Kenangan 2019 Jadi Penyemangat Malaysia Tanding di SUGBK

Bek Malaysia Syahmi Safari mengenang kemenangan 2019 sebagai motivasi jelang duel melawan Indonesia.

Diterbitkan 28 September 2026, 16:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bek Timnas Malaysia, Muhammad Syahmi Safari, mengirim sinyal psikologis jelang matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 kontra Timnas Indonesia. Mengutip Bernama, pemain 28 tahun itu kembali mengangkat memori manis di Jakarta pada 2019 sebagai pemantik motivasi skuad Harimau Malaya.

Laga Derbi Serumpun Timnas Indonesia vs Malaysia akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam WIB. Kedua tim memburu poin penuh untuk menjaga posisi di puncak klasemen Grup A.

Syahmi mengenang atmosfer SUGBK yang padat oleh puluhan ribu suporter tuan rumah saat Malaysia membungkam Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2022. Kala itu ia hanya duduk di bangku cadangan, namun pengalaman tersebut tetap melekat kuat.

"Tentu saja saya masih ingat memori 2019 itu. Momen itu menjadi salah satu pengalaman terbaik sepanjang karier sepak bola saya. Meski tidak bermain malam itu, saya bisa merasakan langsung atmosfer luar biasa dan intensitas tinggi pertandingan," ujar Syahmi.

Peta Kekuatan Berubah, Motivasi Tetap Menyala

Pemain Johor Darul Ta'zim (JDT) itu tak menutup kemungkinan bahwa kemenangan di Jakarta dulu memberi tambahan percaya diri bagi tim yang kini ditangani Pau Marti Vicente.

Di sisi lain, ia menilai landscape persaingan telah bergeser signifikan. Menurutnya, Timnas Indonesia saat ini berbeda dibanding tujuh tahun lalu, demikian pula perubahan yang terjadi pada Malaysia.

"Memori 2019 tentu memberi dorongan motivasi bagi saya dan tim. Namun, kami harus realistis bahwa Timnas Indonesia saat ini sudah sangat berbeda, begitu pula dengan Malaysia. Saya yakin laga nanti malam bakal berjalan sangat sengit," tuturnya.

Dari rombongan yang diboyong ke Jakarta, hanya dua pemain tersisa dari skuad 2019: Syahmi Safari dan bek kiri naturalisasi, La'Vere Corbin-Ong.

Puncak Grup A Jadi Taruhan Malam Ini

Pertemuan pada 2019 berlangsung dramatis. Timnas Indonesia sempat dua kali memimpin sebelum akhirnya takluk usai Mohamadou Sumareh mencetak brace dan satu gol lainnya dilesakkan Muhammad Syafiq Ahmad.

Situasi kini kian ketat di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tiga poin dari laga perdana sehingga tekanan untuk menjaga laju kemenangan meningkat.

Malaysia berada di puncak klasemen berkat keunggulan selisih gol setelah menaklukkan Bangladesh 3-0. Timnas Indonesia membuntuti di posisi kedua usai menang 2-0 atas Singapura melalui gol Ragnar Oratmangoen dan penalti Ole Romeny.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Timnas Jerman tak Perlu Panik

Hery Kurniawan, Harley Ikhsan, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan