Sukses

Facebook Dituding Sengaja Bikin Baterai Smartphone Pengguna Drop

Liputan6.com, Jakarta - Smartphone kini jadi hal yang tidak bisa dipisahkan bagi para penggunanya. Ada miliaran orang yang bergantung pada smartphone untuk menjalankan aktivitasnya.

Salah satu masalah terbesar yang dihadapi pengguna smartphone tentunya adalah saat kehabisan baterai. Baterai smartphone yang harusnya dipakai seharian atau satu setengah hari saat baru dibeli, lambat laun tidak bisa memenuhi kebutuhan seharian, dalam hal masa pakai baterai.

Rupanya salah satu penyebabnya adalah banyaknya aplikasi yang dipasang dan berjalan di smartphone. Namun, tahukah kamu, ada satu aplikasi terkenal dipakai oleh banyak orang, yang bisa menguras baterai dengan cepat. Aplikasi apa?

Mengutip Gizmochina, Minggu (29/1/2023), mantan karyawan Facebook George Hayward menuding Facebook secara ilegal menghabiskan baterai di smartphone.

Ia menuding Facebook dan Messenger memiliki kemampuan dengan sengaja untuk menguras baterai smartphone penggunanya. Proses ini disebut sebagai "Pengujian Negatif" atau Negative Testing.

Pengujian negatif ini memungkinkan perusahaan teknologi besutan Mark Zuckerberg untuk secara diam-diam menghabiskan baterai ponsel pengguna, untuk menguji fitur dalam aplikasi.

Mantan karyawan Meta itu mengungkap, ia pernah menolak untuk melakukan pengujian yang dimaksud. Namun, sang manajer tetap bersikeras untuk melakukan praktik yang menguras baterai pengguna smartphone.

2 dari 4 halaman

Disuruh Manajer

"Saya berkata ke manajer, 'hal ini bisa membahayakan seseorang'. Namun bos saya berkata, dengan membahayakan segelintir orang, kita bisa membantu banyak orang. Ilmuwan data mana pun akan tahu, jangan menyakiti orang-orang," kata Hayward, menceritakan perbincangannya dengan sang manajer.

Segera setelahnya, Hayward diberhentikan. Ia mengajukan gugatan terhadap perusahaan di Pengadilan Federal Manhattan.

Dasar utama gugatan tersebut adalah, pengguna Facebook mungkin tidak memiliki akses ke smartphone saat mereka sangat membutuhkannya.

3 dari 4 halaman

Ilegal

Sementara itu, Pengacara Dan Kaiser menekankan, menguras baterai smartphone pengguna akan menimbulkan bahaya bagi pemilik.

Menurut pengacara tersebut, menguras baterai smartphone pengguna secara diam-diam adalah ilegal dan keterlaluan, karena bisa memanipulasi baterai smartphone mereka.

Pada satu titik selama pekerjaannya di Meta, perusahaan memberi Hayward dokumen pelatihan internal berjudul "Bagaimana menjalankan tes negatif yang bijaksana, yang didalamnya mencakup contoh tentang bagaimana melakukan tes semacam itu."

Hal tersebut memperlihatkan bahwa raksasa media sosial itu telah melakukan tes serupa di masa lalu dan membuat baterai smartphone pengguna cepat habis.

Sejauh ini, Meta belum merilis pernyataan apa pun tentang tudingan pengurasan baterai smartphone pengguna secara ilegal. Bagaimana menurut kamu, apakah penggunaan Facebook membuat baterai smartphone kamu cepat habis?

 

4 dari 4 halaman

10 Aplikasi Kuras Baterai Smartphone

Laporan Gizchina yang dikutip Kamis (26/1/2023) mengungkap 10 aplikasi Android yang menguras baterai smartphone.

Berikut 10 aplikasi yang menguras baterai di smartphone:

  • Fitbit
  • Uber
  • Skype
  • Facebook
  • Airbnb
  • Instagram
  • Tinder
  • Bumble
  • Snapchat
  • WhatsApp

Aplikasi-aplikasi di atas terdapat di perangkat Android dan bisa diunduh di toko aplikasi Google Play Store. Ada banyak layanan serupa dengan aplikasi di atas, tetapi mengingat aplikasi tersebut sudah populer, ada banyak pengguna yang mengunduhnya ketimbang aplikasi sejenis lainnya.

Jika kamu terlanjur menginstal aplikasi-aplikasi di atas, kamu bisa mengurangi untuk memakainya.

(Tin/Isk)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.