Norwegia vs Prancis: Ousmane Dembele Tuai Pujian usai Cetak Hattrick

Guy Stephan memuji penampilan tajam Ousmane Dembele usai mencetak hattrick saat Prancis mengalahkan Norwegia. Ia juga menilai Les Bleus masih harus berkembang.

Diterbitkan 27 Juni 2026, 10:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Guy Stephan memuji penampilan Ousmane Dembele setelah membawa Prancis menang 4-1 atas Norwegia pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan tersebut memastikan Les Bleus melaju ke babak gugur sebagai juara grup dengan raihan poin sempurna.

Stephan memimpin Prancis dari tepi lapangan karena Didier Deschamps sedang berduka. Asisten pelatih berusia 69 tahun itu sukses mengantar Les Bleus meraih kemenangan ketiga dari tiga pertandingan.

Dembele menjadi bintang kemenangan Prancis berkat torehan hat-trick. Sementara satu gol lainnya dicetak Desire Doue untuk melengkapi pesta gol Les Bleus.

Meski menelan kekalahan, Norwegia tetap lolos ke fase gugur sebagai runner-up Grup I. Prancis kini bersiap menghadapi babak 32 besar dengan modal performa meyakinkan sepanjang fase grup.

Guy Stephan Puji Penampilan Tajam Ousmane Dembele

Stephan mengungkapkan bahwa Didier Deschamps akan kembali bergabung bersama tim di Amerika Serikat pada Sabtu waktu setempat untuk memimpin sesi latihan. Ia juga mengaku akan segera menghubungi pelatih kepala Prancis tersebut.

Selain itu, Stephan memberikan apresiasi terhadap performa Dembele yang dinilainya tampil sangat efektif di depan gawang. Menurutnya, pemain PSG itu juga tidak terpengaruh kritik yang sempat muncul pada awal turnamen.

"Para pemain berkualitas tinggi bisa bermain bersama. Bagi saya, ini bukan soal ada atau tidaknya seorang pemain bintang," ujar Stephan

"Ketika dua, tiga, atau empat pemain memiliki pemahaman sepak bola yang sama, seperti yang dimiliki tim ini, hal itu hanya akan memberikan manfaat bagi tim nasional Prancis," lanjut Stephan.

Prancis Dinilai Masih Belum Mencapai Level Terbaik

Stephan juga diminta membandingkan skuad Prancis saat ini dengan tim yang mencapai final Piala Dunia beberapa tahun lalu. Namun, ia menilai masih terlalu dini untuk menyebut generasi sekarang lebih kuat.

Menurutnya, banyak pemain muda yang baru menjalani Piala Dunia pertama sehingga masih membutuhkan pembuktian. Ia ingin melihat bagaimana performa tim ketika menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh di fase gugur.

"Saya rasa masih terlalu dini untuk mengatakan itu. Lebih dari separuh pemain dalam skuad ini belum pernah tampil di Piala Dunia sebelumnya, dan kami memiliki banyak pemain muda. Kami harus melihat bagaimana perjalanan turnamen ini, serta apakah kami mampu meningkatkan level permainan saat menghadapi tim-tim yang sangat kuat, yang akan segera kami hadapi," ujar Stephan.

"Saat ini saya belum berpikir bahwa kami lebih kuat. Untuk menjadi tim yang lebih kuat, kami harus memiliki keseimbangan antara aspek menyerang dan bertahan. Keseimbangan itu sangat penting," pungkas Stephan.

Persaingan Sengit di Piala Dunia 2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Belgia Juara Grup G Usai Cukur Selandia Baru, Mesir Runner Up

Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan