Logo Baru Instagram: Niatnya Tampil Modern, Tapi Mirip Buatan AI Kualitas Rendah

Logo baru Instagram dinilai tampak sangat mirip dengan AI slop--istilah untuk visual atau konten berkualitas rendah hasil olahan AI.

Diterbitkan 14 Agustus 2026, 10:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Instagram resmi merilis logo baru. Seperti peluncuran identitas merek korporat pada umumnya, pembaruan ini diiringi klaim manis khas perusahaan teknologi besar.

Head of Instagram, Adam Mosseri, menyebut logo baru ini terlihat "lebih ramping dan modern, namun tetap merujuk pada versi asli serta mempertahankan kesederhanaan dan keterampilan yang sejak awal menjadi ciri khas Instagram."

Mengutip Ars Technica, Jumat (14/8/2026), klaim tersebut tentu mengundang keraguan.

Bagi sebagian besar pengguna, hal pertama yang terlintas saat mendengar nama Instagram bukanlah "kesederhanaan" atau "keterampilan", melainkan dominasi algoritma yang agresif, siklus tren influencer tanpa henti, hingga eksploitasi data pribadi untuk komersialisasi iklan.

Meski begitu, pembaruan ini wajar terjadi. Sudah 10 tahun berlalu sejak Instagram terakhir kali mengubah logo tulisan mereka--sebuah durasi yang terbilang sangat lama di tengah cepatnya siklus perubahan industri teknologi saat ini.

Penyegaran identitas visual semacam ini sebenarnya adalah hal rutin yang jarang memicu perdebatan panjang.

Namun, penampilan logo baru ini memicu dua respons yang sulit diabaikan. Pertama, pertanyaan spontan dari banyak orang yang melihatnya: "Kenapa tulisannya malah terbaca 'Instagzam'?"

Kedua, menurut Creative Director Ars Technica, Aurich Lawson, logo ini justru tampak sangat mirip dengan AI slop--istilah untuk visual atau konten berkualitas rendah hasil olahan kecerdasan buatan.

"Hal ini bukan berarti tim desainer Instagram menggunakan AI untuk merancang logo tersebut. AI generasi saat ini sebenarnya masih sangat buruk dalam merancang tipografi atau teks yang presisi," ujar Lawson.

 

Tiru Pola Kesalahan khas AI

Namun, Lawson menambahkan, bentuk huruf pada logo baru ini secara mengejutkan meniru pola kesalahan khas AI.

"Hurufnya tampak terpotong, spasi yang tidak seimbang, dan struktur teks yang seolah terlihat acak," ucapnya memaparkan.

Lengkungan pada huruf 's' niatnya dibuat sebagai penghormatan terhadap gaya tulisan sambung pada logo lama. Namun, hasilnya justru terlihat seolah sistem secara acak mengambil jenis huruf (font) yang berbeda.

"Jarak antarhuruf di sekitar huruf 'g' juga terasa janggal," klaim Lawson.

 

Huruf 'r' Mirip 'z'

Bintang utamanya adalah pengganti huruf 'r'. Bentuknya begitu aneh hingga memunculkan kesan, "Saya robot dan saya tidak tahu seperti apa bentuk huruf 'r'." Bagi siapa pun yang membacanya, huruf tersebut lebih menyerupai huruf 'z'.

Sebagai sebuah teks fungsional yang mengutamakan keterbacaan dan identitas merek, logo baru Instagram ini bisa dikatakan gagal menjalankan tugas utamanya.

Namun, jika dilihat sebagai simbol zaman dari era kecerdasan buatan yang dipenuhi visual serba canggung, logo baru ini--secara tidak sengaja--mungkin adalah sebuah karya yang jenius.

Â