Sukses

Mudahnya Beli Barang dari Luar Negeri via e-Commerce Lokal Ini

Liputan6.com, Jakarta - Produk impor berkualitas yang beredar di pasar Tanah Air bisa dibilang masih terbatas dan sulit dicari. Hal inilah yang membuat sebagian orang memesan langsung dari situs belanja online global.

Namun prosesnya tidak semudah yang kamu bayangkan, mulai dari proses shipping (pengiriman), perijinan Bea Cukai hingga cost operasional yang cukup mahal. Belum lagi, 80 persen kartu kredit Indonesia tidak dapat digunakan untuk transaksi e-Commerce global.

Melihat hal tersebut startup lokal Gudang Impor hadir untuk memudahkan proses belanja produk impor jauh lebih efisien, baik dalam hal waktu pengiriman dan ongkos pengiriman barang.

Caranya cukup mudah, kamu cukup melampirkan link produk (dari Amazon, eBay, Zappos, Foot Locker, dan lainnya) yang diinginkan, kemudian Gudang Impor akan memberikan fixed rate (nominal pasti) sehingga kamu bisa menghitung berapa ongkos operasional yang harus dikeluarkan.

“Sesuai misi kami dari awal, Gudang Impor ingin memberikan kemudahan berbelanja barang dari luar negeri sekaligus memberikan pengalaman belanja online produk luar negeri menjadi menyenangkan,” kata CEO Gudang Impor Yuwono Wicaksono dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/2/2018) di Jakarta.

Yuwono menjelaskan, pembeli cukup mengirimkan link produk yang mereka inginkan, kemudian Gudang Impor akan memberikan fixed rate operasional produk tersebut, dan barang akan dikirim langsung ke rumah pembeli.

“Bagi siapa saja yang berminat mencoba bertransaksi di Gudang Impor, selama periode 25-31 Januari 2018, Gudang Impor memberikan promo gratis ongkir,” tutup Yuwono.

 

1 dari 2 halaman

Waktu Pengiriman

Dari segi lead time (waktu pengiriman), Gudang Impor menawarkan dua kategori. Pertama pengiriman kilat 5-10 hari waktu pengiriman dan kedua 10 – 15 hari waktu pengiriman.

Gudang Impor sendiri merupakan situs belanja online yang menawarkan jasa pembelian berbagai macam jenis produk, mulai dari elektronik, buku, sepatu, tas, mainan anak dan peralatan rumah tangga, serta perlengkapan traveling dan olahraga dari berbagai situs belanja terkenal di luar negeri.

Gudang Impor berdiri sejak 2015, yang mulanya hanya diperkenalkan melalui media sosial, kemudian pada akhir 2016 hingga 2017, Gudang Impor mulai terjun secara professional.

Selama periode 2017, total transaksi mencapai Rp 4,5 miliar dengan perbandingan 10 ton barang. Saat ini Gudang Impor baru melayani pemesanan produk-produk Amerika Serikat, namun pada 2018, Gudang Impor akan memperluas layanan ke Asia hingga Eropa.

(Isk/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Artikel Selanjutnya
Cara Baru Belanja Online yang Lebih Interaktif di Bulan Ramadan 2018
Artikel Selanjutnya
Lotte Chemical Bangun Pabrik Rp 49 Triliun di Banten Akhir 2018