Sukses

Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia Merger, Vikram Sinha Ditunjuk Jadi President Director & CEO

Liputan6.com, Jakarta PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) dan PT Hutchison 3 Indonesia resmi menggabungkan perusahaan telekomunikasi seluler. Setelah menerima semua persetujuan hukum dan pemegang saham kini perusahaan tersebut bernama Indosat Ooredoo Hutchison. 

Dalam penggabungan usaha itu, Vikram Sinha yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Indosat Ooredoo, kini memimpin Indosat Ooredoo Hutchison sebagai President Director & Chief Executive Officer

“Saya merasa terhormat untuk memimpin perusahaan yang bersatu menjadi lebih besar dan lebih kompetitif, dengan didukung oleh pengalaman kelas dunia dan keahlian lokal yang terbukti, dalam upaya untuk menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia,” kata Vikram Sinha selaku President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Menurut Vikram, Indosat Ooredoo Hutchison berada di posisi yang lebih kuat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling dipilih di Indonesia serta menjadi pemain penting dalam ekosistem 5G dan transformasi digital bangsa. 

“Kami akan membangkitkan rasa bangga dari  masyarakat Indonesia dengan berkontribusi pada pertumbuhan digital dan ekonomi  bangsa seraya mempersiapkan Indosat Ooredoo Hutchison untuk menjadi salah satu perusahaan telekomunikasi paling terpercaya di Asia Tenggara,” jelas Vikram. 

Dalam kesempatan itu, secara bersamaan, Nicky Lee juga telah ditunjuk sebagai Director & Chief Financial Officer (CFO) untuk Indosat Ooredoo Hutchison. Ya, kedua perusahaan itu saling melengkapi, untuk menciptakan perusahaan telekomunikasi dan digital kelas dunia baru untuk Indonesia.

Indosat Ooredoo Hutchison sebagai perusahaan telekomunikasi seluler terbesar kedua di  Indonesia kini memiliki kemampuan yang lebih baik untuk  bersaing dan memberikan nilai lebih bagi semua pemangku kepentingan, termasuk  karyawan, pelanggan, dan pemegang saham. 

Indosat Ooredoo Hutchison kini menjalankan perusahaannya dengan visinya yaitu Menjadi Perusahaan Telekomunikasi Digital yang Paling Dipilih di Indonesia dalam memenuhi kebutuhan dan peluang pasar yang luar biasa, mengiringi pertumbuhan digital dan ekonomi Indonesia.

Dengan skala, kekuatan finansial, dan keahlian perusahaan yang lebih baik, serta kepemilikan jaringan, talenta, dan kemitraan strategis yang unggul, Indosat Ooredoo Hutchison akan menjadi pemain telekomunikasi penting dalam mendorong agenda transformasi digital Indonesia.

Perusahaan akan terus berfokus pada misi inti, yaitu memberikan pengalaman digital kelas dunia serta menghubungkan dan memberdayakan  seluruh masyarakat Indonesia. Untuk diketahui, penggabungan usaha ini tidak berdampak pada pelanggan Indosat Ooredoo Hutchison. 

Para pelanggan justru tetap akan menerima layanan dan penawaran yang terbaik tanpa gangguan. Bahkan, sebagai tanda terima kasih atas kesetiaan para pelanggan, Indosat Ooredoo Hutchison memberikan benefit bebas nelpon bagi sesama pengguna IM3 Ooredoo dan Tri hingga 200 menit/hari.

"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pelanggan, karyawan, mitra, pemegang saham, dan Pemerintah Indonesia yang telah mendukung penggabungan dua merek telekomunikasi paling terpercaya di Indonesia. Bersatu sebagai satu tim, dengan satu tujuan dan satu nilai, Indosat Ooredoo Hutchison berkomitmen untuk mendorong inovasi, meningkatkan pengalaman digital pelanggan, dan menciptakan nilai yang bermanfaat bagi semua pemangku kepentingan," ujar Vikram.

 

 

2 dari 2 halaman

Struktur Perusahaan

Indosat Ooredoo Hutchison juga mengumumkan susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi setelah pemungutan suara pemegang saham pada RUPSLB yang diselenggarakan pada 28 Desember 2021, yaitu sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Halim Alamsyah

Deputi Komisaris Utama : Canning Fok Kin Ning

Deputi Komisaris Utama : Aziz Ahmad M. Aluthman Fakhroo

Komisaris Independen : Hernando 

Komisaris Independen : Wijayanto Samirin

Komisaris Independen : Elisa Lumbantoruan

Komisaris Independen : Syed Maqbul Quader

Komisaris Independen : Rudiantara 

Komisaris: : Frank John Sixt

Komisaris : Cliff Woo Chiu Man

Komisaris : Patrick Walujo

Komisaris : Nigel Thomas Byrne

Komisaris : Rene Heinz Werner

Komisaris : Ahmad Abdulaziz A A Al Neama

Komisaris : Meirijal Nur 

Susunan Dewan Direksi

President Director & Chief Executive Officer : Vikram Sinha

Director & Chief Strategy & Execution Officer : Armand Hermawan

Director & Chief Financial Officer : Nicky Lee Chi Hung

Director & Chief Regulatory Officer : Muhammad Danny Buldansyah Director & Chief Human Resources Officer : Irsyad Sahroni 

 

 

(*)