dewasa.

Yang tidak kalah penting, jangan langsung menganggap semua tanaman buah akan menghasilkan buah sebanyak tanaman yang ditanam di tanah. Pada tanaman buah dalam wadah, ukuran tanaman dan hasil panen umumnya lebih terbatas sehingga pemilihan varietas kerdil, pemangkasan, penyiraman, pemupukan, dan pengelolaan media menjadi bagian penting dari keberhasilan budidaya.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Buah yang Bisa Ditanam di Wadah Besar Selain Pot Biasa

1. Apa saja wadah besar yang bisa digunakan untuk menanam tanaman buah selain pot?

Anda dapat menggunakan drum plastik, tong kayu, planter box, grow bag berukuran besar, peti kayu yang aman, atau wadah beton permanen. Pastikan wadah kokoh dan memiliki lubang drainase agar akar memperoleh cukup air sekaligus oksigen.

2. Apakah semua tanaman buah cocok ditanam dalam wadah besar?

Tidak. Tanaman dengan karakter pertumbuhan kompak atau varietas kerdil lebih mudah dibudidayakan dalam wadah, sedangkan tanaman yang sangat vigor membutuhkan pengendalian ukuran dan ruang akar lebih besar.

3. Apakah tanaman buah dalam wadah besar bisa menghasilkan buah?

Bisa, tetapi hasilnya dapat lebih terbatas dibandingkan tanaman yang ditanam langsung di tanah. Pemilihan varietas, pemangkasan, penyiraman, pemupukan, dan pengelolaan media tanam berperan penting dalam keberhasilan pembuahan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6